Bengkulu – Seusai mengikuti kegiatan senam bersama di lapangan olahraga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rabu (10/06).
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban yang dimiliki setiap warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas. Menurutnya, pemenuhan kewajiban merupakan kunci utama untuk memperoleh hak-hak yang telah diatur sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setiap warga binaan memiliki hak yang harus dipenuhi, namun di sisi lain juga memiliki kewajiban yang harus dilaksanakan dengan baik. Keduanya harus berjalan seimbang. Jika kewajiban dijalankan dengan penuh tanggung jawab, maka hak yang diharapkan juga dapat diperoleh sesuai aturan,” tegas Julianto di hadapan para warga binaan.
Selain menekankan keseimbangan hak dan kewajiban, Kalapas juga mengingatkan seluruh warga binaan untuk senantiasa mematuhi tata tertib yang berlaku di lingkungan Lapas Kelas IIA Bengkulu. Ia menegaskan bahwa berbagai pelanggaran, khususnya penggunaan telepon genggam ilegal maupun upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas, merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan pernah mencoba melanggar aturan, baik dengan menggunakan handphone secara ilegal maupun terlibat dalam upaya memasukkan narkoba ke dalam lapas. Hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri dan menghambat proses pembinaan yang sedang dijalani,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan masa pidana sebagai momentum introspeksi dan perubahan diri ke arah yang lebih baik. Ia berharap setiap warga binaan dapat memanfaatkan program pembinaan yang diberikan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat setelah bebas nanti.
“Ayo sama-sama berbenah. Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pribadi, dan menjadi manusia yang lebih baik ketika kembali ke keluarga serta masyarakat,” pesan Kalapas.
Kegiatan arahan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari para warga binaan. Melalui penyampaian pesan secara langsung setelah kegiatan olahraga bersama, diharapkan semakin tumbuh kesadaran warga binaan untuk menaati aturan, mengikuti program pembinaan dengan baik, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang produktif dan bertanggung jawab di masa mendatang.




















