Magelang – Mahasiswa KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) UIN Walisongo Semarang menginisiasi kegiatan senam sore bersama ibu-ibu di Dusun Kapuhan sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat (14/8/2026)
Program senam sore ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesehatan fisik. Dengan mengusung konsep sederhana namun bermanfaat, kegiatan ini dirancang agar dapat diikuti oleh berbagai kalangan, khususnya ibu-ibu yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga.
Pelaksanaan senam dilakukan di area terbuka yang mudah dijangkau warga. Mahasiswa KKN bertindak sebagai instruktur yang memandu gerakan-gerakan senam dengan iringan musik yang energik. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, terlihat dari antusiasme peserta yang mengikuti setiap gerakan dengan penuh keceriaan.
Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antarwarga. Ibu-ibu yang sebelumnya jarang berinteraksi kini memiliki wadah untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menjalin kebersamaan. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri dari program yang dijalankan oleh mahasiswa KKN.
Menurut salah satu peserta, kegiatan senam ini sangat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh di tengah kesibukan sehari-hari. Bahkan ada salah satu warga dengan sukarela menjadi instruktur senam kedepannya “Saya ada rekomendasi senam mbak, minggu depan boleh saya yang memimpin”, ucap salah beliau. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut meskipun masa KKN telah selesai. Respon positif dari masyarakat menjadi indikator bahwa program ini memberikan dampak nyata.
Mahasiswa KKN MMK UIN Walisongo berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan Dusun Kapuhan. Dengan rutin berolahraga, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah berbagai penyakit.
Melalui kegiatan sederhana seperti senam bersama, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.

























