Pendidikan anak tidak hanya berlangsung di ruang kelas formal. Lingkungan masyarakat juga dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, mengeksplorasi hal baru, dan mengembangkan kemampuan diri. Upaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan tersebut dilakukan melalui program Sekolah Nusantara yang diselenggarakan oleh Komunitas Senyum Anak Nusantara (SAN) Chapter Salatiga di Rumah Baca Oase Salatiga.
Sekolah Nusantara merupakan salah satu program unggulan SAN Salatiga yang dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan dengan total 6 kali pertemuan. Berdasarkan proposal kegiatan, program ini membawa misi 3M yaitu Menginspirasi, Mengedukasi, dan Memotivasi anak-anak Nusantara. Program ini juga bertujuan mengembangkan pengetahuan, karakter, dan keterampilan anak melalui pendekatan STAM (Science, Technology, Art and Mathematics).
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Nusantara menghadirkan rangkaian kegiatan belajar yang dirancang untuk memberikan pengalaman baru kepada anak-anak. Nopal, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa setiap pertemuan memiliki materi dan kegiatan yang berbeda.
“Untuk Sekolah Nusantara ini ada 6 kali pertemuan setiap pertemuan itu materinya berbeda-beda dan setiap pertemuan pasti ada keseruan berbeda dari materi-materi tersebut”, ucap Nopal.
Pada tiga pertemuan awal, anak-anak telah mengikuti kegiatan seni, matematika, dan sains. Dalam kegiatan seni anak-anak diajak menuliskan cita-cita dan harapan serta mengenali hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk meraihnya. Sementara itu, materi matematika mengenalkan bilangan, sedangkan kegiatan sains memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mencoba eksperimen baru.
Beragam kegiatan tersebut juga melibatkan relawan yang mendampingi anak-anak selama proses belajar. Angel, salah satu relawan Sekolah Nusantara, menilai bahwa kegiatan kreatif dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam dibandingkan pembelajaran yang hanya berfokus pada materi di ruang kelas.
“Kayaknya inovasi deh, Kak. Jadi kayak berbagai cara pembelajaran dari sekolah yang monoton itu kita bisa kembangkan ke adik-adik lebih kreatif. Jadi mereka iya mereka bisa menerimanya dengan lebih berwarna gitu loh, Kak,” ujar Angel.
Kegiatan Sekolah Nusantara berlangsung di Rumah Baca Oase, sebuah taman bacaan masyarakat yang berdiri sejak 24 September 2017. Septiana Rantika Ningrum, ketua TBM Rumah Baca Oase, menjelaskan bahwa tempat tersebut telah memiliki kegiatan rutin berupa bimbingan belajar bagi anak-anak jenjang SD/MI hingga SMP. Selain itu, anak-anak juga dapat membaca dan meminjam buku.
“Kegiatan rutin selama 9 tahun kegiatan harian itu ada bimbingan belajar untuk anak-anak dari jenjang SD/MI sampai tingkat SMP untuk bimbingan belajar, kalo untuk kegiatan lain kegiatan umum yaa seperti apa namanya baca buku terus pinjam itu kami setiap hari buka selama tidak ada kesibukan setiap hari jam berapapun disini buka,”ujar Septiana.
Menurut Septiana, kerja sama dengan SAN berawal dari keinginan pihak TBM untuk meningkatkan kualitas kegiatan dan memberikan dampak positif bagi anak-anak. Setelah melihat proposal yang ditawarkan, ia menilai bahwa rangkaian kegiatan Sekolah Nusantara dapat membantu mengembangkan kemampuan anak-anak sekaligus menambah variasi kegiatan di TBM.
“Itu sebagai jembatan untuk saya untuk bisa membantu anak-anak di sekitar adanya bantuan dari SAN itu, jadi untuk meningkatkan juga kualitas anak-anak di sini, mengembangkan apa yang dimiliki, setidaknya membantu peningkatan kualitas lah di TBM,” ungkap Septiana.
Selama pelaksanaan program, Septiana melihat bahwa program Sekolah Nusantara tidak hanya menghadirkan materi pembelajaran yang beragam, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan semangat anak-anak untuk mengikuti kegiatan. Menurutnya, cara belajar yang diselingi permainan membuat anak-anak tidak mudah bosan.
“Terus dari program SAN juga saya melihat itu mengajarkan ke anak tentang kebersamaan. Terus mereka juga cara mengajarkannya itu tidak monoton, ada ice breaking, ada permainan, dan itu yang membuat ohh yaa itu bagus jadi anak-anak itu tidak bosan dan ada semangat untuk datang lagi karena memang hal-hal baik yang diajarkan,” kata Septiana.
Melalui Sekolah Nusantara, SAN Chapter Salatiga bersama Rumah Baca Oase berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi anak-anak. Antusiasme peserta dan dukungan pengelola TBM menjadi bagian dari upaya tersebut. Keberlanjutan program dan kolaborasi antarkomunitas diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan diri.

























