Bantul (MAN 1 Yogya) — Nafisa Aliya Permana, murid kelas XI-E MAN 1 Yogyakarta, meraih juara pertama cabang catur tunggal putri dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) jenjang Madrasah Aliyah tingkat Kota Yogyakarta. Diikuti lima peserta, kompetisi ini mempertemukan pecatur dari sejumlah madrasah.
Prestasi Nafisa menarik perhatian karena ia mempersiapkan diri secara otodidak, tanpa bergabung dengan klub catur. Ia mengasah kemampuan melalui video pembelajaran di YouTube dan latihan di platform Chess.com.
Dalam pertandingan, Nafisa menerapkan prinsip-prinsip dasar catur yang menurutnya krusial, seperti menguasai empat petak tengah dan menyusun langkah-langkah progresif. Strategi tersebut menjadi bekal untuk mengembangkan permainan sekaligus mengantisipasi gerakan lawan.
“Suasana pertandingan menyenangkan, sebab saya mendapat banyak kenalan dan pelajaran baru,” ujar Nafisa.
Nafisa bukan kali pertama mengikuti kompetisi catur. Sebelumnya, ia pernah berlaga dalam PKM jenjang MA tingkat kota dan provinsi. Ia juga pernah mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat kota, meski belum berhasil lolos.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari prosesnya mengembangkan kemampuan. Saat bertanding, Nafisa menjaga konsentrasi dengan membangun keyakinan bahwa dirinya mampu meraih juara pertama. Namun, ia juga menyiapkan diri untuk belajar apabila hasil pertandingan belum sesuai harapan.
Rasa syukur menjadi hal yang paling ia rasakan setelah meraih juara.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur sebab apa yang baik dari saya asalnya dari Allah, dan yang kurang dari saya itu asalnya dari diri saya sendiri,” katanya.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian Nafisa. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, serta menghadapi kompetisi berikutnya dengan semangat dan sikap sportif.
“Kami mengapresiasi prestasi Ananda Nafisa yang berhasil meraih juara pertama catur putri pada PKM tingkat Kota Yogyakarta. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kemauan belajar, ketekunan, dan semangat untuk terus berkembang, murid dapat mengasah potensinya meskipun belajar secara mandiri. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Nafisa untuk terus berlatih dan meraih prestasi pada tingkat provinsi,” ujar Edi.
Nafisa kini menargetkan juara pertama cabang catur putri jenjang MA pada PKM tingkat Provinsi. Capaian di tingkat kota menjadi bekal untuk melanjutkan proses belajar dan mengasah strategi di pertandingan selanjutnya. (dee)





















