SELUMA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bilateral Universitas Negeri Padang (UNP) di Kabupaten Seluma tidak hanya menghasilkan berbagai program kerja, tetapi juga menghadirkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bersama Universitas Bengkulu (UNIB) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, mahasiswa UNP melaksanakan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan meskipun masa KKN telah berakhir.
Di Desa Keban Agung, mahasiswa menghadirkan Gerakan Bersama Masyarakat Anti Stunting yang dilengkapi dengan Pojok Anti Stunting sebagai media edukasi berkelanjutan. Pojok Anti Stunting berisi berbagai informasi mengenai pencegahan stunting, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang, MP-ASI, hingga jadwal Posyandu. Kehadiran media edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya para orang tua, memperoleh informasi yang mudah diakses sehingga mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Sementara itu, di Desa Pasar Ngalam, mahasiswa menginisiasi program Inovasi Infrastruktur melalui pembuatan plang sampah, rambu hati-hati, dan reflektor jalan. Program ini tidak hanya menambah sarana penunjang desa, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Dengan adanya fasilitas tersebut, lingkungan desa diharapkan menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Di Desa Lubuk Lagan, mahasiswa menyusun Majalah Desa Lubuk Lagan sebagai media informasi dan promosi desa. Majalah ini memuat profil desa, potensi wisata, UMKM, budaya, serta berbagai kegiatan pemerintahan desa. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi sarana publikasi yang memperkenalkan potensi Lubuk Lagan kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus mendukung pengelolaan informasi desa secara lebih baik dan memperkuat promosi potensi lokal sebagai bagian dari pengembangan desa.
Ketiga program tersebut menjadi gambaran bahwa setiap desa memiliki kebutuhan dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Bilateral UNP bersama perguruan tinggi mitra merancang program yang tidak hanya relevan dengan kondisi di lapangan, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat terus dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan masyarakat.
Melalui KKN Bilateral, mahasiswa UNP menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya diwujudkan melalui pelaksanaan program kerja, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang mampu mendukung pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mengoptimalkan potensi lokal. Diharapkan berbagai program yang telah dilaksanakan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Seluma.























