Arga Makmur, 9 Juni 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur kembali melaksanakan kegiatan razia dan penggeledahan rutin kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (09/06). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta menindaklanjuti instruksi program Pemasyarakatan Bersih guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam lingkungan Lapas.
Kegiatan penggeledahan dipimpin oleh Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (PLH. Ka.KPLP), Haryanto, S.H., didampingi Staf KPLP, Staf Kamtib, serta Regu Pengamanan II. Tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar hunian warga binaan di Blok A (Anggrek).
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang seperti handphone maupun narkoba. Hasil penggeledahan untuk kedua jenis barang tersebut dinyatakan nihil.

Meskipun demikian, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar hunian karena berpotensi disalahgunakan. Barang-barang tersebut meliputi satu buah asbak, tiga set alat cukur jenggot, tiga buah pinset, satu buah cermin, satu buah pisau cutter, empat buah silet, satu buah jarum jahit, satu buah paku, satu buah gunting kuku, satu buah baut, serta kawat sepanjang 28 sentimeter.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Upaya ini juga merupakan bentuk komitmen Lapas Arga Makmur dalam mendukung Program 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya melalui penguatan deteksi dini dan pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
Dengan pelaksanaan razia secara konsisten, diharapkan lingkungan Lapas Kelas IIB Arga Makmur tetap aman, tertib, kondusif, serta bebas dari barang-barang terlarang yang dapat mengganggu proses pembinaan warga binaan.

















