Mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) melaaksanakan Praktik Kependidikan (PK) pada bulan Juli- September 2026 di Sekolah Khusus Autisme Bina Anggita Yogyakarta. Kegiatan tersebut berfokus pada pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama dalam mengembangkan kemampuan membaca dan menulis kalimat sederhana. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang mengedepankan akses pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu bagi seluruh peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya autisme.
Dalam pelaksanaan pembelajaran, mahasiswa PLB berupaya menyusun strategi yang disesuaikan dengan karakteristik unik siswa dengan autisme, yang memiliki gaya belajar visual, kebutuhan akan struktur yang jelas serta tantangan dalam komunikasi verbal dan non-verbal, sehingga pembelajaaran perlu dirancang secara terstruktur dengan memanfaatkan media yang dapat membantu mereka memahami informasi. Kemampuan membaca dan menulis kalimat sederhana dipilih karena keterampilan tersebut merupakan bagian penting dari literaasi dasar yang dapat menunjang kemampuan komunikaasi serta kemandirian siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mendukung proses pembelajaran, mahasiswa memanfaatkaan berbagai media, seperti kartu kara bergambar, media visual interaktif, dan pendekatan pembelajaran individual. Penggunaan media visual menjadi salah satu strategi yang diterapkan untuk membantu siswa memahami materi secara konkrit. Pembelajaran juga disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa sehingga proses belajar dapat berlangsung secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kehadiran mahasiswa PLB dalam Praktik Kependidikan (PK) mendapatkan respons positif dari pihak sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah khusus memberikan manfaat bagi kedua pihak. Siswa memperoleh tambahan pendampingan selama proses pembelajaran, sedangkan mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan pengalaman dan keterampilan praktis dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik dengan kebutuhan khusus.
Kegiatan ini turut mencerminkan semangat pencapaian pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Setiap anak memiliki hak untuk memperoleh kesempatan belajar yang sesuai dengan potensi, karakteristik, dan kebutuhannya. Melalui Praktik Kependidikan (PK), mahasiswa PLB tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa berkebutuhan khusus.
Keberlanjutan kegiatan serupa diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa autis. Pengembangan kegiatan juga dapat diarahkan pada perluasan materi dan strategi pembelajaran literasi sehingga semakin banyak siswa berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menulis secara optimal. Upaya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) menuju tahun 2030.
Penyusun        : Sherinnova Adella Fitriana
Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta




















