Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Nasional

OR Arbastra BRIN Ungkap Peran Perdagangan Rempah dalam Pembentukan Identitas Kota Padang

Perdagangan Rempah dan Terbentuknya Masyarakat Majemuk di Kota Padang

LADOFA DOREDO by LADOFA DOREDO
7 July 2025
in Nasional
A A
0
OR Arbastra BRIN ungkap peran perdagangan rempah dalam pembentukan identitas Kota Padang. (Dok. Istimewa)

OR Arbastra BRIN ungkap peran perdagangan rempah dalam pembentukan identitas Kota Padang. (Dok. Istimewa)

856
SHARES
1.2k
VIEWS

Siaran-berita.com, Padang – Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (OR Arbastra) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru saja menyelesaikan Riset Rumah Program Budaya Berkelanjutan yang berlangsung dari 25 Juni hingga 4 Juli 2025 di Kota Padang. Program tersebut bertujuan untuk meneliti lebih dalam mengenai Perdagangan Rempah dan Terbentuknya Masyarakat Majemuk di Kota Padang, Sumatra Barat.

Penelitian yang diketuai oleh Iim Imadudin, S.S., M.Hum. dari Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah BRIN, dengan anggota tim peneliti yang terdiri dari Lia Nuralia, S.S., M.Hum (Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah BRIN), Dra. Zusneli Zubir, M.Hum (Pusat Riset Khazanah Keagamaan dan Peradaban BRIN), Dr. Astyka Pamumpuni (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung), dan Prof. Dr. Phil. Gusti Asnan (Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas), telah menggali berbagai aspek sejarah dan budaya yang membentuk identitas sosial Kota Padang.

Jejak Perdagangan Rempah dan Masyarakat Majemuk

Iim Imadudin menyampaikan kepada awak media pada Senin (7/7/2025) bahwa penelitian tersebut bertujuan untuk menelusuri jejak perdagangan rempah di Kota Tua Padang, mengidentifikasi pengaruh perdagangan terhadap terbentuknya masyarakat majemuk, serta menganalisis interaksi budaya yang terjadi akibat perdagangan rempah. Dampaknya terhadap struktur sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Padang pun menjadi fokus utama. Bagian Kota Padang yang dulunya menjadi pusat perdagangan kini dikenal sebagai Kota Tua Padang atau Padang Lama, yang terletak di sepanjang tepi Sungai Batang Arau, lokasi yang sangat strategis untuk aktivitas perdagangan masa lalu.

Secara administratif, kawasan Kota Tua Padang mencakup dua kecamatan: Kecamatan Padang Barat dan Kecamatan Padang Selatan. Selain menjadi saksi perkembangan ekonomi, kawasan tersebut juga menjadi titik pertemuan berbagai budaya dan etnis yang membentuk identitas sosial Kota Padang. Kelompok etnis seperti Minangkabau, Nias, Cina, India, Eropa, dan Jawa berkembang di kawasan tersebut, beriringan dengan sejarah perdagangan rempah di Nusantara yang menjadikan Padang sebagai salah satu pusat interaksi antarbangsa.

Perdagangan Rempah: Pemicu Masyarakat Majemuk

Perdagangan rempah memiliki peran penting dalam terbentuknya masyarakat majemuk di Padang. Melalui studi tentang migrasi, kolonialisme, dan interaksi budaya, diketahui bahwa perdagangan rempah tidak hanya membawa komoditas, tetapi juga mendorong migrasi dan pencampuran budaya yang kompleks. Studi tersebut mengungkapkan bahwa pluralitas etnis di Padang, meskipun dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan politik kolonial, telah menciptakan identitas sosial yang unik di kota tersebut.

