JEMBER – Transformasi digital mulai menyentuh usaha kuliner di pelosok Kabupaten Jember. Tiga dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memberikan pendampingan digital kepada UMKM Bakso dan Mie Ayam Abah Sori di Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember, Kamis (16/7/2026).
Pendampingan tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengelolaan website sekaligus penyerahan website resmi UMKM kepada pemilik usaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema PKM Edukasi yang didanai melalui Hibah Internal dan dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur.
Program tersebut mengusung judul “Pendampingan Digital Empowerment UMKM Bakso & Mie Ayam Abah Sori Puger Jember melalui Pembuatan Website sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Lokal.” Kegiatan dipimpin Dra. Ec. Niniek Imaningsih, M.P., bersama Dr. Muhammad Syarofi, S.E., M.E., dan Angga Lisdiyanto, S.Kom., M.Kom. Tim juga melibatkan mahasiswa dalam proses pendampingan dan pelatihan.
UMKM Bakso dan Mie Ayam Abah Sori merupakan usaha kuliner milik Muhammad Ansori dan Erni Lestasi. Usaha tersebut telah berjalan sejak 2017 dan berkembang menjadi salah satu pilihan kuliner masyarakat di wilayah Grenden dan sekitarnya. Menu yang ditawarkan cukup beragam, antara lain bakso urat, bakso jumbo, bakso kuah pedas, serta mie ayam ceker. Harganya relatif terjangkau, mulai Rp5.000 hingga Rp12.000 per porsi. Dalam aktivitas usahanya, UMKM tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.
Perkembangan usaha juga ditandai dengan pembukaan dua cabang, masing-masing di wilayah Kasiyan, Jember, dan Kabupaten Pasuruan. Dengan omzet kotor yang disebut mencapai sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta per hari, usaha tersebut memiliki potensi pasar yang cukup besar. Namun, perkembangan usaha belum sepenuhnya diikuti dengan penguatan strategi pemasaran digital. Selama ini, promosi masih banyak mengandalkan rekomendasi pelanggan dari mulut ke mulut serta unggahan pelanggan melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan tim pengabdian memilih UMKM Abah Sori sebagai mitra dalam program digital empowerment. Ketua kegiatan, Dra. Ec. Niniek Imaningsih, M.P., mengatakan posisi usaha yang berada di tengah kawasan permukiman tidak menghalangi UMKM tersebut untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Bakso dan Mie Ayam Abah Sori berada di tengah desa dan permukiman warga, dengan jarak sekitar 11 kilometer dari kantor kecamatan.
Namun, usaha ini memiliki pangsa pasar yang luas. Saya berharap setelah diberikan pelatihan pengelolaan website, jumlah pelanggan dan jangkauan pemasarannya semakin meningkat,” ujarnya. Menurut Niniek, potensi yang dimiliki Abah Sori tidak hanya berasal dari harga yang terjangkau, tetapi juga cita rasa yang telah menjadi karakter produk. Lokasinya yang berada dekat jalan raya, masjid, dan permukiman warga turut menjadi modal penting dalam mempertahankan pelanggan.
Pemilik UMKM, Muhammad Ansori, menyambut positif pendampingan yang dilakukan tim UPN “Veteran” Jawa Timur. Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan perguruan tinggi terhadap perkembangan usaha kecil di daerah. “Kami mengucapkan terima kasih karena sudah berkenan datang ke tempat usaha kami, jauh-jauh dari Surabaya. Kami berharap website ini dapat membantu usaha kami semakin dikenal masyarakat,” kata Ansori.
Pelatihan pengelolaan website diikuti 11 karyawan UMKM, tiga dosen, serta dua mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur. Materi pelatihan disampaikan Angga Lisdiyanto, S.Kom., M.Kom., yang memberikan pemahaman teknis mengenai cara mengelola dan memperbarui informasi pada website. Angga menjelaskan, website dirancang dengan tampilan sederhana dan ringan sehingga dapat dioperasikan oleh karyawan tanpa membutuhkan kemampuan teknis yang kompleks.
“Website ini dirancang dengan mode yang ringan dan sederhana agar mudah digunakan oleh karyawan. Di dalamnya terdapat menu yang memuat pilihan makanan dan minuman beserta harga, lokasi usaha yang terhubung dengan Google Maps, profil pemilik dan karyawan, sejarah usaha, serta ruang bagi pelanggan untuk memberikan ulasan dan saran,” jelas Angga. Website tersebut juga mengintegrasikan informasi media sosial UMKM, termasuk akun TikTok, Instagram, serta layanan WhatsApp yang dapat digunakan pelanggan untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian secara resmi menyerahkan website baksoabahsori.com kepada pemilik UMKM. Satu orang karyawan ditunjuk sebagai administrator website untuk melakukan pembaruan informasi, termasuk menambahkan menu, harga, maupun informasi usaha lainnya. Antusiasme terlihat selama proses pelatihan. Para karyawan mengikuti pemaparan materi dari awal hingga akhir dan mencoba memahami tahapan pengelolaan website secara langsung. Bagi tim pengabdian, penyerahan website bukan menjadi akhir kegiatan. Kemampuan pengelola dalam memperbarui informasi secara mandiri dinilai menjadi bagian penting agar teknologi yang diberikan benar-benar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara pemilik, karyawan, dosen, dan mahasiswa. Tim pengabdian juga memberikan cendera mata berupa kaos polo berwarna merah dengan logo UPN “Veteran” Jawa Timur di bagian depan serta identitas Bakso dan Mie Ayam Abah Sori pada bagian belakang. Salah seorang karyawan, Siti Barokah, mengaku senang mendapatkan kaos tersebut. “Kaosnya bagus dan bisa dipakai untuk bekerja sehari-hari. Jadi kami juga terlihat lebih kompak,” ujarnya.
Melalui pendampingan tersebut, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap pemanfaatan teknologi digital tidak berhenti pada pembuatan website, tetapi dapat menjadi bagian dari pengelolaan usaha sehari-hari. Dengan pengelolaan yang konsisten, keberadaan website diharapkan membantu UMKM Abah Sori memperluas informasi mengenai produk, memudahkan pelanggan menemukan lokasi usaha, sekaligus memperkuat identitas usaha kuliner lokal Jember di tengah perkembangan ekonomi digital.
Penulis: Dra. Ec. Niniek Imaningsih, M.P., Dr. Muhammad Syarofi, S.E., M.E., Angga Lisdiyanto, S.Kom., (Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur)



















