Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

Ade Sanusi Universitas Pamulang by Ade Sanusi Universitas Pamulang
16 June 2026
in Opini
A A
0
231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f
878
SHARES
1.3k
VIEWS

Rina (20), mahasiswi sebuah universitas di Bandung, mengangkat dua potong croffle beku dari dalam kemasan. Di hadapan ponselnya, ia menunjukkan tekstur pastry berlapis, lalu memotongnya perlahan. Lensa kamera menangkap isian cokelat yang meleleh. Belum genap satu menit, notifikasi keranjang kuning berbunyi. “Mereka minta lihat isiannya langsung. Begitu lihat, langsung checkout,” ujarnya, suatu sore usai siaran langsung.

Adegan ini bukan cuplikan acara televisi. Inilah live shopping TikTok, fitur yang mengubah kamar kos dan ruang tamu mahasiswa menjadi etalase interaktif beromzet jutaan rupiah. Namun, di balik layar, ada potensi sistem informasi pemasaran yang tak sepenuhnya tergarap: data analitik yang kaya masih sering dipandang sebelah mata.

Dari Hiburan Jadi Pasar Interaktif

TikTok tak lagi sekadar panggung joget dan lip-sync. Sejak TikTok Shop meluncur, aplikasi asal Tiongkok ini bertransformasi menjadi raksasa social commerce yang mendemokratisasi cara berjualan. Data Databoks (2023) mencatat, Indonesia memiliki 113 juta pengguna aktif TikTok—pasar raksasa yang kini terhubung langsung dengan fitur transaksi.

Live shopping menjadi primadona. Fitur ini memungkinkan penjual menyiarkan produk secara real-time, berinteraksi dengan penonton, dan mengeksekusi penjualan dalam satu layar. Bagi mahasiswa wirausaha, modal minim bukan lagi hambatan: ponsel, koneksi internet, dan keberanian tampil di depan kamera sudah cukup untuk membuka toko.

“Dashboard” Hidup: Riset Pasar Tanpa Survei

Jika menilik definisi klasik Kotler dan Keller (2016), Sistem Informasi Pemasaran (SIP) adalah mekanisme pengumpulan, pengolahan, dan analisis data untuk pengambilan keputusan. Di era digital, batas antara saluran penjualan dan sistem informasi kian kabur. Live shopping TikTok adalah contoh nyata: sesi siaran langsung sekaligus menjadi dashboard hidup yang menampilkan minat konsumen secara kasatmata.

“Orang bisa minta produk diputar, ditunjukkan detailnya, tanya bahan, atau minta dicobakan,” kata Rina. Interaksi semacam ini, dalam kacamata bisnis, adalah riset pasar instan. Penjual bisa langsung membaca preferensi, keluhan, bahkan menangkap ide produk baru—tanpa perlu menyebar kuesioner atau menggelar focus group discussion berbiaya mahal.

Fitur sematan produk dan keranjang kuning juga memangkas alur informasi dari promosi ke transaksi. Dalam hitungan detik, calon pembeli yang tadinya hanya mampir bisa berubah menjadi pelanggan.

Data Melimpah, Minim Dimanfaatkan

Paradoks terjadi selepas siaran. TikTok Shop sebenarnya menyuguhkan ringkasan data yang komprehensif: jumlah penonton unik, demografi usia dan lokasi, produk yang paling sering diklik, hingga rasio konversi. Secara teori, inilah fondasi pengambilan keputusan pemasaran yang presisi. Namun di tangan para pelaku usaha pemula, data itu kerap hanya menjadi angka yang lewat.

Gilang (22), penjual aksesori ponsel, mengaku hanya melirik sekilas jumlah penonton. “Yang penting buat saya itu berapa yang masuk, berapa yang beli. Sisanya, data soal jam tayang terbaik atau usia penonton, jarang saya pakai untuk atur strategi,” katanya jujur.

Temuan ini bukan kasus tunggal. Tiga mahasiswa wirausaha yang diwawancarai menunjukkan pola serupa: perangkat analitik TikTok sudah mumpuni sebagai SIP, namun belum diadopsi sebagai alat bantukeputusan. Ada jurang antara ketersediaan sistem informasi dan kapasitas literasi data penggunanya. Alhasil, potensi untuk menyusun strategi konten, memilih waktu tayang optimal, atau menargetkan segmen pasar tertentu menjadi tidak termaksimalkan.

Omzet Melejit, Algoritma FYP Jadi Kunci

Meski pemanfaatan data analitik masih rendah, efektivitas live shopping terhadap penjualan nyaris tak terbantahkan. Ketiga narasumber mencatat kenaikan omzet berkisar 50% hingga 200% pada hari siaran dibandingkan hari biasa.

Sari (21), penjual pakaian thrift, merasakan langsung kuasa algoritma TikTok. “*Followers* saya cuma 800, tapi sekali live bisa ditonton 1.500 orang karena masuk FYP (*For You Page*). Orang random pada mampir, itu yang bikin dagangan cepet laku,” tuturnya.

Inilah fungsi diseminasi informasi yang sangat efisien. TikTok berperan sebagai penyedia informasi pasar yang mendistribusikan konten secara adil—tak peduli jumlah pengikut. Pelaku usaha mikro tanpa anggaran iklan sekalipun bisa memperoleh calon pembeli baru, mengubah live shopping menjadi kanal distribusi informasi yang demokratis.

Sepi Penonton dan Energi yang Terkuras

Namun, efektivitas sistem ini bukan tanpa harga. Tuntutan tampil live secara konsisten—minimal tiga hingga lima kali seminggu—menguras waktu dan tenaga. Bagi mahasiswa yang harus membagi fokus dengan kuliah dan tugas, menjaga jadwal siaran bisa menjadi beban ganda.

Baca Juga

Zero Waste Lifestyle 5R Challenge.

“Small Habits Big Impact”, Kampanye Zero Waste 5R Ajak Masyarakat Depok Kurangi Sampah dari Rumah

10 July 2026
Potret Danar Asmara atau Dasep DMD.

Danar Asmara Rilis Lagu “Korban Pinjol”, Angkat Fenomena Pinjaman Online dalam Balutan Dangdut

10 July 2026
Pertumbuhan ekonomi

Ekonomi Mikro dan Makro: Dua Pilar Utama dalam Ilmu Ekonomi

1 July 2026
IMG 20260701 WA0020

Ekonomi Mikro dan Makro di Indonesia

1 July 2026

“Pernah live sejam yang nonton cuma 10 orang, itu bikin down,” aku Gilang. “Padahal udah siapin barang, lampu, semangat. Begitu sepi, rasanya mau matiin aja.”

Realitas ini menegaskan bahwa meski sistem informasinya tersedia dan canggih, efektivitas tetap bergantung pada faktor manusia: konsistensi, kemampuan komunikasi, dan daya tahan mental. Input berkualitas rendah—entah karena kelelahan atau kekecewaan—akan langsung memengaruhi performa siaran dan, ujungnya, data yang dihasilkan.

Melek Data, Kunci Sukses Berkelanjutan

Live shopping TikTok terbukti efektif sebagai sistem informasi pemasaran dari sisi interaktivitas dan distribusi data penjualan real-time. Ia menyatukan riset pasar, promosi, dan transaksi dalam satu siaran yang imersif. Namun, efektivitasnya belum optimal lantaran rendahnya kebiasaan pelaku usaha—khususnya mahasiswa—dalam mengolah data analitik pasca-siaran menjadi strategi pemasaran terukur.

Bagi mahasiswa wirausaha, membiasakan diri mengevaluasi data tidak lagi bisa ditunda. Menjadikan sesi analitik sebagai rutinitas, bukan sekadar mengandalkan intuisi atau jumlah penonton sesaat, adalah langkah krusial untuk tumbuh berkelanjutan. Sementara itu, bagi institusi pendidikan, fenomena ini adalah sinyal untuk memperkaya kurikulum kewirausahaan dengan literasi sistem informasi digital praktis—agar “harta karun” data tidak terus terabaikan di balik layar ponsel yang setiap hari menyala.

 

Penulis :

 

Ade Sanusi

Thomas Sowinata

Mikhael jhonson

Epi mayura

Nabila rahmawati

 

    Tags: live shoppingLive Shopping TikToktiktok
    Share351Tweet220Share61Pin79SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Ketika Niat Hidup Sehat Meredup Di Tengah Pandangan Masyarakat

    Next Post

    Menelusuri Jejak Sejarah Aceh Singkil: ‘Kuali Peleburan’ Dua Bahasa yang Unik

    Ade Sanusi Universitas Pamulang

    Ade Sanusi Universitas Pamulang

    ✍️ Berbagi artikel, wawasan, dan cerita yang layak dibaca. 📚 Menulis untuk menginspirasi dan menambah perspektif. 🌍 Informasi, opini, dan pengetahuan dalam satu tempat.

    Related Posts

    Zero Waste Lifestyle 5R Challenge.

    “Small Habits Big Impact”, Kampanye Zero Waste 5R Ajak Masyarakat Depok Kurangi Sampah dari Rumah

    10 July 2026
    Potret Danar Asmara atau Dasep DMD.

    Danar Asmara Rilis Lagu “Korban Pinjol”, Angkat Fenomena Pinjaman Online dalam Balutan Dangdut

    10 July 2026
    Pertumbuhan ekonomi

    Ekonomi Mikro dan Makro: Dua Pilar Utama dalam Ilmu Ekonomi

    1 July 2026
    IMG 20260701 WA0020

    Ekonomi Mikro dan Makro di Indonesia

    1 July 2026
    Next Post
    compressed 1000052933 1

    Menelusuri Jejak Sejarah Aceh Singkil: 'Kuali Peleburan' Dua Bahasa yang Unik

    IMG 20260616 WA0065

    Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda ‎

    IMG 20260615 WA0048

    Audrey, Siswi SMK Muhammadiyah 3 Tangsel yang Menorehkan Prestasi di Arena dan Organisasi

    file 000000004f2871f89ac9223ba0eef08e

    Literasi dan Inklusi Keuangan: Dua Bekal Penting Menghadapi Kehidupan Modern

    WhatsApp Image 2026 06 17 at 08.21.52

    Hari Kesadaran Nasional, Lapas Mojokerto Teguhkan Komitmen Pelayanan dan Integritas

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    1001177303

    Satgas TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Gerak Cepat Bantu Korban Pohon Tumbang di Patia Saat Bangun Jalan Desa

    17 July 2026
    IMG 20260717 WA0004

    Dari Buruh Bengkel ke Bintang Free Fire: Perjalanan JunDev Lico Harahap Menembus Dunia Konten

    17 July 2026
    1784288886218

    Regenerasi IPM Matsamdah: Nur Callysta Terpilih Aklamasi, Teguhkan Amanah di Era Digital

    17 July 2026
    Peran Anggota Saka POM Dalam Pengawasan Keamanan Pangan

    Anggota Saka POM Kota Bima Ambil Peran dalam Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Amahami

    17 July 2026
    WhatsApp Image 2026 07 16 at 11.48.18

    Lapas Bandanaira Terima Bantuan 100 Kg Pupuk Urea dari Koramil 1502-01/Banda

    17 July 2026
    Lapas Bengkulu, Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, AMJ Bengkulu, Asosiasi Media dan Jurnalis, Wibowo Susilo, Audiensi Lapas Bengkulu

    Lapas Bengkulu dan AMJ Bangun Kolaborasi Demi Keterbukaan Informasi Publik

    17 July 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita