Bogor, 31 Agustus 2025 – Menciptakan pengalaman tamu yang berkesan tidak hanya sekadar menyediakan fasilitas berkualitas, tetapi juga membangun komunikasi yang bermakna. Wisma Bank Mandiri Cipayung Megamendung terus memperkuat kualitas layanannya dengan menerapkan komunikasi bisnis yang efektif sebagai strategi kunci untuk meningkatkan kepuasan tamu dan menjaga hubungan positif dengan para pengunjung.
Inisiatif ini diamati melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilakukan oleh Muhamad Dodi Akbar, seorang mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Djuanda Bogor pada 20 September sampai dengan 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berfokus pada analisis peran komunikasi bisnis dalam menciptakan pelayanan prima di Wisma Bank Mandiri Cipayung Megamendung.
Wisma Bank Mandiri Cipayung Megamendung yang berlokasi di kawasan Puncak Bogor, merupakan fasilitas akomodasi yang dikelola oleh PT Bank Mandiri Tbk yang mendukung kebutuhan karyawan aktif dan pensiunan Bank Mandiri untuk kegiatan resmi, rapat, program pelatihan, serta liburan pribadi. Melalui lingkungan layanan ini, komunikasi antara karyawan dan tamu menjadi unsur krusial dalam menciptakan kenyamanan, kepercayaan, dan kepuasan.
Komunikasi layanan di Wisma Bank Mandiri dilakukan melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Karyawan memberikan sapaan yang ramah, informasi yang jelas mengenai fasilitas dan peraturan, serta bantuan yang responsif terhadap kebutuhan tamu. Selain itu, komunikasi nonverbal seperti senyuman, kontak mata, sikap sopan, dan penampilan profesional juga berkontribusi dalam menciptakan pengalaman layanan yang positif.
Melalui komunikasi bisnis yang efektif, Wisma Bank Mandiri menunjukkan bahwa layanan yang unggul tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, tetapi juga oleh kemampuan karyawan untuk memahami kebutuhan tamu, memberikan informasi yang akurat, dan membangun interaksi yang positif. Komunikasi menjadi jembatan yang menghubungkan penyedia layanan dan tamu sekaligus memperkuat citra organisasi. Bapak Hans Bobby Dolly Junior selaku Koordinator Wisma Bank Mandiri menekankan peran penting pelatihan karyawan dalam memberikan layanan yang konsisten. “Komunikasi yang efektif, baik dalam menyambut tamu maupun menangani kebutuhan mereka, sangat penting untuk menjaga citra positif Wisma” ujarnya
Selain itu, pelatihan pelayanan prima sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas layanan. Salah satu karyawan yang pernah mengikuti pelatihan pelayanan prima yaitu Bapak Asep Sunendar menerangkan bahwa “pengalaman dari pelatihan tersebut sangat bermanfaat ketika diterapkan langsung di lapangan”. Ia juga menambahkan “komunikasi pelayanan tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap, ekspresi, dan perhatian serta memiliki inisiatif untuk mencari solusi terbaik terhadap kendala agar kebutuhan tamu tetap terpenuhi”.
Praktik Kerja Lapangan (KKL) ini dilaksanakan untuk menganalisis penerapan komunikasi bisnis dalam pelayanan prima di Wisma Bank Mandiri Cipayung Megamendung. Kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan pengetahuan akademis dengan praktik di tempat kerja serta memahami bagaimana strategi komunikasi mendukung kualitas layanan organisasi.
























