Sebelum memasuki universitas sudah tentu kita akan mengikuti berbagai tes dan salah satu nya yaitu dengan jalur UTBK dimana tes ini diikuti ribuan peserta mulai dari lulusan SMA, gap year, sampai mahasiswa yang ingin pindah jalur juga mengisi tes ini demi universitas impian.
Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 resmi mengumumkan hasil seleksinya pada Senin (25/5/2026) pukul 15.00 WIB. Dari 871.496 peserta yang mendaftar, hanya 256.369 orang yang dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), atau setara 29,42 persen. Data ini dikutip dari sebuah artikel kumparan
Dengan melihat angka dari data tersebut, maka wajar saja banyak yang merasa sedih saat gagal. Namun perlu kita sadari resiliensi bukan bentuk dari kemampuan diri untuk tidak merasa sedih atau bangkit lagi tanpa sebuah proses, menurut American Psychological Association (APA), resiliensi merupakan kemampuan beradaptasi dengan baik di tengah tekanan besar bukan berarti seseorang tidak merasakan kesedihan sama sekali. Yang dimana UTBK merupakan bagian dari resiliensi.
Menurut saya, gagal di UTBK bukan akhir dari segalanya, dan resiliensi bukan berarti seberapa cepat kamu pulih dari rasa sedih itu, melainkan seberapa baik kamu memproses rasa sakit dan bisa tetap melangkah maju, dukungan orang tua, teman dan orang sekitar merupakan bagian dari resiliensi.mengingat hidup bukan hanya tentang kegagalan tapi juga tentang bertahan sembari menikmati proses untuk bangkit kembali.





















