YOGYAKARTA, 17 September 2026 — Dalam rangka pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK) di SMK Negeri 4 Yogyakarta, mahasiswa Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran inovatif berupa penyampaian materi Aplikasi Desain Digital pada mata pelajaran Dasar Program Keahlian Tata Busana.
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas 10 Busana 4 SMK Negeri 4 Yogyakarta pada Kamis, 3 September 2026. Sasaran utama kegiatan adalah para peserta didik kelas 10 Busana 4 Program Keahlian Tata Busana.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata PK terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Khususnya pada Tujuan ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), karena menekankan pada peningkatan kompetensi dan literasi digital peserta didik dalam bidang desain busana.
Mengenalkan Teknologi di Industri Fesyen
Kegiatan pembelajaran ini bertujuan memperkenalkan dan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menggunakan aplikasi desain digital sebagai alat bantu proses perancangan busana. Hal ini sangat sejalan dengan tuntutan industri fesyen modern yang kini semakin mengandalkan teknologi digital.
Proses pelaksanaan diawali dengan penjelasan konsep dasar dan manfaat aplikasi desain digital. Acara kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan fitur-fitur dasar aplikasi, serta praktik langsung oleh peserta didik dalam membuat rancangan busana sederhana.
Kegiatan ini melibatkan guru pamong sebagai pendamping. Seluruh peserta didik kelas 10 Busana 4 juga tampak berperan aktif dalam sesi tanya jawab serta praktik mandiri.
Berikan Dampak Positif dan Relevan dengan Dunia Kerja
Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi peserta didik. Di antaranya adalah meningkatnya pemahaman dan keterampilan digital di bidang desain busana, tumbuhnya minat terhadap pemanfaatan teknologi dalam proses kreatif, serta terbukanya wawasan mengenai relevansi keterampilan digital dengan dunia kerja di industri fesyen.Kegiatan ini turut berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah melalui pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Sekaligus, mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata sebagaimana diamanatkan dalam SDGs.
Antusiasme dan Respons Positif dari Siswa
Respons positif disampaikan langsung oleh peserta didik yang mengikuti kegiatan pembelajaran. Nabilah Umdatun Nafiah, salah satu siswa kelas 10 Busana 4, menyampaikan pendapatnya mengenai pengalaman belajar baru ini.
Menurutnya, proses pembelajaran desain menggunakan aplikasi digital terasa sangat menyenangkan. “Di sana bisa menambahkan file foto dan juga banyak fitur bermanfaat lainnya,” ujar Nabilah.
Ia menilai bahwa kemudahan menyisipkan file foto ke dalam lembar kerja sangat membantu dalam menuangkan ide rancangan busana. Sementara itu, beragam fitur yang tersedia membuat proses mendesain terasa lebih fleksibel dibandingkan dengan menggambar secara manual.
Tanggapan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi desain digital tidak hanya mempermudah proses perancangan busana. Metode ini juga terbukti menumbuhkan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, serta mendorong peserta didik untuk lebih aktif mengeksplorasi berbagai fitur secara mandiri. Tanggapan dari siswa ini sekaligus menjadi indikator bahwa kegiatan pembelajaran telah berjalan efektif dan sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan global.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat terus mengembangkan kemampuan desain digital secara mandiri dan menerapkannya dalam karya-karya busana yang lebih inovatif di masa depan.
Ke depan, kegiatan pembelajaran berbasis teknologi digital seperti ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, baik oleh mahasiswa PK maupun oleh pihak sekolah, sebagai upaya berkelanjutan dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan berkualitas bagi seluruh peserta didik.






















