Andi Muh Ilyas rezyk

Andi Muh Ilyas rezyk

Jeneponto, September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Pembuatan Alat Penabur Pupuk Manual Sederhana” di Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Program kerja ini diinisiasi oleh Andi Muh Ilyas Rezky Sangu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk kontribusi dalam menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat, khususnya petani, dalam melakukan proses pemupukan tanaman.

Program tersebut berangkat dari hasil observasi mahasiswa selama melaksanakan kegiatan KKN di Desa Lebang Manai. Proses pemupukan yang dilakukan secara manual masih membutuhkan waktu dan tenaga, terutama ketika pupuk harus ditaburkan secara merata pada area tanaman yang cukup luas. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang mendorong mahasiswa untuk membuat alat penabur pupuk yang sederhana, mudah digunakan, dan dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh.

Melihat kondisi tersebut, Andi Muh Ilyas Rezky Sangu mengembangkan inovasi berupa alat penabur pupuk manual sederhana. Alat ini dirancang untuk membantu proses penyebaran pupuk agar lebih praktis dan merata. Selain itu, alat tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan tenaga secara berlebihan dalam proses pemupukan.

Proses pembuatan alat dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari menentukan desain alat, mempersiapkan bahan dan peralatan, melakukan pengukuran dan pemotongan bahan, merakit bagian-bagian alat, hingga melakukan uji coba penggunaan alat di area pertanian.

Bahan yang digunakan disesuaikan dengan konsep sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Dengan menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan, alat tersebut diharapkan dapat dibuat kembali oleh masyarakat secara mandiri apabila mengalami kerusakan atau membutuhkan penyesuaian.

Selain menghasilkan alat yang dapat digunakan dalam kegiatan pertanian, program kerja ini juga menjadi sarana untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan inovasi sederhana dalam mendukung aktivitas pertanian. Kehadiran alat penabur pupuk manual diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan pemupukan secara lebih praktis, efisien, dan terarah.

Andi Muh Ilyas Rezky Sangu berharap program kerja ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Lebang Manai.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam proses pemupukan. Meskipun alat yang dibuat sederhana, kami berharap alat ini dapat memberikan manfaat dan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan petani di Desa Lebang Manai,” ujarnya.

Square Media Wanita