Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melaksanakan pemantauan dan evaluasi (monev) Pendampingan Manajemen Kerumahtanggaan di MAN 1 Yogyakarta, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perkantoran dan kerumahtanggaan agar berjalan efektif, tertib, dan mampu memberikan pelayanan yang optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Sutikno dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama meninjau sejumlah aspek pengelolaan madrasah. Fokus pemantauan meliputi tata kelola kerumahtanggaan, pengelolaan website madrasah, implementasi Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama, roadmap ekoteologi, pengelolaan asrama, serta pengelolaan dana komite.
Selain meninjau aspek administratif dan operasional, pemantauan juga menyoroti peran media digital dalam menyampaikan informasi mengenai program dan kinerja madrasah kepada masyarakat. Publikasi melalui website dan media sosial dinilai perlu diarahkan agar tidak sekadar mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga memperlihatkan kontribusi nyata madrasah terhadap agenda pembangunan dan program prioritas pemerintah.
Sutikno menekankan pentingnya penguatan publikasi digital, terutama untuk pemberitaan yang berkaitan dengan Asta Cita Presiden, Asta Protas Menteri Agama, dan ekoteologi. Informasi tersebut perlu dikemas secara relevan, konsisten, dan mudah ditemukan masyarakat melalui mesin pencari.
Menurutnya, ketika masyarakat mencari informasi mengenai ekoteologi, misalnya, berita tentang pelaksanaan program ekoteologi di MAN 1 Yogyakarta diharapkan turut muncul dalam hasil pencarian. Dengan demikian, praktik baik yang dilakukan madrasah dapat menjangkau khalayak lebih luas dan menjadi referensi bagi satuan pendidikan lainnya.
Penguatan publikasi ini menuntut pengelolaan konten yang terencana. Website madrasah perlu memuat berita yang informatif dan aktual, sementara media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan informasi. Keduanya perlu saling mendukung agar program madrasah terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses oleh publik.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyambut baik pemantauan dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi madrasah untuk meninjau kembali tata kelola sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperkuat, termasuk dalam hal publikasi digital.
“Bagi kami, pemantauan seperti ini penting sebagai bahan evaluasi agar pengelolaan madrasah semakin baik. Publikasi juga perlu mendapat perhatian karena program yang sudah dilaksanakan harus bisa diketahui masyarakat. Kami akan terus mendorong agar website dan media sosial madrasah tidak hanya berisi dokumentasi kegiatan, tetapi juga menyampaikan informasi yang bermanfaat dan menunjukkan kontribusi MAN 1 Yogyakarta terhadap program prioritas Kementerian Agama,” ungkap Edi.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Yogyakarta diharapkan semakin memperkuat tata kelola kerumahtanggaan, meningkatkan kualitas layanan, serta mengoptimalkan publikasi program madrasah. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk membangun pengelolaan madrasah yang akuntabel, informatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (dee)
