Keberagaman etnis tersebut dapat dilihat melalui berbagai tinggalan budaya material (tangible culture) dan non-material (intangible culture) yang ditemukan di kawasan Kota Tua Padang. Tinggalan budaya material, seperti bangunan tua sebagai rumah ibadah, rumah tinggal, bekas gudang perdagangan dan kantor administrasi, serta artefak lain seperti peralatan rumah tangga, perlengkapan sembahyang, koin kuno, dan manuskrip tua, menjadi saksi bisu dari interaksi berbagai kelompok etnis dan budaya. Bangunan-bangunan tua tersebut menggambarkan gaya arsitektur khas masing-masing kelompok etnis, sedangkan artefak-artefak lainnya menambah bukti nyata keberadaan mereka di wilayah tersebut.

Pendekatan Etnoarkeologi dan Penemuan Menarik

Pendekatan etnoarkeologi dalam penelitian OR Arbastra – BRIN tersebut memberikan wawasan yang mendalam tentang integrasi dan asimilasi budaya dalam masyarakat majemuk. Studi tersebut menjelaskan bagaimana artefak dan pola perilaku yang teridentifikasi menunjukkan pengaruh lintas budaya serta adaptasi lokal terhadap pengaruh eksternal. Selain itu, warisan budaya bersama turut membentuk identitas kolektif Kota Padang yang terus hidup hingga saat ini.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 09 08 at 15.28.37

Persiapan Rakernis, Lapas Ternate Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Kanwil Ditjenpas Malut

8 September 2026
Lapas Bengkulu, Ditjen Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pelantikan, Pimpinan Tinggi Pratama, Pemasyarakatan, Bengkulu, ASN

Perkuat Tata Kelola, Lapas Bengkulu Ikuti Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

8 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 08 at 09.19.54

Kantor Pertanahan Kabupaten Way Kanan menyerahkan Sertipikat Tanah Wakaf kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan

8 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 08 at 09.27.59

Lapas Bandanaira Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana dengan Pos SAR Banda

8 September 2026

Selama riset di Kota Tua Padang, tim OR Arbastra – BRIN menemukan berbagai artefak menarik yang mencerminkan kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat masa lalu. Temuan tersebut antara lain termasuk peralatan rumah tangga, alat musik, perlengkapan sembahyang, patung dewa, koin kuno, guci, paspor tahun 1926, bukti pembayaran pajak tahun 1921, surat nikah, kotak kayu tempat piring hingga koper baju kuno. Sebagian besar artefak-artefak tersebut masih disimpan oleh warga setempat sebagai warisan keluarga, menunjukkan keterikatan emosional yang kuat dengan sejarah mereka.

Pelestarian Sejarah dan Budaya Kota Tua Padang

Hasil diskusi OR Arbastra – BRIN dengan para pemangku kepentingan, seperti tokoh masyarakat, akademisi, pengelola cagar budaya, dan pemerintah kota, menekankan pentingnya pelestarian sejarah dan budaya Kota Tua Padang. Dalam hal tersebut, pendekatan partisipatif yang melibatkan komunitas lokal sebagai subjek utama pelestarian menjadi sangat penting. Kota Tua Padang bukan hanya kawasan situs perkotaan secara fisik yang penuh dengan jejak budaya bernilai sejarah, tetapi juga ruang hidup yang sarat dengan narasi sejarah dan interaksi antaretnik yang membentuk wajah kota hingga kini.

Beberapa catatan penting dalam sejarah dan dinamika kebudayaan Kota Tua Padang adalah sebagai berikut:

  1. Perdagangan Rempah sebagai Fase Krusial

Perdagangan rempah menjadi fase penting dalam sejarah Kota Padang, yang menjadikannya titik temu berbagai kelompok etnik dan budaya, termasuk Minangkabau, Nias, Tionghoa, India, Eropa, dan Jawa. Perdagangan tidak hanya membawa komoditas ekonomi, tetapi juga mempertemukan ideologi, sistem kepercayaan, dan cara hidup yang berbeda-beda, yang kemudian membentuk struktur sosial yang heterogen.

 

  1. Pencampuran Budaya yang Khas

Interaksi antara komunitas-komunitas yang berbeda budaya menghasilkan akulturasi yang khas, yang tercermin dalam arsitektur, bahasa, seni pertunjukan, kuliner, dan praktik keagamaan. Hal tersebut menunjukkan bagaimana komunitas yang beragam beradaptasi menciptakan harmoni sosial dalam konteks pluralitas.

 

  1. Kota Padang sebagai Persemaian Toleransi

Kota Padang juga menjadi contoh nyata dari toleransi etnik yang tumbuh secara organik. Masyarakat yang hidup berdampingan selama berabad-abad menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk menjaga kedamaian dan solidaritas meskipun ada perbedaan keyakinan, adat istiadat, dan bahasa.

 

  1. Transisi dari Pluralitas ke Multikulturalitas

Proses transformasi dari pluralitas menuju multikulturalitas di Kota Padang menggambarkan interaksi dan penghargaan aktif terhadap keberagaman. Perubahan tersebut terjadi melalui dialog sosial, pendidikan lintas budaya, dan negosiasi sosial antar komunitas.

 

Tim peneliti OR Arbastra – BRIN mengharapkan Kota Tua Padang dapat terus melestarikan warisan budaya dan sejarahnya. Mereka juga ingin Kota Tua Padang dapat menjadi contoh nyata dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Sertifikasi Halal bagi Pedagang UMKM secara Ekonomi dan Sosial

    Next Post

    Dari Jalanan minim penerangan, Kini Jadi Wisata Hits! Intip Kisah Perubahan Mbulak Wilkel

    LADOFA DOREDO

    LADOFA DOREDO

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 09 08 at 15.28.37

    Persiapan Rakernis, Lapas Ternate Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Kanwil Ditjenpas Malut

    8 September 2026
    Lapas Bengkulu, Ditjen Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pelantikan, Pimpinan Tinggi Pratama, Pemasyarakatan, Bengkulu, ASN

    Perkuat Tata Kelola, Lapas Bengkulu Ikuti Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

    8 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 08 at 09.19.54

    Kantor Pertanahan Kabupaten Way Kanan menyerahkan Sertipikat Tanah Wakaf kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan

    8 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 08 at 09.27.59

    Lapas Bandanaira Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana dengan Pos SAR Banda

    8 September 2026
    Next Post
    suasana pagi hari di mbulak wilkel

    Dari Jalanan minim penerangan, Kini Jadi Wisata Hits! Intip Kisah Perubahan Mbulak Wilkel

    1 Berita

    API Banyuwangi Kerahkan Pesawat & Kapal Cepat Bantu Pencarian Korban Laka Laut KMP Tunu Pratama Jaya

    berita 07 07 25

    Menggali Nilai Spiritual di Bulan Muharram, Bapas Nusakambangan Bimbing Klien Pemasyarakatan dengan Kemenag Cilacap

    Gambar WhatsApp 2025 06 28 pukul 12.42.56 d5232488

    MTsN 6 Bantul Ikuti Khataman Alquan Daring dalam Rangka Peacefull Muharram Bersama Kemenag RI

    IMG 0696

    Langkah Kecil dari Dusun Krajan, Dampak Besar untuk Cegah Stunting di Probolinggo

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Workshop copywriting dan AI bersama Ahmad Madani membahas strategi membuat konten yang menarik perhatian dan meningkatkan konversi

    Siswa Labschool Belajar Mengubah Fitur Menjadi Manfaat

    10 September 2026
    Alat NoodleTech berbasis IoT untuk proses pengacakan, pencetakan, penggulungan, dan pendataan produksi Mie Lethek

    Saat Tradisi Bertemu Otomasi: NoodLeTech Hadir untuk Menjawab Tantangan Produksi Mie Lethek

    10 September 2026
    Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    10 September 2026
    Komunikasi manusia dan mesin AI

    Komunikasi Manusia dan Mesin Ketika Batas Itu Semakin Kabur

    10 September 2026
    pelataran 1

    PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 10 at 09.37.22

    KUA Pangkalan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

    10 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita