Arjasa – Dalam upaya mewujudkan dapur yang memenuhi standar halal, Lapas Kelas III Arjasa melaksanakan kegiatan Pra Audit Sertifikat Halal Dapur bersama Lembaga Sertifikasi Halal Universitas Airlangga (Unair) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep pada Selasa (28/7). Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses pemenuhan persyaratan sertifikasi halal guna memastikan seluruh proses penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan berjalan sesuai standar halal, higienis, dan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, tim auditor melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek, mulai dari administrasi, sistem jaminan produk halal, proses pengolahan makanan, bahan baku yang digunakan, hingga mekanisme penyajian makanan di dapur Lapas melalui zoom meeting. Pra audit juga diisi dengan sesi wawancara dan verifikasi dokumen bersama jajaran petugas pengelola dapur sebagai langkah evaluasi sebelum pelaksanaan audit sertifikasi halal secara resmi.
Kalapas Arjasa, Ristanto Rachmad Hidayat, menyampaikan bahwa pelaksanaan pra audit ini merupakan bentuk komitmen Lapas Arjasa dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya penyediaan makanan bagi Warga Binaan. “Kami berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi halal sebagai bentuk jaminan bahwa makanan yang disajikan tidak hanya memenuhi standar gizi dan kebersihan, tetapi juga sesuai dengan ketentuan halal. Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga Dapur Lapas Arjasa dapat segera memperoleh Sertifikat Halal sebagai wujud peningkatan kualitas pelayanan kepada Warga Binaan,”
(Humas Lapas Arjasa)
#lapasarjasa
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#guardandguide
#PemasyarakatanPastiBermanfaatUntukMasyarakat

























