Official Whatsapp
  • Contact Us
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Ditayangkan?
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Humaniora

Satu Postingan, Seribu Hujatan

Ketika Opini Jadi Alasan Permusuhan

Aisyah Tri Rusminingsih by Aisyah Tri Rusminingsih
12 May 2025
in Humaniora
A A
0
gambar artikel
879
SHARES
1.3k
VIEWS

Di era digital ini, setiap orang memiliki panggung. Melalui media sosial, siapa pun dapat menyuarakan opini, dari yang paling masuk akal sampai yang paling kontroversial. Namun di balik kebebasan berekspresi ini, ada bahaya yang mengintai yakni polarisasi sosial yang semakin menguat. Dunia maya berubah jadi medan perang opini, bukan menjadi ruang diskusi.

Fenomena “cancel culture” menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan pandangan dapat berujung pada perpecahan. Seseorang mengunggah opini pribadi tentang gaya hidup, cara berpakaian, atau nilai moral tertentu, lalu tiba-tiba diserang habis-hadapatn oleh warganet. Tak jarang, mereka bukan hanya dikritik, tapi juga diboikot, dihujat, bahkan kehilangan pekerjaan atau dukungan publik. Yang lebih mengkhawatirkan, serangan itu bukan hanya karena kesalahan besar, tapi kadang hanya karena perbedaan pandangan yang seharusnya dapat ditoleransi.

Adanya media sosial memperburuk situasi tersebut. Algoritma cenderung menunjukkan konten yang kita sukai, membuat kita hanya melihat dunia dari sudut pandang yang sempit. Kita merasa didukung, merasa benar, dan menganggap pandangan berbeda sebagai ancaman. Ketika orang lain berpikir atau hidup berbeda, mereka tidak lagi dianggap “berbeda”, tapi “salah”. Polarisasi pun tak terhindarkan.

Polarisasi ini bukan hanya soal politik. Di TikTok dan X, kita dapat melihat bagaimana masyarakat terpecah dalam dua kubu soal cara berpakaian, kebebasan berekspresi, atau nilai-nilai budaya. Di satu sisi, ada yang menjunjung tinggi kebebasan dan menganggap setiap orang berhak mengekspresikan dirinya. Di sisi lain, ada yang merasa nilai-nilai moral dan budaya lokal harus dijaga dan dihormati. Masalahnya, kedua sisi seringkali tidak mau saling mendengar, sehingga terjadi bukan dialog, tapi saling serang.

Padahal, Indonesia dibangun di atas semangat keberagaman. Pancasila sendiri mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah. Polarisasi sosial, jika dibiarkan dapat merusak integrasi nasional. Ketika masyarakat terus-menerus bertengkar tentang siapa yang paling benar, rasa kebersamaan sebagai bangsa perlahan memudar. Kita mulai lebih peduli pada kelompok kita sendiri dan lupa bahwa kita bagian dari satu negara yang sama.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 10 23 at 4.44.22 PM

Teknologi Maju, Akhlak Jangan Layu

26 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 16 at 8.00.37 AM

Seporsi Nasi Padang Sebelum Wafat

17 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 09 at 4.37.19 PM

Merawat Bumi, Menjaga Amanah dari Allah

10 October 2026
buletin

Oportunis dalam Kebaikan sebagai Manifestasi dari Jiwa yang Merdeka

21 August 2026

Di tengah situasi ini, penting bagi kita untuk mempraktikkan toleransi digital. Kebebasan berpendapat harus diiringi dengan kesadaran bahwa orang lain pun punya hak yang sama. Tidak semua hal harus disetujui, tapi semua orang berhak untuk dihargai. Perbedaan pandangan bukan alasan untuk memecah belah, tapi peluang untuk saling memahami. Solusi dari polarisasi sosial ini bukan membungkam opini, tapi membangun budaya diskusi. Kita perlu belajar untuk tidak reaktif, untuk bertanya sebelum menghakimi, dan untuk membedakan kritik dengan serangan pribadi. Di sisi lain, saat menyuarakan pendapat, kita juga harus siap menerima tanggapan, bahkan yang berbeda dari kita.

