Bengkulu – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, mengikuti kegiatan entry meeting dan wawancara dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perbaikan Tata Kelola Layanan Keimigrasian dan Pemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, H. Abdullah Rasyid, di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Aris Munandar, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Provinsi Bengkulu, serta jajaran petugas dari kedua bidang tersebut.
Pelaksanaan entry meeting dan wawancara ini menjadi bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi untuk meninjau pelaksanaan tata kelola layanan keimigrasian dan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran satuan kerja untuk menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan layanan, kondisi di lapangan, serta berbagai upaya perbaikan yang telah dilakukan.
Keikutsertaan Kalapas Bengkulu dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung evaluasi tata kelola layanan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan berbagai masukan dan hasil evaluasi dapat menjadi bahan perbaikan dalam penyelenggaraan layanan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bagi Lapas Kelas IIA Bengkulu, monitoring dan evaluasi menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat.
Melalui sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tata kelola layanan yang semakin baik serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.
#2TahunGerakNyata























