Yogyakarta – SLB Negeri Pembina Yogyakarta merupakan salah satu satuan pendidikan yang memberikan layanan pendidikan bagi murid berkebutuhan khusus. SLB Negeri Pembina Yogyakarta di bawah kepemimpinan Ibu Nur Khasanah, S.Pd., M.Pd., memiliki visi untuk mewujudkan murid yang mandiri, berbudaya, berprestasi, beriman, dan bertaqwa. Dalam mendukung visi tersebut, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) turut berkontribusi melalui kegiatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik murid. Salah satunya adalah kegiatan pengenalan huruf vokal yang dilaksanakan di kelas 4C pada hari Jumat dengan sasaran murid kelas 4C.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan mengenalkan lima huruf vokal, yaitu A, I, U, E, dan O, menggunakan media kartu huruf dan papan pasir. Kartu huruf digunakan untuk membantu murid mengenali bentuk dan nama huruf secara visual. Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan papan pasir yang memiliki huruf vokal timbul. Murid diajak meraba bentuk huruf menggunakan jari, kemudian mencoba menelusuri dan membentuk kembali huruf tersebut pada pasir. Dalam prosesnya, mahasiswa memberikan contoh, arahan, serta bantuan sesuai dengan kebutuhan masing-masing murid. Kegiatan tersebut melibatkan aktivitas melihat, meraba, dan menggerakkan tangan sehingga murid dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung.

Penggunaan media kartu huruf dan papan pasir memberikan variasi dalam proses pembelajaran di kelas 4C. Murid dapat terlibat secara aktif melalui kegiatan mengamati, menyentuh, dan mencoba membentuk huruf. Pembelajaran ini diharapkan dapat membantu murid dalam mengenali dan mengingat bentuk serta nama huruf vokal sebagai salah satu dasar dalam mengembangkan kemampuan membaca. Bagi mahasiswa PK, kegiatan ini juga menjadi pengalaman dalam merancang dan menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik murid di satuan pendidikan khusus. Kegiatan tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui upaya menghadirkan pembelajaran yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan murid.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PK berharap penggunaan media pembelajaran yang sederhana dan multisensori dapat terus dikembangkan untuk mendukung proses belajar murid di SLB Negeri Pembina Yogyakarta. Pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan murid diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mendukung terwujudnya visi sekolah dalam membentuk murid yang mandiri, berbudaya, berprestasi, beriman dan bertaqwa.





