Integrasi nasional tidak hanya dibangun lewat kebijakan pemerintah atau kampanye persatuan, tetapi juga lewat sikap kita sehari-hari di media sosial. Saat kita memilih untuk tidak menghakimi, untuk memberi ruang pada yang berbeda, dan untuk berdialog dengan terbuka, di situlah Indonesia menjadi lebih kuat dan sejahtera.

Di tengah gempuran opini yang tak ada habisnya, kita perlu kembali bertanya pada diri sendiri: apakah kita ingin membangun bangsa yang saling memahami, atau bangsa yang saling menjatuhkan hanya karena opini pribadi?

 

    Share352Tweet220Share62Pin79SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Dugaan Pelecehan Anak di Wonosobo, Warga Desak Proses Hukum Tegas

    Next Post

    Universitas Muslim Maros Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2025–2026

    Aisyah Tri Rusminingsih

    Aisyah Tri Rusminingsih

    Aisyah Tri Rusminingsih, mahasiswi program studi Teknik Kimia Universitas Internasional Semen Indonesia. Ia sangat tertarik dalam karya tulis. Lahir pada 28 Mei 2006 dan memiliki kegemaran tersendiri terhadap warna hitam.

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 10 23 at 4.44.22 PM

    Teknologi Maju, Akhlak Jangan Layu

    26 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 16 at 8.00.37 AM

    Seporsi Nasi Padang Sebelum Wafat

    17 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 09 at 4.37.19 PM

    Merawat Bumi, Menjaga Amanah dari Allah

    10 October 2026
    buletin

    Oportunis dalam Kebaikan sebagai Manifestasi dari Jiwa yang Merdeka

    21 August 2026
    Next Post
    Universitas Muslim Maros Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2025–2026

    Universitas Muslim Maros Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Akademik 2025–2026

    Sewa mobil dengan supir jakarta

    Warga Jakarta Kini Bisa Liburan Tanpa Drama: Sewa Mobil + Supir dari Fajar Rent Car Jadi Solusi!

    Half Marathon 2025

    Kembali ke Jalur: Half Marathon Purwokerto 2025 “Hadirkan Energi Baru

    Picsart 25 05 10 19 44 17 864

    Generasi Z Jangan Sampai Kudet! Komunitas Ini Jadi Pintu Gerbang Masuk Dunia Kripto yang Seru!

    images 2

    Energi : PLTU Mimpi buruk bagi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Desain Tanpa Judul 42

    Bapas Bengkulu Perkuat Peran Masyarakat, Kelayan Binter Disiapkan Jadi Jembatan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

    29 October 2026
    Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berkolaborasi bersama petugas gabungan melakukan kegiatan penertiban juru parkir liar yang muncul di kawasan Kota Lama Surabaya
Sumber: https://jatim.antaranews.com/

    Parkir Rp10.000 dan Pertanyaan tentang Keadilan di Jalanan Surabaya

    29 October 2026
    Kegiatan Transaksi Jual Beli, Melalui Program ZMart BAZNAS Dorong Peningkatan Omzet Usaha Mustahik Binaan Baznas
Sumber: https://baznas.go.id/

    Dari Sekantong Beras ke Toko Kecil: Menimbang Zakat Produktif

    29 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 29 at 14.11.29

    Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Mojokerto Tingkatkan Deteksi Dini Lewat Pemeriksaan Kamar

    29 October 2026
    KH. Muhammad Hasyim Syafa'at  memberikan nasehat kepada Alumni Pondok Pesantren Darussalam Banyuwangi dalam Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sumber: Dokumen Pribadi Alumni 2026

    Dari Subuh Berjamaah hingga Mendoakan Anak, Pesan KH. Muh. Hasyim Syafa’at

    29 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 28 at 17.40.01

    SAPA DESA di Desa Sumber Rejeki

    29 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita