Bandar Lampung, 11 September 2026 — Seleksi Program Magang Nasional di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung memasuki tahap wawancara. Dari lebih dari 190 pelamar yang mendaftarkan diri, sebanyak 50 peserta mengikuti tahapan wawancara untuk memperebutkan 13 posisi magang yang tersedia.
Wawancara dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 11 September 2026. Dalam prosesnya, para peserta diwawancarai secara langsung oleh koordinator serta kepala seksi di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung sesuai dengan bidang yang dibutuhkan.
Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung membuka kebutuhan sebanyak 13 peserta magang, yang terdiri atas 11 orang untuk tenaga teknis Survei dan Pemetaan serta 2 orang untuk tenaga Administrasi dan Yuridis Pertanahan.
Tahap wawancara dilakukan untuk menggali lebih jauh mengenai kompetensi, latar belakang pendidikan, pengalaman, motivasi, kemampuan komunikasi, serta kesiapan peserta dalam mengikuti kegiatan magang di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung.
Program Magang Nasional merupakan salah satu upaya untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mengembangkan kompetensi dan keterampilan, serta mengenal lingkungan kerja secara lebih nyata. Program ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dengan praktik di dunia kerja.
Bagi Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Program Magang Nasional menjadi momentum untuk memberikan pengalaman kepada generasi muda dalam mengenal lebih dekat tugas, fungsi, serta proses pelayanan pertanahan.
Peserta yang nantinya ditempatkan pada bidang Survei dan Pemetaan akan mendapatkan pengalaman terkait pekerjaan teknis pertanahan, termasuk proses pengukuran, pemetaan, pengolahan data, dan pekerjaan teknis lainnya sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, peserta pada bidang Administrasi dan Yuridis Pertanahan akan memperoleh pengalaman dalam mendukung proses administrasi serta memahami berbagai aspek yuridis yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan.
Keterlibatan peserta magang diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bagi para peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran dua arah. Para peserta dapat belajar mengenai budaya kerja, profesionalisme, kedisiplinan, dan pelayanan publik, sementara Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung mendapatkan energi serta perspektif baru dari generasi muda.
Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 190 orang, sementara hanya 50 peserta yang melanjutkan ke tahap wawancara. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus mengenal lebih dekat dunia pelayanan pertanahan.
Melalui proses seleksi yang dilakukan secara bertahap dan objektif, Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung akan memilih 13 peserta terbaik untuk mengikuti Program Magang Nasional sesuai dengan kebutuhan bidang yang telah ditetapkan.
Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan kompetensi, dan berkontribusi dalam mendukung pelayanan pertanahan yang semakin profesional dan berkualitas bagi masyarakat. (MRM/MK/AY)




















