Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Membumikan Nilai Langit: Pendidikan Islam di Tengah Krisis Moral Zaman

Ulfa Mahera

Ulfa Mahera by Ulfa Mahera
20 July 2025
in Pendidikan
A A
0
Ulfa Mahera

Ulfa Mahera

860
SHARES
1.2k
VIEWS

Membumikan Nilai Langit: Pendidikan Islam di Tengah Krisis Moral Zaman

Oleh: Ulfa Mahera

Mahasiswi Pendidikan Agama Islam, UIN Sultanah Nahrasyiyah Lhokseumawe

Di era ketika prestasi akademik seringkali menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan pendidikan, kita kerap lupa bahwa pendidikan sejatinya adalah tentang pembentukan manusia seutuhnya. Pendidikan Islam, dengan warisan nilainya yang sangat kaya, sejatinya membawa misi besar: membumikan nilai-nilai langit ke dalam kehidupan nyata.

Namun hari ini, dunia pendidikan kita menghadapi ujian berat. Di balik capaian teknologi dan angka-angka statistik, kita melihat krisis moral yang kian mengkhawatirkan: kekerasan di sekolah, intoleransi, penyalahgunaan media sosial, hingga degradasi sopan santun. Inilah saatnya kita bertanya: apakah pendidikan Islam masih relevan di tengah derasnya arus zaman?

Pendidikan Islam: Warisan yang Terlupakan

Pendidikan Islam sejatinya tidak pernah hanya soal hafalan ayat dan hukum fikih. Ia adalah jalan panjang menuju pembentukan akhlak, keadaban, dan kesadaran diri sebagai hamba sekaligus khalifah. Sejak zaman Nabi Muhammad SAW, pendidikan dimulai dari hati, bukan hanya dari lisan atau pena.

Sayangnya, dalam sistem pendidikan modern, kurikulum agama seringkali dipersempit menjadi mata pelajaran kognitif semata. Ia kehilangan ruh-nya. Ia dituntut selesai dalam ujian tertulis, tetapi tidak mampu mencetak pribadi yang jujur, adil, atau amanah.

Saatnya Membumikan Nilai Langit

Baca Juga

IMG 20260501 WA0021

Berbakti dan Mengabdi Mencerdaskan Generasi Bangsa: Guru Sami’an Wujudkan Semangat Muhammadiyah di Hardiknas 2026

2 May 2026
Kegiatan Jaksa Masuk sekolah

Dari Sekolah untuk Indonesia Taat Hukum: Kejari OKU Selatan Gaungkan “Jaksa Masuk Sekolah” di MAN 1 OKU Selatan

29 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.47.52

Mahasiswa USU Soroti Pergeseran Gotong Royong di Medan, Dari Kerja Bakti ke Donasi Digital yang Kian Mendominasi

22 April 2026
full 1772604550358374 17e084c1a9 berita pusat pemberitaan

Akademisi Didorong Perkuat Program Pendidikan 2026 Berbasis Mutu dan Inklusivitas

21 April 2026

“Membumikan nilai langit” bukanlah jargon puitis. Ini adalah seruan serius bahwa nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, dan keadilan harus menjadi jiwa dari sistem pendidikan kita. Nilai-nilai itu harus diajarkan, tetapi juga dihidupkan. Harus masuk dalam sistem, tetapi juga menjadi bagian dari budaya sekolah.

Pendidikan Islam menawarkan model itu—terutama melalui lembaga-lembaga seperti pesantren, madrasah diniyah, hingga komunitas pengajian. Di tempat-tempat itu, nilai-nilai langit tidak tinggal di buku; ia hadir dalam sikap, ucapan, dan tradisi.

Transformasi yang Relevan, Bukan Sekadar Modernisasi

Agar tetap relevan, pendidikan Islam harus bersedia bertransformasi, tapi tidak kehilangan jati dirinya. Perubahan bukan berarti meninggalkan prinsip. Justru sebaliknya: teknologi, media digital, dan strategi pembelajaran baru harus digunakan untuk menguatkan nilai, bukan menggantikannya.

Misalnya, pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dapat dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam seperti kejujuran dalam pelaporan, kerja sama dalam kelompok, dan tanggung jawab dalam penyelesaian tugas. Demikian pula, konten dakwah atau pembelajaran agama dapat dikemas dalam bentuk video, podcast, atau komik digital yang disukai generasi muda.

Revolusi Sunyi: Peran Guru dan Orang Tua

Perubahan besar tidak selalu datang dari kebijakan pemerintah. Justru dalam pendidikan Islam, revolusi sunyi itu dimulai dari ruang kelas, dari masjid kecil di kampung, atau dari ruang keluarga. Guru yang sabar dan ikhlas, orang tua yang menjadi teladan, dan komunitas yang menjaga nilai—mereka adalah aktor utama dalam pembumian nilai-nilai langit.

Kita tidak butuh slogan besar. Kita butuh keteladanan kecil yang konsisten. Kita butuh guru yang tidak hanya mengajarkan “berbuat baik”, tapi juga memperlihatkannya dalam sikap.

Penutup: Merajut Harapan dalam Pendidikan Nilai

Jika bangsa ini ingin selamat dari krisis moral yang lebih besar, maka pendidikan berbasis nilai adalah jawabannya. Dan dalam hal ini, pendidikan Islam menyimpan potensi besar yang selama ini mungkin kita abaikan.

Membumikan nilai langit bukan tugas para kiai atau ustaz semata. Ini adalah tugas kolektif kita: akademisi, pendidik, orang tua, media, dan pemerintah. Jika pendidikan Islam berhasil membawa nilai-nilai ilahi turun dan hidup dalam perilaku anak-anak bangsa, maka masa depan Indonesia bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga mulia secara moral.

Ulfa Mahera

    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    RKUHAP: Antara Pembaruan Prosedur atau Kemunduran Demokrasi?

    Next Post

    Membangun dari Sampah: Inovasi Alat Pembuat Batako Plastik Bersama Warga Desa Nogosari

    Ulfa Mahera

    Ulfa Mahera

    Related Posts

    IMG 20260501 WA0021

    Berbakti dan Mengabdi Mencerdaskan Generasi Bangsa: Guru Sami’an Wujudkan Semangat Muhammadiyah di Hardiknas 2026

    2 May 2026
    Kegiatan Jaksa Masuk sekolah

    Dari Sekolah untuk Indonesia Taat Hukum: Kejari OKU Selatan Gaungkan “Jaksa Masuk Sekolah” di MAN 1 OKU Selatan

    29 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.47.52

    Mahasiswa USU Soroti Pergeseran Gotong Royong di Medan, Dari Kerja Bakti ke Donasi Digital yang Kian Mendominasi

    22 April 2026
    full 1772604550358374 17e084c1a9 berita pusat pemberitaan

    Akademisi Didorong Perkuat Program Pendidikan 2026 Berbasis Mutu dan Inklusivitas

    21 April 2026
    Next Post
    1cd5bd0c 1106 4d0b a6e5 adeb88a64c78

    Membangun dari Sampah: Inovasi Alat Pembuat Batako Plastik Bersama Warga Desa Nogosari

    Screenshot 2025 07 21 075250

    Menteri IMIPAS Sebut Anak di LPKA bagian dari Generasi Emas Indonesia, 1272 Anak Telah Diusulkan Mendapatkan Remisi Anak

    WhatsApp Image 2025 07 21 at 1.16.59 AM

    Mahasiswa KKN 62 Uinsa Desa Widoro Gotong Royong Gelar Kerja Bakti Bersama Perangkat Desa, Warga, Hingga Lembaga Pendidikan

    514397052 10227446625821243 4704730540541461475 n

    Membanggakan !! Putra Daerah Karimun

    palang parkir otomatis perumahan bandung 2

    MSMParking.com Resmi Dinobatkan sebagai Situs Penyedia Palang Parkir Otomatis Terlengkap di Indonesia

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 08.46.56

    Sharing Session Warga Binaan dan Peserta Magang Kemnaker, Perkuat Analisis Sosial Pembinaan Lapas Mojokerto

    2 May 2026
    Screenshot 20260502 144501

    Rahmat H. Chaidir : Fastrx Cargo Perkuat Layanan Distribusi Nasional dengan Tarif Ekonomis

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita