Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

Santriwati di era AI belajar teknologi, kepemimpinan dan literasi digital untuk memimpin masa depan

Warta Vokasi by Warta Vokasi
20 August 2026
in Profil
A A
0
Santriwati di era AI belajar teknologi, kepemimpinan dan literasi digital untuk memimpin masa depan — Ahmad Madani
852
SHARES
1.2k
VIEWS

Tabayyun dapat menjadi fondasi literasi digital bagi santriwati di tengah maraknya hoaks, deepfake, manipulasi konten, dan informasi keliru yang dihasilkan Artificial Intelligence.

LAMPUNG, 19 Agustus 2026 — Kemampuan menggunakan AI harus diikuti dengan kemampuan memeriksa informasi, membandingkan sumber, berpikir kritis, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Madani dalam kegiatan “Menjadi Santriwati di Era AI: Cerdas Teknologi, Siap Memimpin Masa Depan” di Pesantren Diniyyah Putri Lampung, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurutnya, literasi digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan perangkat dan aplikasi. Literasi digital juga mencakup kemampuan membedakan informasi yang benar, keliru, manipulatif, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Mengapa Informasi dari AI Tidak Boleh Langsung Dipercaya?

Artificial Intelligence mampu menjawab pertanyaan dengan bahasa yang terlihat meyakinkan. Namun, sistem AI juga dapat menghasilkan informasi yang tidak akurat atau tidak didukung sumber yang benar.

Kondisi tersebut sering disebut sebagai AI hallucination.

Di luar AI, pengguna internet juga menghadapi hoaks, deepfake, gambar manipulatif, video palsu, judul provokatif, dan informasi yang dipotong dari konteksnya.

Karena itu, kemampuan menggunakan AI belum cukup apabila seseorang tidak mempunyai kebiasaan memeriksa informasi.

Prinsip Tabayyun Sangat Relevan di Era Digital

Ahmad Madani menjelaskan bahwa pesantren telah mempunyai konsep yang sangat relevan dengan literasi digital, yaitu tabayyun.

Tabayyun berarti memeriksa dan tidak tergesa-gesa mempercayai atau menyebarkan informasi.

“Di era digital, bentuk kecerdasan tertinggi terkadang bukan kecepatan menjawab atau membagikan informasi, tetapi keberanian untuk berhenti dan memeriksanya terlebih dahulu,” ujar Ahmad Madani.

Ia memperkenalkan dua metode sederhana untuk membantu santriwati menggunakan informasi dan AI secara lebih kritis.

Dua Santriwati Menggunakan AI dengan Cara Berbeda

Ahmad Madani menggambarkan dua santriwati bernama Aisyah dan Zahra yang mendapat tugas tentang pencemaran lingkungan.

Aisyah meminta AI membuatkan tugas, kemudian menyalin seluruh jawabannya tanpa membaca, memeriksa data, atau memahami isinya.

Secara teknis, tugas Aisyah selesai. Namun, proses belajarnya belum tentu terjadi.

Zahra juga menggunakan AI, tetapi dengan cara berbeda.

Ia meminta AI membantu menjelaskan penyebab pencemaran, jenis limbah, dampak kesehatan, dan pertanyaan untuk observasi. Setelah itu, Zahra melihat kondisi lingkungan, mengambil foto, berbicara dengan warga, mencatat data, serta membandingkan temuan dengan informasi lain.

Zahra menggunakan AI untuk memperkuat proses berpikir, bukan menggantikan pikirannya.

Metode STOP untuk Memeriksa Informasi

Ahmad Madani memperkenalkan metode STOP sebagai panduan literasi digital:

S — Source

Periksa sumber informasi. Apakah identitas sumber jelas dan mempunyai kredibilitas?

T — Think

Pikirkan apakah informasinya masuk akal. Jangan mudah percaya hanya karena sebuah judul menimbulkan rasa marah, takut, atau kagum.

O — Observe

Perhatikan kejanggalan pada foto, video, bahasa, angka, konteks, atau sumber yang digunakan.

P — Pause

Berhenti sebelum membagikan. Tidak semua informasi perlu langsung diteruskan.

Metode tersebut membantu santriwati membawa prinsip tabayyun ke ruang digital.

Tanya, Periksa, Bandingkan, Gunakan

Selain STOP, santriwati juga diperkenalkan pada pola penggunaan AI:

Tanya → Periksa → Bandingkan → Gunakan

AI dapat digunakan untuk memperoleh penjelasan dan perspektif awal.

Jawaban tersebut kemudian diperiksa, dibandingkan dengan buku, guru, referensi lain, dan sumber yang tepercaya. Setelah dinilai relevan serta akurat, barulah informasi digunakan.

Dengan pendekatan tersebut, AI ditempatkan sebagai partner, bukan otoritas tunggal.

“Gunakan AI untuk membantu berpikir, bukan untuk menggantikan berpikir,” tegas Ahmad Madani.

Critical Thinking Lebih Penting daripada Sekadar Prompt

Kemampuan membuat prompt memang berguna. Namun, keterampilan terpenting dalam menggunakan AI adalah kemampuan menentukan pertanyaan yang tepat, memeriksa jawaban, melihat konteks, dan mengambil keputusan.

Baca Juga

IMG 20261004 WA0015

PSHW TM Lamongan di TM Fighter Raih Medali di Ajang IPSI Lamongan Megilan Cup 2026

4 October 2026
Para peserta Simfoni 1001 Pembatik yang berlangsung di LOTENG – Multi Purpose Venue, THE 1O1 Yogyakarta Tugu (Doc. 101)

Simfoni 1001 Pembatik Hadirkan Pengalaman Membatik bagi Tamu Hotel di Yogyakarta

3 October 2026
1791031960264

PSHW TM Lamongan Tampilkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026

3 October 2026
images

LPEU MUI Siapkan Platform E-Commerce untuk Buka Pasar UMKM

3 October 2026

Alur penggunaan AI yang disarankan adalah:

Manusia berpikir → AI membantu → Manusia memeriksa → Manusia memutuskan

Bukan:

AI menjawab → Manusia copy-paste

Santriwati perlu memahami bahwa teknologi dapat membantu pekerjaan, tetapi tanggung jawab terhadap hasil tetap berada pada manusia.

Adab Menjadi Kompas Literasi Digital

Literasi AI tidak hanya berbicara tentang kemampuan mengoperasikan teknologi.

Literasi AI juga membutuhkan kejujuran, kehati-hatian, tanggung jawab, dan kesadaran mengenai dampak informasi terhadap orang lain.

Pesantren mempunyai modal kuat untuk membangun literasi digital karena nilai tabayyun, adab, dan amanah telah menjadi bagian dari pendidikan santriwati.

“Teknologi adalah alat. Nilai menjadi sistem operasi yang menentukan untuk apa teknologi tersebut digunakan,” kata Ahmad Madani.

Dengan menggabungkan kemampuan teknologi dan tabayyun, santriwati diharapkan tidak hanya menjadi pengguna AI yang terampil, tetapi juga pengguna yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab.

Tentang Ahmad Madani

Ahmad Madani merupakan praktisi pemasaran dan vokasi, trainer, konsultan, Guru & Narasumber tamu SMK Pemasaran terbaik di Indonesia, dan content creator. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KOMISI, Co-Founder AGMARI, serta Juri LKS-Dikmen bidang Pemasaran Digital Nasional.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui ahmadmadani.id.

    Tags: AIDigitalEra AIkepemimpinanliterasi digitalSantriwatiteknologi
    Share341Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
    Previous Post

    Sekolah Kritis LKP2M Bangun Nalar Kritis sebagai Fondasi Budaya Intelektual Mahasiswa

    Next Post

    Sempurnakan Penjaminan Mutu, PPIAUD Wilayah IV Tuntaskan Pendataan Akreditasi Prodi PIAUD se-Jawa Timur

    Warta Vokasi

    Warta Vokasi

    Lensa informasi dunia SMK, kompetensi pemasaran, dan tren digital. Mengabarkan aksi nyata dari lapangan untuk kemajuan pendidikan vokasi Indonesia.

    Related Posts

    IMG 20261004 WA0015

    PSHW TM Lamongan di TM Fighter Raih Medali di Ajang IPSI Lamongan Megilan Cup 2026

    4 October 2026
    Para peserta Simfoni 1001 Pembatik yang berlangsung di LOTENG – Multi Purpose Venue, THE 1O1 Yogyakarta Tugu (Doc. 101)

    Simfoni 1001 Pembatik Hadirkan Pengalaman Membatik bagi Tamu Hotel di Yogyakarta

    3 October 2026
    1791031960264

    PSHW TM Lamongan Tampilkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026

    3 October 2026
    images

    LPEU MUI Siapkan Platform E-Commerce untuk Buka Pasar UMKM

    3 October 2026
    Next Post
    Gemini Generated Image qw0vz6qw0vz6qw0

    Sempurnakan Penjaminan Mutu, PPIAUD Wilayah IV Tuntaskan Pendataan Akreditasi Prodi PIAUD se-Jawa Timur

    Mahasiswa KKN MMK UIN Walisongo melaksanakan senam bersama ibu-ibu Dusun Kapuhan

    Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hidupkan Gaya Sehat, Ajak Ibu-Ibu Dusun Kapuhan Senam Rutin

    1001623844 1

    LKP2M Dorong Kualitas Publikasi Ilmiah, Tim Redaksi Jurnal LoroNG Ikuti Webinar Nasional Strategi Akselerasi Akreditasi SINTA 2026

    WhatsApp Image 2026 08 20 at 08.17.26

    Lapas Bandanaira Gandeng Koramil 1502-01/Banda Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan Peserta Magang

    IMG 20260803 WA00731 1

    Mahasiswa KKN Tematik 42 Undip Mengedukasi Warga Desa Sukorejo Tentang AI Dan Pencegahan Hoaks

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Sumber : Mayora Indah

    Analisis Kelayakan Bisnis PT Mayora Indah Tbk

    4 October 2026
    ilustrasi souvenir 20kb

    Produksi dan Penjualan Souvenir Pernikahan dalam Perspektif Ekonomi Mikro

    4 October 2026
    9e03a2dd ea30 47df be25 71ceb6fafe8f

    Mahasiswa Teknik Informatika di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

    4 October 2026
    IMG 20261004 WA0015

    PSHW TM Lamongan di TM Fighter Raih Medali di Ajang IPSI Lamongan Megilan Cup 2026

    4 October 2026
    Pemateri workshop, Anies Listyowowati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi penulisan buku ajar perguruan tinggi kepada dosen peserta workshop di Ruang Seminar Aboesono, FEB UPN “Veteran” Jawa Timur. Sumber: Dokumentasi Ardyan Wicaksana

    Dosen Jangan Takut Menulis Buku, Bakat Cuma Berpengaruh 20%

    4 October 2026
    Akuntansi Manajemen

    Menjadi Manajer Keuangan untuk Diri Sendiri

    4 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Square Media Wanita
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita