Bantar Panjang – Kantor desa Bantarpanjang dipenuhi antusiasme masyarakat yang hadir pada acara sosialisasi. Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) 299 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama perangkat RT/RW dan sejumlah kader desa Bantarpanjang menggelar acara sosialisasi dan edukasi bank sampah pada Jumat (21/8/2026).
Sosialisasi dan edukasi bank sampah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah yang benar agar masyarakat tahu bahwa sampah bukan sesuatu yang tidak bernilai melainkan dapat menjadi sumber daya baru bagi masyarakat setempat. “Setiap botol hingga minyak jelantah dapat masyarakat setorkan dan tukarkan menjadi rupiah sesuai dengan daftar ketentuan harga yang telah kami tetapkan.” Ujar salah satu kader PKK.
Sosialisasi ini disampaikan oleh Abel Zahran Rizqullah dan Bunayya Salihah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 299 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah melalui konsep bank sampah. Mereka menjelaskan alur pengelolaan mulai dari pemilahan, penimbangan, pencatatan, hingga pencairan hasil tabungan sampah, sekaligus mengenalkan jenis sampah organik dan anorganik serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Masyarakat juga diajak menyadari bahwa sampah yang dipilah dan disetorkan dari rumah dapat memiliki nilai ekonomi dan ditukarkan menjadi rupiah sesuai ketentuan harga yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) 299 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap masyarakat Bantarpanjang tidak lagi memandang sampah sebagai sesuatu yang sekadar dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dikelola, dimanfaatkan, dan memberikan nilai ekonomi. Langkah sederhana seperti memilah setiap botol, mengumpulkan sampah anorganik, hingga menyetorkan minyak jelantah dapat menjadi awal perubahan bagi lingkungan. Dengan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan, pengelolaan sampah tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga membuka peluang ekonomi serta membangun kebiasaan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.
KKN 299 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Penulis:
Baiq Mitha Purnamasari
Juwita Dwi Cahriji






















