Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Laksanakan Program “Tani Sehat dan Cascara” di Desa Talagasari
Talagasari, 28 & 29 Juli 2026 – Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Desa Talagasari melaksanakan program kerja “Tani Sehat dan Cascara: Limbah Kulit Kopi Jadi Teh” sebagai bentuk kepedulian terhadap pertanian dan kehutanan yang sehat dan berkelanjutan. Program ini menyasar Kelompok Tani Hutan (KTH) kopi serta masyarakat Desa Talagasari melalui edukasi pengendalian hama ramah lingkungan dan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi minuman herbal.
Hari Pertama: Audiensi dan Solusi Hama Kopi
Kegiatan hari pertama dilaksanakan bersama 12 orang warga dan anggota KTH kopi Desa Talagasari. Audiensi dilakukan untuk mendiskusikan permasalahan utama yang dihadapi petani, terutama serangan hama dan penyakit pada tanaman kopi.
Mahasiswa KKNT memperkenalkan yellow trap (perangkap kuning) dan perangkap sederhana menyerupai malaise trap sebagai alternatif pengendalian hama yang mudah dibuat dan ramah lingkungan.
Selain itu, diberikan pula edukasi sederhana mengenai penanganan beberapa hama utama kopi, seperti:
* Penggerek buah kopi – melalui sanitasi kebun dan pemungutan buah terserang.
* Kutu daun dan kutu putih – menggunakan larutan bawang putih dan sabun cair.
* Ulat daun – dengan ekstrak cabai, serai, atau daun mimba.
* Karat daun kopi – dengan menjaga kebersihan kebun dan memangkas cabang yang terlalu rimbun.
Kegiatan ini disambut baik oleh peserta karena solusi yang diberikan mudah dipahami dan dapat diterapkan langsung di kebun.
Hari Kedua: Edukasi Pestisida Alami untuk Pertanian dan Kehutanan
Pada hari kedua, mahasiswa melakukan kunjungan rumah ke rumah yang diikuti oleh 22 orang warga Desa Talagasari. Edukasi difokuskan pada pembuatan pestisida alami ramah lingkungan untuk berbagai jenis tanaman pertanian, pekarangan, dan kehutanan.
Bahan yang digunakan merupakan bahan yang umum ditemukan di rumah, seperti bawang putih, cabai, serai, daun pepaya, dan sabun cair. Larutan alami ini diperkenalkan sebagai alternatif sederhana untuk membantu mengurangi serangan kutu daun, ulat, belalang, dan serangga pemakan daun pada berbagai tanaman masyarakat.
Edukasi Pengolahan Cascara
Dalam kegiatan yang sama, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai pengolahan cascara. Kulit kopi dari buah yang matang dipisahkan dari bijinya, dicuci bersih, kemudian dijemur selama sekitar 5–7 hari hingga kering merata. Setelah kering, kulit kopi dapat diseduh menggunakan air panas selama 5–10 menit sehingga menghasilkan minuman herbal dengan aroma khas buah kopi.
Edukasi ini bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa kulit kopi yang biasanya menjadi limbah masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai tambah.
Bersama Menjaga Desa Talagasari
Koordinator Desa KKNT Inovasi Desa Talagasari, Parida Salsabila, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menghadirkan solusi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui program Tani Sehat dan Cascara, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan bahan-bahan sederhana di sekitar rumah untuk menjaga kesehatan tanaman sekaligus memanfaatkan limbah kulit kopi menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat,” ujarnya.
Program ini menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti menjaga kebersihan kebun, menggunakan pestisida alami, dan memanfaatkan limbah hasil panen dapat membantu mendukung pertanian dan kehutanan Desa Talagasari yang lebih sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi masyarakat sekarang maupun generasi yang akan datang.

























