Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Niat Hidup Sehat Meredup Di Tengah Pandangan Masyarakat

Husnul Athiya by Husnul Athiya
16 June 2026
in Opini
A A
0
es teh
861
SHARES
1.2k
VIEWS

Pernahkah Anda memesan air putih saat makan di luar, lalu mendapat komentar seperti, “Lagi hemat ya?”, “Nggak sekalian pesan es teh?”, atau “Masa cuma air putih?”. Kalimat-kalimat seperti itu mungkin terdengar biasa, bahkan sering dianggap sekadar candaan. Namun, di balik candaan tersebut, tersimpan sebuah kebiasaan sosial yang tanpa disadari dapat memengaruhi cara seseorang menjalani hidup sehat.

Di zaman sekarang, semakin banyak orang yang mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Mereka berusaha mengurangi gula, mulai berolahraga, memperbaiki pola makan, dan memilih apa yang baik untuk tubuh mereka. Salah satu langkah paling sederhana yang sering dilakukan adalah memilih air putih sebagai minuman sehari-hari.

Namun, pilihan sederhana itu sering kali justru dipandang sebelah mata.

Seseorang yang memesan air putih belum tentu sedang menghemat uang. Bisa jadi ia sedang berusaha mengurangi konsumsi gula atau sedang menjalani pola hidup sehat atau bahkan sedang menjaga kondisi tubuhnya. Namun sayangnya, masyarakat sering kali lebih cepat membuat asumsi daripada memahami alasan di balik pilihan tersebut.

Kita hidup dalam lingkungan yang tanpa sadar telah menormalisasi minuman manis. Es teh manis, minuman bersoda, kopi dengan berbagai tambahan gula, hingga minuman kekinian seolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas makan. Ketika hampir semua orang memesan minuman manis, air putih justru terlihat asing. Dan ketika sesuatu terlihat berbeda, penilaian pun mulai muncul.

Padahal jika dipikirkan kembali, bukankah air putih adalah minuman yang paling dibutuhkan tubuh kita?

Ironisnya, yang sehat justru dianggap tidak biasa. Yang sederhana justru dianggap kurang bergengsi.

Bayangkan seseorang yang sedang berjuang memperbaiki dirinya. Ia bangun lebih pagi untuk berolahraga, berusaha menahan diri dari makanan dan minuman yang berlebihan, belajar mencintai tubuhnya dengan cara yang lebih baik. Lalu suatu hari, ketika makan bersama teman-temannya, ia memilih memesan air putih.

Namun yang ia dapatkan bukan dukungan, melainkan komentar.

“Lagi hemat ya?”

“Masa cuma air putih?”

“Sesekali minum manis nggak apa-apa kali.”

Mungkin bagi orang yang mengucapkannya, itu hanyalah candaan singkat yang akan segera dilupakan. Tetapi bagi yang menerimanya, komentar itu bisa tinggal lebih lama dari yang dibayangkan.

Awalnya ia hanya tersenyum dan mengabaikannya. Namun ketika komentar yang sama terus muncul, ia mulai merasa tidak nyaman, merasa bahwa pilihannya aneh dan akhirnya mulai bertanya-tanya apakah orang lain juga berpikir seperti itu. Hingga akhirnya, demi menghindari penilaian dan agar tidak dianggap berbeda, ia memilih mengikuti kebiasaan orang-orang di sekitarnya.

Bukan karena ia tidak ingin hidup sehat lagi.

Bukan karena ia tidak tahu manfaat air putih.

Tetapi karena terkadang, tekanan sosial lebih kuat daripada niat baik yang sedang ia bangun.

Dan di situlah masalahnya.

Sering kali kita berpikir bahwa hidup sehat hanya dipengaruhi oleh niat dan disiplin. Padahal lingkungan sosial juga memiliki peran yang sangat besar. Ketika seseorang terus-menerus mendapat komentar negatif atas kebiasaan sehatnya, semangat yang awalnya kuat perlahan bisa memudar. Bukan karena ia lemah, melainkan karena tidak mudah mempertahankan sesuatu yang terus-menerus dipertanyakan oleh orang lain.

Yang lebih menyedihkan, kita sering tidak menyadari bahwa kita ikut menjadi bagian dari penyebabnya.

Kita memuji gaya hidup sehat di media sosial. Kita membagikan kutipan tentang pentingnya menjaga tubuh. Kita mengagumi orang-orang yang berhasil menerapkan pola hidup sehat. Namun dalam kehidupan sehari-hari, kita justru memberikan stigma kepada mereka yang sedang berusaha melakukannya.

Seolah-olah segelas air putih adalah simbol ketidakmampuan.

Seolah-olah kesehatan harus dikalahkan oleh gengsi.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 09 13 at 12.31.34

“Negara Blok M”: Ketika Kawasan Tua Jakarta Bangkit Jadi Kiblat Gaya Hidup Gen Z

13 September 2026
Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

13 September 2026
akuntansi mnj

Penerapan Metode Kalkulasi Biaya Produksi Tradisional sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM

13 September 2026
IMG 4253

Ekonomi itu apa sih? Yuk kenalan dengan Pengertian dan Fungsinya

13 September 2026

Padahal pada akhirnya, tubuh kita tidak peduli dengan penilaian orang lain. Tubuh hanya merasakan apa yang kita konsumsi setiap hari. Dan air putih, yang sering dianggap terlalu sederhana, justru menjadi salah satu hal terbaik yang bisa kita berikan kepada diri sendiri.

Kini sudah saatnya kita mengubah cara pandang itu.

Karena memilih air putih bukanlah tanda seseorang tidak punya uang. Bukan pula tanda bahwa ia pelit atau terlalu berhemat. Bisa jadi itu adalah bentuk kepedulian terhadap dirinya sendiri. Sebuah keputusan kecil yang lahir dari kesadaran bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang.

Jadi, kedepannya ketika melihat seseorang hanya memesan air putih, kita tidak perlu bertanya mengapa ia tidak membeli minuman lain. Sebaliknya, kita bisa belajar bahwa di tengah budaya konsumsi yang semakin berlebihan, masih ada orang-orang yang berani memilih apa yang benar-benar dibutuhkan tubuhnya.

Sebab terkadang, menjaga kesehatan tidak dimulai dari langkah besar. Ia dimulai dari hal yang sangat sederhana.

Seperti memilih segelas air putih, lalu tetap percaya pada pilihan itu meskipun dunia di sekelilingnya menganggapnya aneh.

    Tags: Hidup Sehatsehat
    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Di Balik Sunyi Yang Ditinggalkan Ayah

    Next Post

    Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

    Husnul Athiya

    Husnul Athiya

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 09 13 at 12.31.34

    “Negara Blok M”: Ketika Kawasan Tua Jakarta Bangkit Jadi Kiblat Gaya Hidup Gen Z

    13 September 2026
    Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

    Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

    13 September 2026
    akuntansi mnj

    Penerapan Metode Kalkulasi Biaya Produksi Tradisional sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM

    13 September 2026
    IMG 4253

    Ekonomi itu apa sih? Yuk kenalan dengan Pengertian dan Fungsinya

    13 September 2026
    Next Post
    231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f

    Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

    compressed 1000052933 1

    Menelusuri Jejak Sejarah Aceh Singkil: 'Kuali Peleburan' Dua Bahasa yang Unik

    IMG 20260616 WA0065

    Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda ‎

    IMG 20260615 WA0048

    Audrey, Siswi SMK Muhammadiyah 3 Tangsel yang Menorehkan Prestasi di Arena dan Organisasi

    file 000000004f2871f89ac9223ba0eef08e

    Literasi dan Inklusi Keuangan: Dua Bekal Penting Menghadapi Kehidupan Modern

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Tim Peneliti Bersama Pic Kader Posyandu Lansia

    Mahasiswa Farmasi UNIMMA Teliti Peran Treatment Burnout dan Kesehatan Mental dalam Keputusan Pengobatan Pasien Penyakit Kronis Lewat Program Kreativitas Mahasiswa-Skema Riset Sosial Humaniora

    14 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 14 at 18.49.04

    Lapas Arga Makmur Olah Lahan Pasca Panen, Jaga Keberlanjutan Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian WBP

    14 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 14 at 15.57.24

    Perkuat Kesiapan Rakor, Lapas Arga Makmur Matangkan Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pemasyarakatan 2026

    14 September 2026
    Screenshot

    Dukung Kemudahan Akses Warga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Pasang Plang Petunjuk Jalan di Tiga Titik Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak

    14 September 2026
    Mahasiswa KKN Konversi UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendampingi santri penyandang disabilitas netra dalam menggunakan aplikasi hadis audio-digital di Pesantren Sam'an, Kabupaten Bandung.

    Ketika Santri Tunanetra Bertemu Teknologi: Terobosan Tim KKN UIN Bandung di Pesantren Sam’an

    14 September 2026
    bukan-soal-bakat-karier-cemerlang-ahmadmadani

    SMKN 1 Jombang Bekali Siswa Keberanian Memulai Karier

    14 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Guest Post
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita