Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Menjaga Warisan Klompen Toyomarto di Tengah Tantangan Regenerasi

Setyaning Puspita Sari by Setyaning Puspita Sari
10 August 2026
in Pendidikan
A A
0
Produk Kelompen
851
SHARES
1.2k
VIEWS

Malang — Di tengah perkembangan zaman, kerajinan tradisional menjadi salah satu bagian penting dari identitas dan potensi wisata suatu daerah. Salah satunya adalah kerajinan klompen yang masih diproduksi oleh pengrajin di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kerajinan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi salah satu ikon yang perlu dilestarikan.

Keberadaan klompen di Toyomarto telah ada sejak lama. Darto, salah satu pengrajin klompen di Desa Toyomarto, menuturkan bahwa kerajinan tersebut sudah ada bahkan sebelum dirinya lahir. Klompen juga disebut oleh masyarakat terdahulu sebagai peninggalan dari masa Belanda. Berasal dari keluarga pengrajin klompen, Darto mulai mengenal dan mempelajari proses pembuatannya sejak kecil dengan membantu keluarga serta belajar dari tetangga.

“Ketika Saya belum lahir, klompen sudah ada. Kata orang terdahulu itu peninggalan dari Belanda,” ujar  Darto.

Dalam proses pembuatannya, tidak semua jenis kayu digunakan secara sembarangan. Pengrajin memilih kayu berdasarkan tekstur dan karakteristiknya. Kayu sengon dan mahoni menjadi bahan yang paling sering digunakan karena memiliki fungsi yang berbeda. Sengon yang memiliki bobot ringan lebih sesuai untuk klompen yang akan dilapisi bahan seperti kulit sintetis, sedangkan mahoni digunakan untuk klompen yang menonjolkan tekstur dan motif karena memiliki karakter kayu yang lebih padat serta tidak mudah berubah bentuk ketika terkena panas. Bahan baku tersebut umumnya diperoleh dari bakul kayu di sekitar Desa Toyomarto dan, apabila diperlukan, dari Perhutani.

Pak Darto Sebagai Pengerajin Kelompen
Pak Darto Sebagai Pengerajin Kelompen

 

“Yang lebih sering dipakai adalah sengon dan mahoni karena peruntukannya beda. Kalau sengon kayunya lebih labil dan beratnya ringan, jadi untuk yang dibungkus-bungkus bahan. Kalau motif-motif antik atau butuh teksturnya, kita pakai mahoni,” jelas  Darto.

Proses pembuatan klompen dilakukan melalui beberapa tahapan. Kayu terlebih dahulu dibentuk menjadi balok dengan ukuran sesuai kebutuhan, kemudian dibuat pola dari bagian samping untuk menentukan tinggi dan ketebalannya. Setelah bentuk dasar selesai, kayu dioven agar kering dan kemudian dihaluskan sebelum memasuki tahap finishing. Finishing disesuaikan dengan pesanan, mulai dari teknik bakar, pengecatan, hingga mempertahankan tampilan natural kayu. Dalam prosesnya, pengrajin menggunakan sejumlah alat bantu, seperti gergaji bensin, dinamo untuk penghalusan, kompresor, serta berbagai peralatan kecil lainnya.

Jika bahan baku telah siap dan dalam kondisi kering, satu pasang klompen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 menit. Namun, produksi biasanya dilakukan dalam jumlah besar, minimal satu kodi dan dapat mencapai tiga hingga lima kodi dalam sekali pengerjaan. Keseluruhan proses produksi menggunakan mesin sebagai alat bantu.

Selain proses pembuatan, klompen Toyomarto juga memiliki keunikan dari segi motif. Jika sebelumnya klompen lebih banyak dibuat polos, pengrajin kemudian mulai berinovasi dengan menambahkan ukiran hingga mengembangkan motif batik.

“Dulu itu klompen rata-rata polos. Kemudian saya pernah melihat sesuatu dan muncul inisiatif untuk mencoba mengukir klompen. Setelah itu, mayoritas mulai menggunakan ukiran. Saya kemudian punya ide, bagaimana kalau klompen itu dibatik. Akhirnya, batik sempat booming juga. Namun, karena penggunaan pewarna batik seperti pada pakaian membutuhkan biaya dan tenaga yang lebih besar, akhirnya kami menggunakan cat,” jelas Darto.

Inovasi tersebut membuat klompen tidak hanya berfungsi sebagai alas kaki, tetapi juga berkembang menjadi produk kerajinan yang dapat dijadikan cendera mata. Dari sisi harga, klompen yang dijual secara grosir berada di kisaran Rp20 ribuan per pasang. Sementara itu, untuk penjualan satuan, klompen model biasa dibanderol sekitar Rp50 ribuan, sedangkan model dengan hak tinggi berada di kisaran Rp80 ribuan.

Dari sisi pemasaran, sebagian besar klompen produksi Darto dikirim ke toko-toko oleh-oleh di luar Desa Toyomarto. Produk tersebut dititipkan di sejumlah daerah seperti Bali, Batu, dan Kediri. Sementara itu, penjualan di wilayah Toyomarto sendiri biasanya dilakukan ketika terdapat tamu atau kunjungan ke desa. Jumlah produksi setiap bulan tidak menentu karena menyesuaikan pesanan. Dalam satu bulan, pesanan dari satu toko dapat mencapai ratusan pasang.

Kerajinan klompen juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari wisata edukasi. Wisatawan yang ingin mempelajari proses pembuatan klompen secara lebih mendalam dapat datang langsung ke tempat Darto. Selain menerima kunjungan, ia juga pernah mendapatkan undangan dari daerah lain untuk memberikan pelatihan mengenai pembuatan klompen.

