Banda Naira, INFO_PAS – Terus memperkuat pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira memfasilitasi pelaksanaan ibadah Buka Usbu bagi Warga Binaan beragama Kristen, Senin (26/10). Ibadah dipimpin oleh Fritsky Evandro Latukolan, petugas pengamanan Lapas Bandanaira, bersama Warga Binaan yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat.
Ibadah Buka Usbu menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk berdoa bersama, mendengarkan firman Tuhan, serta mempererat kebersamaan dalam kehidupan rohani. Di tengah proses menjalani masa pembinaan, kegiatan ini diharapkan menjadi sumber penguatan iman sekaligus menumbuhkan harapan untuk terus memperbaiki diri dan menatap masa depan yang lebih baik.
Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kepribadian Warga Binaan. Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Warga Binaan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembinaan Warga Binaan. Saya berharap kegiatan ibadah seperti Buka Usbu dapat menjadi sarana untuk memperkuat iman, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta mendorong setiap Warga Binaan untuk terus melakukan perubahan positif dalam kehidupannya,” ujar Rustam.
Sementara itu, Fritsky Evandro Latukolan selaku pemimpin ibadah menyampaikan bahwa Buka Usbu bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperoleh penguatan rohani dalam menjalani kehidupan.
“Melalui ibadah Buka Usbu ini, kita diingatkan untuk senantiasa mengandalkan Tuhan, menjaga iman, dan menjadikan firman-Nya sebagai pedoman hidup. Saya berharap kebersamaan dalam ibadah ini dapat menguatkan setiap Warga Binaan untuk terus bertumbuh secara rohani, memiliki harapan, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari,” ungkap Fritsky.
Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira terus berkomitmen mendukung pemenuhan kebutuhan spiritual Warga Binaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Pembinaan kerohanian diharapkan tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran diri, membangun karakter positif, serta menjadi bekal bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (Humas/Noor)






















