MAJALENGKA – Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mulai menghangat. Jemy, yang akrab disapa Mang Jemy, menyatakan kesiapan maju dalam kontestasi Pilkades Burujul Wetan untuk periode 2027-2033.
Mengusung semangat “Bersama Membangun Burujul Wetan yang Mandiri dan Sejahtera“, Mang Jemy menawarkan gagasan pembangunan yang menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat, transparansi pemerintahan, penguatan ekonomi desa, serta pemerataan pembangunan.
Ia membawa visi “Mewujudkan Desa Burujul Wetan yang Berdaya Saing, Transparan, dan Berkeadilan.“
“Saya ingin membangun desa bersama warga, bukan membangun sendiri. Desa yang mandiri ekonominya, transparan pemerintahannya, dan sejahtera masyarakatnya,” ujar Mang Jemy, Jumat (26/9/2026).
Untuk menerjemahkan visi tersebut, Mang Jemy menyiapkan lima misi yang menjadi gagasan utama pencalonannya.
Pertama, meningkatkan pelayanan publik agar lebih cepat, mudah, dan ramah. Kedua, memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan UMKM serta pertanian modern.
Ketiga, mendorong pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Keempat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perhatian terhadap pendidikan dan pengembangan potensi masyarakat.
Kelima, mendorong pembangunan infrastruktur yang merata sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.
Mang Jemy menilai kepemimpinan desa ke depan membutuhkan keterbukaan serta keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Karena itu, ia menyatakan ingin menghadirkan pola pemerintahan yang lebih terbuka dan memberikan ruang bagi seluruh elemen masyarakat.
Sebagai sosok dari kalangan generasi muda, Mang Jemy juga membawa isu regenerasi kepemimpinan desa. Menurutnya, anak muda memiliki ruang untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan apabila diberikan kesempatan dan kepercayaan.
“Insya Allah jika diberi amanah, saya akan jalankan pemerintahan yang transparan, adil untuk semua, dan pembangunan yang merata sampai ke pelosok. Mohon doa dan dukungan warga Burujul Wetan,” katanya.
Pernyataan kesiapan Mang Jemy maju dalam Pilkades menambah dinamika politik lokal di Burujul Wetan. Kontestasi tersebut nantinya tidak hanya akan menjadi persaingan figur, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk melihat dan membandingkan visi, program, serta gagasan masing-masing kandidat sesuai tahapan dan ketentuan Pilkades yang berlaku.
Dengan membawa isu kemandirian ekonomi, transparansi pemerintahan dan pemerataan pembangunan, Mang Jemy kini mulai memperkenalkan gagasan politiknya kepada masyarakat Burujul Wetan menjelang Pilkades periode 2027-2033. (Rama)
