Namun, keberlangsungan kerajinan klompen masih menghadapi tantangan dalam hal regenerasi. Minimnya generasi penerus menjadi salah satu persoalan karena sebagian anak muda saat ini lebih memilih bekerja di perusahaan.

Di tengah tantangan tersebut, Darto berharap keterampilan membuat klompen tetap diwariskan kepada generasi berikutnya. Keberadaan kerajinan ini dinilai tidak hanya menjadi mata pencaharian, tetapi juga bagian dari identitas Desa Toyomarto yang memiliki nilai budaya dan potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

“Harapannya adalah ada yang bisa meneruskan kerajinan kelompen ini karena ini adalah salah satunya ikon Toyomarto yang harus dilestarikan,” pungkasnya

 

Penulis : Setyaning Puspita Sari

    Baca Juga

    Foto mengikuti kegiatan karnaval bertema “Selamatkan Bumi” di SLB Negeri 2 Bantul pada 13 Agustus 2026

    Semarak Kemerdekaan, SLB Negeri 2 Bantul Gelar Karnaval Bertema “Selamatkan Bumi” Melalui pemanfaatan Barang Bekas

    24 September 2026
    Latihan angklung

    Pembelajaran Angklung Mendukung Pendidikan Berkualitas di SLB Negeri 2 Bantul

    24 September 2026
    Mahasiswa PK UNY bersama Murid SLB B Wiyata Dharma 1 Membuat Gantungan Kunci

    Pemanfaatan Tutup Botol Bekas Menjadi Gantungan Kunci sebagai Upaya Pengembangan Keterampilan Vokasional Siswa SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman

    24 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 24 at 15.23.35

    Dari Barang Bekas Jadi Kebun Sayur, Siswa SLB Negeri 2 Bantul Tumbuh dan Berkarya Bersama

    24 September 2026
    Tags: KlompenToyomarto
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Sambut HUT RI ke-81, Lapas Ternate Ikuti Fun Walk dan Rangkaian Kegiatan Bersama Kanwil Ditjenpas Malut dan Kanwil Ditjenim Malut

    Next Post

    Bahas Penyerahan Remisi Umum, Kalapas Bandanaira Temui Camat Banda

    Setyaning Puspita Sari

    Setyaning Puspita Sari

    Jurnalistik KKN-T 08 Universitas Islam Raden Rahmat Malang

    Related Posts

    Foto mengikuti kegiatan karnaval bertema “Selamatkan Bumi” di SLB Negeri 2 Bantul pada 13 Agustus 2026

    Semarak Kemerdekaan, SLB Negeri 2 Bantul Gelar Karnaval Bertema “Selamatkan Bumi” Melalui pemanfaatan Barang Bekas

    24 September 2026
    Latihan angklung

    Pembelajaran Angklung Mendukung Pendidikan Berkualitas di SLB Negeri 2 Bantul

    24 September 2026
    Mahasiswa PK UNY bersama Murid SLB B Wiyata Dharma 1 Membuat Gantungan Kunci

    Pemanfaatan Tutup Botol Bekas Menjadi Gantungan Kunci sebagai Upaya Pengembangan Keterampilan Vokasional Siswa SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman

    24 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 24 at 15.23.35

    Dari Barang Bekas Jadi Kebun Sayur, Siswa SLB Negeri 2 Bantul Tumbuh dan Berkarya Bersama

    24 September 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 08 10 at 11.09.09 1

    Bahas Penyerahan Remisi Umum, Kalapas Bandanaira Temui Camat Banda

    Lapas Kelas IIA Bengkulu, Lapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Magang Kemnaker, Magang Hub Kemnaker, Magang Kemnaker 2026, Angkatan II 2026

    Kalapas Bengkulu Tekankan Disiplin kepada 16 Peserta Magang Kemnaker

    IMG 20260810 WA0004

    IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo Isi Kemerdekaan dengan Lomba: Sportivitas, Kerja Sama, dan Tawa Warnai Pembukaan HUT RI ke-81

    7e699382 1b3a 4d3f b4a6 e8e94c696c98

    Apel Pagi Lapas Arjasa & Penandatanganan Perjanjian Pemagangan Kemnaker Batch 1 Tahun 2026

    WhatsApp Image 2026 08 10 at 12.38.04

    Mahasiswa KKN UPGRIS Dampingi Penilaian Lomba Taman TOGA di Bergas Lor, Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20260924 WA0006

    Vermont Hills Hadir dengan Wajah Baru, Tawarkan Hunian Berkonsep Resort di Serpong

    24 September 2026
    Foto mengikuti kegiatan karnaval bertema “Selamatkan Bumi” di SLB Negeri 2 Bantul pada 13 Agustus 2026

    Semarak Kemerdekaan, SLB Negeri 2 Bantul Gelar Karnaval Bertema “Selamatkan Bumi” Melalui pemanfaatan Barang Bekas

    24 September 2026
    Latihan angklung

    Pembelajaran Angklung Mendukung Pendidikan Berkualitas di SLB Negeri 2 Bantul

    24 September 2026
    Mahasiswa PK UNY bersama Murid SLB B Wiyata Dharma 1 Membuat Gantungan Kunci

    Pemanfaatan Tutup Botol Bekas Menjadi Gantungan Kunci sebagai Upaya Pengembangan Keterampilan Vokasional Siswa SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman

    24 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 24 at 15.23.35

    Dari Barang Bekas Jadi Kebun Sayur, Siswa SLB Negeri 2 Bantul Tumbuh dan Berkarya Bersama

    24 September 2026
    IMG 20260629 WA0074 100kb

    Sebut Pemkab Bima Tutup Mata, IMAWI Bima-NTB Soroti Janji Manis Kesetaraan Pembangunan di Ambalawi

    24 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita