Official Whatsapp
  • Contact Us
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Ditayangkan?
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dari Culture Shock ke Culture Connect: MNC University dan UBD Hadirkan Webinternasional soal Komunikasi Antarbudaya

Prabu Negara by Prabu Negara
9 June 2026
in Pendidikan
A A
0
WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.00.06
869
SHARES
1.3k
VIEWS

Lebih dari 150 mahasiswa dan akademisi dari Indonesia serta Malaysia mengikuti Webinar Internasional “Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya” yang digelar secara hybrid oleh MNC University bersama Universitas Bina Darma (UBD). Dengan tema “Tantangan Komunikasi Antarbudaya dan Keberlanjutan dalam Masyarakat Global”, para pemateri membawa konsep seperti Culture Connect, negosiasi identitas, hingga kepemimpinan lintas budaya.

Jakarta, 4 Juni 2026 – Di era ketika seseorang bisa video call dengan teman di Korea, bekerja bersama kolega di Singapura, dan belajar dari dosen Jepang lewat Zoom, tantangan komunikasi tidak lagi terletak pada jarak, melainkan pada pemahaman. Hal inilah yang menjadi benang merah dalam Webinar Internasional yang diselenggarakan oleh MNC University berkolaborasi dengan Universitas Bina Darma (UBD) dan turut menghadirkan pembicara dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.

Webinar yang digelar pada Kamis (4/6/2026) secara hybrid di MNC University, UBD Palembang, dan Zoom Meeting diikuti oleh 151 peserta. Acara ini merupakan hasil inisiatif Kelas R2C Prodi Sains Komunikasi MNC University bersama KOMIK FIKOM MNC University dan UBD. Sepanjang kurang lebih tiga jam, peserta tidak hanya menyimak paparan, tetapi juga terlibat aktif dalam breakout session yang dirancang untuk mensimulasikan dinamika komunikasi lintas budaya.

Baca Juga

df9f7781 1183 4d39 a420 2536341c7739

Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Hilirkan Program Re-Story Lewat Buku Saku

21 October 2026
5

Itjen Kemenag Evaluasi Tata Kelola Kerumahtanggaan dan Publikasi Digital MAN 1 Yogyakarta

20 October 2026
4

FONDASI 2026 Jadi Ruang Sinergi 11 Organisasi Bidang MAN 1 Yogyakarta

20 October 2026
3

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Rakor Penguatan Madrasah Inklusi

20 October 2026
Webinar Internasional dan Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya hasil kolaborasi antara Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma dan MNC University dibawah bimbingan Dr. Desy Misnawati, S.Sos, M.I.Kom. (Foto-Istimewa)
Webinar Internasional dan Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya hasil kolaborasi antara Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma dan MNC University dibawah bimbingan Dr. Desy Misnawati, S.Sos, M.I.Kom. (Foto-Istimewa)

Tujuan dan Manfaat: Membangun Kompetensi Antarbudaya

Ketua pelaksana dari MNC University, Gian Shadiq Ardiza, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun empati digital dan kompetensi antarbudaya (intercultural competence) di kalangan mahasiswa. “Kami ingin peserta tidak hanya tahu teori, tetapi juga mengalami langsung bagaimana perbedaan bahasa, nada bicara, dan nilai budaya dapat memengaruhi komunikasi,” ujarnya.

Secara spesifik, webinar ini membahas empat fokus utama:

1. Dinamika Komunikasi Antarbudaya di Era Globalisasi,

2. Sosial Komunikasi Antarbudaya dalam Mendukung Keberlanjutan,

3. Pengaruh Teknologi dan Media Digital, serta

4. Strategi Membangun Kompetensi Antarbudaya.

Manfaat yang diperoleh peserta adalah pemahaman lintas budaya, perluasan relasi Indonesia-Malaysia, serta e-sertifikat. Bagi MNC University, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring global dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan kemitraan.

Webinar Internasional dan Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya hasil kolaborasi antara Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma dan MNC University dibawah bimbingan Dr. Desy Misnawati, S.Sos, M.I.Kom saat sedang berlangsung. (Foto-Istimewa)
Webinar Internasional dan Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya hasil kolaborasi antara Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma dan MNC University dibawah bimbingan Dr. Desy Misnawati, S.Sos, M.I.Kom saat sedang berlangsung. (Foto-Istimewa)

Rangkaian Kegiatan: Dari Lagu Kebangsaan hingga Breakout Room

Acara dimulai pukul 08.15 WIB dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Malaysia. Sambutan disampaikan oleh Dekan MNC University, Dekan Universitas Bina Dharma Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si., Ph.D. , Dosen Pembimbing Wati Misna Desy, serta laporan kegiatan oleh Gian Shadiq Ardiza (MNC University ) dan Sesil Sapira (Universitas Bina Dharma).

Sesi inti menghadirkan tiga keynote speaker. Masing-masing memaparkan materi diselingi video profil kampus. Setelah itu, peserta memasuki breakout room Zoom selama 60 menit untuk mendiskusikan keempat topik secara mendalam. Acara ditutup pada pukul 11.00 WIB.

Sorotan Materi Narasumber: Dari Culture Shock ke Culture Connect

Chelsa Grasceon Natalia (MNC University): Culture Shock to Culture Connect

Dalam paparannya, Chelsa membuka dengan pantun khas Indonesia: “Naik kereta menuju Jakarta, melihat gedung berdiri berjajar. Kita mungkin lahir dari budaya berbeda, namun hari ini berkumpul untuk saling belajar.”

Ia memaparkan bahwa dulu tantangan manusia adalah bagaimana terhubung (to connect), tetapi hari ini tantangannya berubah menjadi bagaimana memahami satu sama lain. Dengan merujuk pada teori Cultural Dimensions dari Geert Hofstede, Chelsa menjelaskan empat dimensi utama:

● Power Distance (cara masyarakat memandang hierarki),

● Individualism vs Collectivism (fokus pada individu atau kelompok)

● Long-Term Orientation (orientasi jangka panjang atau pendek), serta

● Uncertainty Avoidance (cara menghadapi ketidakpastian).

Chelsa mengajak peserta untuk bertransformasi dari Culture Shock menuju Culture Connect melalui empat tahap: Cultural Awareness (kesadaran akan perbedaan cara pandang), Cultural Sensitivity (kemampuan menghargai perbedaan), Cultural Intelligence (kemampuan beradaptasi secara efektif), dan akhirnya Culture Connect. “Pada akhirnya, tujuan komunikasi antarbudaya bukan untuk membuat semua orang menjadi sama. Justru perbedaan itulah yang memperkaya cara kita melihat dunia,” tegasnya. Ia menutup dengan kutipan Albert Einstein: “Peace cannot be kept by force, it can only be achieved by understanding.”

Suasana Webinar Internasional dan Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya saat berlangsung. (Foto-Istimewa)
Suasana Webinar Internasional dan Diskusi Paper Kolaborasi Antarbudaya saat berlangsung. (Foto-Istimewa)

Ayu Indah Permata (Universitas Bina Dharma): “Beda Kata, Tetap Nyambung Jua”

Dengan judul yang lugas khas Palembang, Ayu Indah membawa pendekatan yang lebih kontekstual. Ia menyoroti bahwa perbedaan bukan hanya soal bahasa, tetapi juga intonasi dan kosakata yang memiliki tempatnya sendiri. Menurutnya, dari culture shock kita bisa bergerak menuju culture shared dengan tiga langkah: mengenali persamaan kosakata, memahami bahwa intonasi punya makna tersendiri, dan secara aktif mengatasi culture shock.

Ayu juga menekankan pentingnya keberanian bicara dan kemauan mendengar. Ia memperkenalkan konsep Negosiasi Identitas “tempat membaur dan menyerap, tanpa membuang identitas asli.” Dalam konteks komunikasi antarbudaya, seseorang tidak harus meninggalkan budayanya sendiri, tetapi bisa menegosiasikan identitasnya di ruang lintas budaya.

“Ruasai public speaking, hadapi berbagai emosi. Komunikasi yang merangkul harus dibangun dengan membaca situasi dan active listening” ujarnya. Pesan penutupnya: “Beda kata, tetap nyambung jua.”

Nursafika Binti Amat (Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia): Kepelbagaian Budaya dan Kepemimpinan

Nursafika membawa perspektif dari Malaysia dengan menyoroti kepelbagaian budaya dan identitas global. Ia mengidentifikasi tiga tantangan utama:

1. Perbezaan Bahasa dan Gaya Komunikasi – termasuk logat, slang, nada, dan intonasi yang kerap menimbulkan kesalahpahaman.

2. Pengaruh Media Sosial dan Maklumat Palsu – dunia tanpa batas justru mempercepat penyebaran informasi yang belum tentu akurat.

3. Kesamaan Warisan Budaya – yang bisa menjadi jembatan sekaligus sumber konflik jika tidak dikelola dengan baik.

Nursafika mengajak peserta untuk bersikap aktif bukan pasif. “Dunia itu luas, jika kamu memilih untuk menerokainya. Tidak semua bakat wujud dari lahir, kecuali diasah untuk terlahir,” pesannya. Ia menutup dengan pernyataan inspiratif:

“Dalam dunia yang penuh perbezaan, menjadi manusia yang memahami orang lain juga adalah satu bentuk kepimpinan.”

Kutipan Tambahan dari Penyelenggara

Gian Shadiq Ardiza (Ketua Pelaksana MNC University)

“Kami sengaja menghadirkan format breakout session agar peserta benar-benar merasakan betapa menantangnya berkomunikasi dengan orang dari latar budaya berbeda. Ini adalah laboratorium hidup.”

Sesil Sapira (Ketua Pelaksana Universitas Bina Dharma)

“Antusiasme 151 peserta membuktikan bahwa diskusi antarbudaya tidak pernah kehilangan relevansinya. Justru di tengah banjir informasi digital, kita perlu lebih sering duduk bersama dan mendengarkan.”

Penutup: Kolaborasi sebagai Jembatan

Webinar ini berhasil menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan seni untuk bertumbuh di tengah perbedaan. Mulai dari konsep Culture Connect dari Chelsa, negosiasi identitas dari Ayu Indah, hingga kepemimpinan pemahaman dari Nursafika semuanya bermuara pada satu kesimpulan: kolaborasi lintas budaya mungkin terjadi jika ada kemauan untuk belajar, mendengar, dan beradaptasi.

Dekan MNC University dalam sambutannya menyatakan harapan agar kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan budaya yang mumpuni untuk bersaing di tingkat global.”

Dengan berakhirnya acara ini, MNC University dan UBD mengukuhkan komitmen mereka untuk terus membuka ruang dialog antarbudaya. Seperti pantun pembuka dari Chelsea, kita mungkin lahir dari budaya berbeda, namun hari ini dan seterusnya kita berkumpul untuk saling belajar.

Sesi foto panitia (MNC UNIVERSITY) saat Webinar Internasional Kolaborasi Antarbudaya. (Foto-Istimewa)
Sesi foto panitia (MNC UNIVERSITY) saat Webinar Internasional Kolaborasi Antarbudaya. (Foto-Istimewa)
    Tags: Culture ConnectCulture ShockKomunikasi AntarbudayaMNC UniversityUBD
    Share348Tweet217Share61Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Klinik Pratama Rutan Bengkulu Pastikan Warga Binaan Sehat Melalui Program Kebugaran dan Layanan Kesehatan

    Next Post

    Lapas Bandanaira Gencarkan Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan, Perkuat Pembentukan Karakter dan Kepribadian

    Prabu Negara

    Prabu Negara

    Related Posts

    df9f7781 1183 4d39 a420 2536341c7739

    Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Hilirkan Program Re-Story Lewat Buku Saku

    21 October 2026
    5

    Itjen Kemenag Evaluasi Tata Kelola Kerumahtanggaan dan Publikasi Digital MAN 1 Yogyakarta

    20 October 2026
    4

    FONDASI 2026 Jadi Ruang Sinergi 11 Organisasi Bidang MAN 1 Yogyakarta

    20 October 2026
    3

    MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Rakor Penguatan Madrasah Inklusi

    20 October 2026
    Next Post
    IMG 20260609 WA0002

    Lapas Bandanaira Gencarkan Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan, Perkuat Pembentukan Karakter dan Kepribadian

    WhatsApp Image 2026 06 09 at 15.44.53

    Sidang TPP Lapas Mojokerto, Komitmen Penuhi Hak dan Dukung Pembinaan Warga Binaan

    WhatsApp Image 2026 06 09 at 17.33.24 1

    Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kanwil BPN Provinsi Lampung Gelar Rakor Penyelenggaraan Reforma Agraria 2026

    IMG 20260609 WA0034

    Lapas Arga Makmur Gelar Razia Rutin Blok Hunian, HP dan Narkoba Nihil

    IMG 20260609 WA0070

    Lapas Arga Makmur Kembangkan UMKM Pembuatan Jala untuk Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 9131 2 11zon

    Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang melaksanakan kegiatan Serah Terima Hasil Pekerjaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada Kamis, 15 Oktober 2026

    21 October 2026
    Screenshot 2026 10 21 103454

    Santri dan Masa Depan Peradaban Menjaga Tradisi Menjawab Zaman

    21 October 2026
    5d616b99 9a5c 4196 89b3 41254e7cbb38

    Booming Ekonomi Digital dan Kontribusinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    21 October 2026
    Lapas Kelas IIA Bengkulu, Lapas Bengkulu, Warga Binaan Pemasyarakatan, WBP Lapas Bengkulu, senam rutin, senam pagi, senam sehat

    Lapas Bengkulu Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pembinaan Warga Binaan

    21 October 2026
    df9f7781 1183 4d39 a420 2536341c7739

    Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Hilirkan Program Re-Story Lewat Buku Saku

    21 October 2026
    de003dfc ebe4 4ae7 b56d 6e407024c0ff

    Selebgram Habib HDW Tersorot Jalani Internship di Pertamina Patra Niaga RU Dumai

    21 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita