Official Whatsapp
  • Contact Us
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Ditayangkan?
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

“Gaji Mandek, Gedung Mewah Dibangun”: Guru Madrasah Swasta Lamongan Tagih Janji Rp3 Juta ke Wapres Gibran di Tengah Paradoks Anggaran Pendidikan Nasional

Sami'an by Sami'an
20 September 2026
in Sorot
A A
0
1789828947456
854
SHARES
1.2k
VIEWS

LAMONGAN/JAKARTA – 19/9/2026 Hampir dua tahun berlalu sejak janji manis kampanye Pemilihan Presiden 2024, namun realitas kesejahteraan guru honorer madrasah swasta masih jauh dari harapan. Sami’an, seorang guru honorer di Madrasah Swasta Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, secara resmi mengadukan nasibnya melalui layanan “Lapor Mas Wapres” via WhatsApp (+62 811-1704-2204). Dalam laporannya, Sami’an menagih janji pasangan Prabowo-Gibran terkait peningkatan gaji menjadi Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan. Namun, aduan ini muncul di tengah ironi kebijakan nasional: saat pemerintah berdalih “uang tidak ada” untuk menaikkan gaji guru karena kebocoran ekonomi 150 miliar per tahun, triliunan rupiah justru digelontorkan untuk membangun 37 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) mewah dan 10 kampus Universitas Republik Indonesia (URI). Fenomena ini memicu kritik tajam dari serikat guru dan aktivis pendidikan yang menyebutnya sebagai “Politik Mercusuar” yang mengorbankan isi dapur pendidik demi pencitraan fisik.

Penagihan Janji vs Realitas “Sangkar Emas Tanpa Guru Sejahtera”

Inti konflik ini adalah paradoks prioritas anggaran pendidikan yang menyakitkan. Di satu sisi, guru seperti Sami’an di Lamongan masih menerima honorium berkisar Rp300.000–Rp1.500.000 yang bersumber dari BOS atau yayasan, bahkan sering terlambat berbulan-bulan. Di sisi lain, Kemendikdasmen tancap gas membangun fasilitas megah berstandar internasional (kolam renang, Lab AI, International Sport Center) yang dinilai photogenic untuk pencitraan politik. Pakar anggaran membongkar bahwa rezim cenderung menyukai belanja modal (CapEx) karena gurih bagi kontraktor dan mudah dilihat publik, ketimbang belanja operasional (OpEx) seperti kenaikan gaji guru yang dianggap beban rutin. Membangun “sangkar emas” tanpa menyejahterakan penghuninya hanya akan menciptakan ghost schools—sekolah mewah yang kosong jiwa karena gurunya stres memikirkan biaya hidup. Bagi Sami’an, janji Rp3 juta kini terasa hanya “pemanis kampanye”, sementara tagihan listrik dan kebutuhan pokok tetap harus dipenuhi dari uang receh.

Suara Akar Rumput vs Elite Pembuat Kebijakan & Serikat Guru

Pihak pelapor adalah Sami’an, representasi ribuan guru madrasah swasta yang menjadi tulang punggung pendidikan karakter namun luput dari radar kesejahteraan ASN/PPPK. Ia memilih melapor ke Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka karena menganggap Wapres sebagai “eksekutor lapangan” yang bisa memotong birokrasi kementerian teknis. Di tingkat nasional, suara Sami’an diamplifikasi oleh Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), dan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI). Tokoh seperti Iman Zanatul Haeri (P2G) dan Fahriza Marta Tanjung (FSGI) terus menyoroti bahwa bantuan subsidi upah (BSU) Rp300 ribu bukanlah solusi struktural, melainkan perlakuan terhadap guru layaknya penerima bansos, bukan profesional. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto pernah slip of tongue menyebut kenaikan gaji guru “hampir 300%” di paripurna DPR, sebelum dikoreksi menjadi “hakim”—momen yang menurut Iman hanya memberikan harapan selama “tiga detik” sebelum kembali pahit.

Dua Tahun Pasca-Kampanye, Evaluasi Tengah Periode yang Kritis

Waktu pelaporan Sami’an sangat strategis: hampir dua tahun setelah kemenangan Prabowo-Gibran. Ini adalah periode kritis evaluasi tengah periode di mana publik menuntut (realisasi) janji. Jika tahun pertama masih bisa dimaklumi sebagai masa transisi, maka di tahun kedua seharusnya sudah ada regulasi turunan dan alokasi anggaran spesifik. Keterlambatan ini bertepatan dengan aksi ribuan guru madrasah di depan gedung DPR dan laporan kelaparan gaji di berbagai daerah: 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat belum digaji Maret-April 2026; guru PAUD di Jayapura menuntut TKD yang macet sejak Januari 2025; guru PPPK di Kupang Ofni Yunita Tameno hanya membawa pulang Rp1,5 juta dari hak Rp3,2 juta; serta guru non-ASN di Sikka Maria Serliana Mau yang dibayar 2-4 bulan sekali sebesar Rp600 ribu. Data Analisis Beban Kerja (ABK) juga menunjukkan Indonesia masih kekurangan 374 ribu guru di sekolah negeri, yang ditopang oleh 237.196 guru honorer yang kesejahteraannya terancam pengetatan fiskal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bias Belanja Modal Merusak Fondasi Pendidikan Karakter

Mengapa paradoks ini berbahaya? Karena madrasah swasta adalah benteng pendidikan karakter dan keagamaan yang unik. Berbeda dengan sekolah negeri, madrasah swasta beroperasi dengan dana swadaya masyarakat yang fluktuatif. Gurunya tidak hanya mengajar akademik, tetapi membentuk akhlak dan hafalan Al-Qur’an—kompetensi yang tak tergantikan. Membiarkan mereka hidup dalam ketidakpastian ekonomi sama dengan merusak fondasi moral bangsa. Dalih “uang tidak ada” akibat kebocoran 150 miliar dan under-invoicing 908 miliar memang valid, namun logika tersebut runtuh ketika triliunan rupiah tetap dialokasikan untuk proyek mercusuar. Ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan pada “ketiadaan uang”, melainkan ketiadaan political will untuk memprioritaskan manusia di atas beton. Guru bukan objek statistik atau target kampanye musiman; mereka adalah mitra strategis nation-building yang pengabdiannya telah menahun. Menunda kesejahteraan mereka demi gedung mewah adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah konstitusi.

Dari Lapor Wapres Hingga Desakan Stop Politik Mercusuar

Bagaimana jalan keluar yang ditawarkan? Sami’an memanfaatkan platform digital “Lapor Mas Wapres” untuk menciptakan tekanan politik terukur dan transparan, mengingatkan pemimpin bahwa legitimasi kekuasaan berasal dari suara guru honorer. Secara makro, P2G dan FSGI mendesak Pemerintah dan DPR RI untuk melakukan evaluasi total alokasi APBN Pendidikan 20%:

1. Stop Sementara Proyek Mercusuar: Tunda pembangunan SNT mewah dan kampus URI yang belum mendesak, alihkan anggarannya untuk kenaikan gaji dasar guru honorer & PNS.

2. Regulasi Gaji Minimum Guru: Terbitkan Peraturan Presiden atau PP yang menjamin minimalisasi honorium guru madrasah swasta sesuai janji Rp1,5–3 juta, bukan sekadar BSU yang sifatnya temporer.

3. Percepat Pengangkatan PPPK: Realisasikan usulan pengangkatan 630.000 guru madrasah menjadi ASN PPPK tanpa seleksi memberatkan bagi yang berusia di atas 35 tahun, sebagai bentuk keadilan transisional.

4. Transparansi Anggaran MBG: Pastikan program Makan Bergizi Gratis tidak memangkas pos kesejahteraan guru di daerah melalui pengetatan fiskal yang semena-mena.

5. Audit Kebocoran Ekonomi: Percepat pemulihan keuangan negara dari kebocoran 150 miliar agar ruang fiskal untuk gaji guru benar-benar tersedia, bukan sekadar dalih.

Jangan Biarkan Guru Menjadi Korban Ambisi Fisik

Kepada Wakil Presiden Gibran dan Presiden Prabowo: guru madrasah sejahtera, generasi Qur’ani terjaga. Jangan biarkan frasa “mensejahterakan guru” hanya tinggal kenangan indah di spanduk pemilu 2024. Dua tahun adalah waktu yang cukup untuk menerjemahkan janji menjadi peraturan, dan peraturan menjadi transfer dana.

Baca Juga

Karhutla Bukan Sekadar Bencana, tetapi Cerminan Kelalaian Manusia

Karhutla Bukan Sekadar Bencana, tetapi Cerminan Kelalaian Manusia

4 November 2026
Aksi Demonstrasi di Bundaran HI pada Hari Sumpah Pemuda Suarakan Lima Isu Nasional

Aksi Demonstrasi di Bundaran HI pada Hari Sumpah Pemuda Suarakan Lima Isu Nasional

31 October 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berkolaborasi bersama petugas gabungan melakukan kegiatan penertiban juru parkir liar yang muncul di kawasan Kota Lama Surabaya
Sumber: https://jatim.antaranews.com/

Parkir Rp10.000 dan Pertanyaan tentang Keadilan di Jalanan Surabaya

29 October 2026
IMG 20261026 WA0017

Migrasi SIMPATIKA ke EMIS GTK, Antara Integrasi Data dan Kecemasan Guru

27 October 2026

Membangun sekolah mewah tanpa guru yang bahagia hanyalah membangun monumen kesombongan. Prioritaskan manusianya, baru bangun fisiknya. Karena pada akhirnya, yang mencerdaskan kehidupan bangsa bukan kolam renang atau Lab AI, melainkan guru yang tenang pikirannya, tercukupi nafkahnya, dan terhormat martabatnya.

Tegakkan janji itu. Bukan demi popularitas, tapi demi masa depan anak-anak Indonesia yang sedang duduk di bangku madrasah, menunggu gurunya datang dengan senyum, bukan dengan wajah lelah memikirkan besok makan apa. Guru madrasah adalah aset bangsa; jangan biarkan aset itu rusak karena salah urus.

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    MAN 1 Yogyakarta Gelar LDK 2026, Tempa Integritas dan Adab Kepemimpinan 99 Pengurus Organisasi

    Next Post

    Hafalan yang Terjaga, Alfarezi, Murid MAN 1 Yogyakarta, Raih Juara 1 MHQ Putra

    Sami'an

    Sami'an

    Related Posts

    Karhutla Bukan Sekadar Bencana, tetapi Cerminan Kelalaian Manusia

    Karhutla Bukan Sekadar Bencana, tetapi Cerminan Kelalaian Manusia

    4 November 2026
    Aksi Demonstrasi di Bundaran HI pada Hari Sumpah Pemuda Suarakan Lima Isu Nasional

    Aksi Demonstrasi di Bundaran HI pada Hari Sumpah Pemuda Suarakan Lima Isu Nasional

    31 October 2026
    Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berkolaborasi bersama petugas gabungan melakukan kegiatan penertiban juru parkir liar yang muncul di kawasan Kota Lama Surabaya
Sumber: https://jatim.antaranews.com/

    Parkir Rp10.000 dan Pertanyaan tentang Keadilan di Jalanan Surabaya

    29 October 2026
    IMG 20261026 WA0017

    Migrasi SIMPATIKA ke EMIS GTK, Antara Integrasi Data dan Kecemasan Guru

    27 October 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 09 19 at 7.44.51 PM

    Hafalan yang Terjaga, Alfarezi, Murid MAN 1 Yogyakarta, Raih Juara 1 MHQ Putra

    WhatsApp Image 2026 09 19 at 8.15.51 PM

    Menjaga Ayat, Mengukir Prestasi: Aisyah, Murid MAN 1 Yogyakarta, Juara 1 MHQ Putri

    WhatsApp Image 2026 09 19 at 8.24.14 PM

    Tim Voli Putra MAN 1 Yogyakarta Raih Juara 2 PKM Tingkat Kota

    WhatsApp Image 2026 09 19 at 8.50.43 PM

    Adakan Persiapan Supervisi PKG, MAN 1 Yogyakarta Dorong Profesionalitas Pembelajaran

    WhatsApp Image 2026 09 19 at 8.54.55 PM

    Lewat Goresan Kaligrafi, M. Arfa Adyatma, Murid MAN 1 Yogyakarta, Raih Juara 2 PKM

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Lapas Bengkulu, Ditjenpas Bengkulu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, ASN Pemasyarakatan, Bimbingan Teknis, Duta Kerja Sama

    Lapas Bengkulu Dorong Profesionalisme ASN melalui Bimtek Kerja Sama dan Pelayanan Publik

    5 November 2026
    Turun Langsung ke Lahan Pembinaan, Karutan Bengkulu Ikut Panen Pakcoy Bersama Warga Binaan

    Turun Langsung ke Lahan Pembinaan, Karutan Bengkulu Ikut Panen Pakcoy Bersama Warga Binaan

    5 November 2026
    Pendamping mengamati siswa SMK Negeri 1 Kebumen yang melakukan praktik menggunakan komputer di laboratorium pemasaran.

    Saat Siswa SMK Belajar Membangun Reputasi Digital, Bukan Sekadar Mengejar Nilai

    5 November 2026
    Jelang Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Rutan Bengkulu Gelar Rapat Persiapan Kegiatan

    Jelang Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Rutan Bengkulu Gelar Rapat Persiapan Kegiatan

    5 November 2026
    Lapas Bengkulu, Hari Bakti Kemenimipas 2026, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ditjenpas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Pemasyarakatan

    Jelang Hari Bakti Kemenimipas 2026, Kalapas Bengkulu Matangkan Koordinasi

    5 November 2026
    Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Hilirisasi Buku Panduan Program Pustaka Asa di Jeneponto

    Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Hilirisasi Buku Panduan Program Pustaka Asa di Jeneponto

    5 November 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita