Bengkulu – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu menerima kunjungan jajaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bengkulu yang diwakili Pimpinan Cabang Bambang Wiyadi dan Manager Konsumer Rina Purnawan Sari, Selasa (27/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan profesional dengan menekankan pentingnya komunikasi terbuka, koordinasi, serta hubungan kerja yang positif antara kedua institusi.
Bagi Bapas Kelas I Bengkulu, membangun hubungan dengan mitra eksternal merupakan bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Sinergi dengan sektor perbankan seperti BRI berpotensi membuka ruang kerja sama yang mendukung pelayanan publik, termasuk peluang pemberdayaan Klien Pemasyarakatan sesuai kebutuhan, program yang disepakati, dan kewenangan masing-masing pihak.
Klien Pemasyarakatan, khususnya mereka yang sedang menjalani program integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), membutuhkan dukungan untuk membangun kembali kehidupan sosial yang produktif. Akses terhadap informasi, pendampingan, serta peluang peningkatan kemandirian ekonomi dapat menjadi bagian penting dalam membantu mereka kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Dalam konteks tersebut, komunikasi antara Bapas dan BRI berpotensi menjadi pintu awal untuk menjajaki bentuk kolaborasi yang relevan, seperti edukasi keuangan, pengenalan layanan perbankan, maupun dukungan pengembangan usaha bagi Klien Pemasyarakatan apabila disepakati bersama. Namun, bentuk kerja sama tersebut tetap memerlukan pembahasan lebih lanjut agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menyampaikan bahwa hubungan kelembagaan yang baik merupakan modal penting untuk membangun pelayanan yang semakin responsif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Bapas tidak dapat bekerja sendiri dalam mendukung keberhasilan pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Kami terbuka terhadap komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, untuk menjajaki peluang yang dapat mendukung kemandirian klien serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tentunya, setiap bentuk kerja sama akan dilaksanakan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing,” ujar Aidil.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi lintas sektor perlu dibangun berdasarkan prinsip profesionalisme, integritas, transparansi, dan akuntabilitas agar memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
Melalui kunjungan ini, Bapas Kelas I Bengkulu berharap komunikasi dengan BRI Cabang Bengkulu dapat terus terjalin dan berkembang menjadi kolaborasi yang produktif. Hubungan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi antarlembaga, tetapi juga membuka peluang dukungan bagi Klien Pemasyarakatan untuk meningkatkan kemandirian dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Bapas Kelas I Bengkulu berkomitmen untuk terus membangun kemitraan yang konstruktif dengan berbagai unsur, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Dengan kolaborasi yang tepat, pelayanan pemasyarakatan diharapkan semakin berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.(IH)























