SORONG, PAPUA BARAT DAYA – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Papua Barat Daya terus mendapat dukungan dari dunia industri. PT United Tractors Tbk menunjukkan komitmennya melalui penyerahan bantuan satu unit kendaraan Isuzu D-Max dan satu unit generator set (genset) berkapasitas 5 kVA kepada SMK Modellink Kabupaten Sorong, Selasa (20/10/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) United Tractors melalui SOBAT dan UTFuture yang diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Kehadiran fasilitas praktik ini diharapkan mampu memperluas kesempatan belajar siswa sekaligus memperkuat keterhubungan antara kompetensi yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting mengingat pendidikan kejuruan membutuhkan dukungan sarana pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi industri. Melalui ketersediaan kendaraan dan genset sebagai media praktik, siswa SMK Modellink diharapkan memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih nyata, tidak hanya sebatas memahami konsep dan teori di ruang kelas.
SOBAT UT Perkuat Sinergi Sekolah dan Industri
Oscar Rio Ariyanto, Pendamping SOBAT UT Cabang Sorong, menjelaskan bahwa keterlibatan industri dalam pendidikan vokasi memiliki arti penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Menurut Oscar, keberadaan sarana praktik yang memadai dapat membantu sekolah mengembangkan proses pembelajaran yang lebih aplikatif. Namun, dukungan tersebut juga perlu diiringi dengan komitmen sekolah dalam mengoptimalkan fasilitas yang tersedia agar benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi siswa.
“Melalui program SOBAT UT, kami berharap hubungan antara dunia industri dan sekolah tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Yang lebih penting adalah bagaimana fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan siswa, memperkuat kompetensi guru, dan menghadirkan pengalaman belajar yang semakin dekat dengan dunia kerja,” ujar Oscar.
Ia menambahkan bahwa pendidikan vokasi yang berkualitas membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dunia industri dapat berkontribusi melalui dukungan fasilitas dan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi, sementara sekolah berperan memastikan seluruh dukungan tersebut terintegrasi dengan proses pembelajaran.
“Kami ingin siswa SMK memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal peralatan dan lingkungan kerja industri sejak masih berada di bangku sekolah. Harapannya, mereka tidak hanya siap secara keterampilan teknis, tetapi juga memiliki mentalitas belajar, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi ketika nantinya memasuki dunia kerja,” tambahnya.
Investasi Pendidikan untuk Masa Depan Papua Barat Daya
Branch Manager Head PT United Tractors Sorong, Ronald Prio Martono, menyampaikan bahwa bantuan peralatan praktik merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan sekolah mitra. Melalui program SOBAT dan UTFuture, United Tractors berupaya menghadirkan manfaat pendidikan yang dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Ronald berharap bantuan kendaraan dan genset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah, baik untuk kegiatan praktik siswa maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Dengan demikian, dukungan industri tidak hanya memberikan manfaat kepada peserta didik saat ini, tetapi juga kepada generasi berikutnya.
Sementara itu, Kepala SMK Modellink Kabupaten Sorong, Maskuri, S.H., M.Si.Gr., menyampaikan apresiasi kepada PT United Tractors atas kontribusinya terhadap pengembangan fasilitas pembelajaran. Ia menilai keterlibatan perusahaan merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi upaya peningkatan mutu pendidikan kejuruan.
Menurut Maskuri, sinergi antara sekolah, pemerintah, dan dunia industri perlu terus diperkuat agar pendidikan vokasi dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dukungan fasilitas praktik diharapkan menjadi salah satu faktor yang membantu peserta didik meningkatkan penguasaan keterampilan teknis sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Sorong, Ahmad Sutejo, S.Pd., yang memandang kontribusi perusahaan melalui program CSR sebagai bentuk keterlibatan nyata dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia daerah. Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus berkembang dan melibatkan semakin banyak perusahaan.
Dukungan tersebut turut mendapat perhatian dari Badan Pembina dan Pengembangan Potensi Yayasan Al Mubarakah, Dr. Arbangi, M.Si., serta Pengawas SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Siti Mariyam, S.E., M.A. Keduanya menekankan pentingnya kemitraan pendidikan dan industri dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperluas peluang pengembangan kompetensi peserta didik.
Dari Bantuan Fasilitas Menuju Penguatan Kompetensi
Penyerahan bantuan dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan yang meliputi penandatanganan berita acara serah terima, pengguntingan pita, dan pemecahan kendi. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan mitra dunia usaha dan lembaga, antara lain BVPV Sorong, Bank Papua, BMT QUM, dan PT Isuzu Sorong.
Melalui kerja sama ini, SMK Modellink memiliki peluang untuk mengembangkan kegiatan praktik yang lebih relevan dengan dunia industri. Pemanfaatan kendaraan Isuzu D-Max dan genset sebagai sarana pembelajaran diharapkan dapat mendukung peningkatan keterampilan siswa sekaligus memperkuat kemampuan guru dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi.
Kehadiran United Tractors melalui program SOBAT dan UTFuture sekaligus memperlihatkan bahwa kemitraan industri dengan sekolah kejuruan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan pendidikan daerah. Perusahaan tidak hanya berperan sebagai pihak yang membutuhkan tenaga kerja terampil, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung proses pembentukan kompetensi sejak peserta didik berada di bangku sekolah.
Ke depan, keberhasilan kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas praktik, melainkan juga dari peningkatan kualitas proses pembelajaran dan kesiapan lulusan. Dengan kemitraan yang berkelanjutan, SMK Modellink Kabupaten Sorong diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing untuk berkontribusi bagi kemajuan Papua Barat Daya.
























