Sleman, 17 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Yogyakarta, Nayla Aulia Deshiva, melaksanakan pembelajaran Desain Mode berbasis digital bagi murid kelas XI Desain dan Produksi Busana (DPB) SMK Negeri 1 Depok, Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 26–27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengangkat desain kebaya dengan memanfaatkan Lembar Kerja Murid, aplikasi Ibis Paint, dan teknologi kecerdasan artifisial (AI). Pembelajaran ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui pembelajaran vokasional yang mengintegrasikan teknologi.
Kegiatan diawali dengan murid menyusun deskripsi desain kebaya untuk menentukan konsep dan karakter busana yang akan dikembangkan. Setelah itu, murid menyusun moodboard sebagai sumber ide sebelum menuangkannya ke dalam desain digital menggunakan aplikasi Ibis Paint. Dengan pendampingan Nayla, murid mengembangkan desain mulai dari pembuatan sketsa, pewarnaan, hingga pemberian detail busana. Desain yang telah dibuat kemudian dieksplorasi menggunakan teknologi AI untuk menghasilkan visualisasi berdasarkan rancangan murid. Pada akhir kegiatan, murid mengisi bagian refleksi dalam Lembar Kerja Murid untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan. “Melalui kegiatan ini, saya ingin murid tidak hanya menghasilkan desain kebaya, tetapi juga memahami proses pengembangan ide dari konsep, moodboard, hingga menjadi desain digital,” ujar Nayla.
Pembelajaran tersebut memberikan pengalaman kepada murid untuk mengembangkan kreativitas sekaligus keterampilan desain dan pemanfaatan teknologi. Murid tidak hanya berlatih membuat rancangan busana, tetapi juga belajar mengembangkan gagasan secara sistematis dan memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses kreatif. Integrasi Lembar Kerja Murid, Ibis Paint, dan AI juga memberikan pengalaman pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan pendidikan vokasional di bidang fesyen. Kegiatan ini turut mendukung SDGs 4 melalui pengembangan pengetahuan dan keterampilan murid yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan tersebut, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Desain Mode diharapkan dapat terus dikembangkan secara kreatif dan terarah. Pengalaman belajar yang menggabungkan keterampilan tata busana dengan teknologi digital diharapkan dapat membantu murid kelas XI DPB menjadi lebih kreatif, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di bidang fesyen. Bagi mahasiswa PK, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menerapkan kompetensi kependidikan dan keahlian tata busana secara langsung dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
























