Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 1 Depok, Sleman, Yogyakarta, bersama murid kelas X Program Keahlian Tata Busana. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa praktikan sebagai bagian dari pelaksanaan pembelajaran di sekolah dengan materi Teknologi Menjahit. Pembelajaran berfokus pada pengenalan alat dan mesin jahit, teknik dasar menjahit, serta pengoperasian mesin jahit yang benar. Kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan keterampilan dan kesiapan kerja murid untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, khususnya di bidang industri fesyen.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai berbagai alat dan mesin jahit yang digunakan dalam proses pembuatan busana. Murid mendapatkan penjelasan mengenai nama, fungsi, bagian-bagian, dan cara penggunaan alat serta mesin jahit. Selain itu, mahasiswa praktikan memberikan materi mengenai teknik dasar menjahit dan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam kegiatan menjahit. Setelah penyampaian materi, murid melakukan praktik secara langsung dengan menggunakan mesin jahit. Dalam proses praktik, mahasiswa praktikan memberikan pendampingan dan arahan kepada murid agar mampu mengoperasikan mesin, mengendalikan gerakan mesin, serta mengikuti pola jahitan yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja.

Kegiatan pembelajaran memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang busana. Melalui praktik, murid tidak hanya memahami penggunaan alat dan mesin jahit, tetapi juga dilatih untuk memiliki sikap kerja yang teliti, disiplin, bertanggung jawab, dan mengikuti prosedur kerja. “Melalui kegiatan ini, saya berharap murid tidak hanya memahami teori tentang teknologi menjahit, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik dan menjadikan keterampilan tersebut sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja,” ujar Zahra, mahasiswa PK UNY 2026.
Keterampilan dasar menjahit dan pengoperasian mesin jahit dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam pembelajaran selanjutnya, kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), maupun persiapan memasuki dunia kerja di industri fesyen. Pengembangan kompetensi tersebut turut mendukung pencapaian SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan keterampilan, kompetensi, dan kesiapan kerja murid sesuai dengan bidang keahliannya.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, diharapkan murid dapat terus mengembangkan keterampilan menjahit melalui kegiatan praktik yang berkelanjutan. Pembelajaran Teknologi Menjahit diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis murid, tetapi juga membentuk sikap kerja yang mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja. Keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan sebagai bekal untuk memasuki industri fesyen maupun mengembangkan potensi usaha di bidang busana.
Kegiatan Praktik Kependidikan di SMKN 1 Depok, Sleman memberikan kontribusi dalam pengembangan kompetensi murid melalui pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan dan kesiapan kerja. Penguatan keterampilan tersebut sejalan dengan semangat SDGs 8, yaitu mendorong pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.























