Wonorejo, Kebumen — KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kelompok 010 Universitas Muhammadiyah Purwokerto melaksanakan kegiatan PANDU SEHAT, sebuah program edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang mengangkat pemanfaatan bahan alami menjadi inovasi produk yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus memiliki potensi nilai ekonomi.
Kegiatan PANDU SEHAT dilaksanakan di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu Kader Posyandu dan ibu-ibu PKK Desa Wonorejo sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan potensi bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, KKN Kelompok 010 memperkenalkan inovasi perpaduan jamu beras kencur dengan jelly daun pandan. Jamu beras kencur yang merupakan salah satu minuman tradisional khas Indonesia dipadukan dengan jelly berbahan dasar daun pandan untuk menciptakan sajian yang lebih modern, menarik, dan memiliki tekstur yang unik.
Perpaduan tersebut menghadirkan cita rasa khas beras kencur yang segar dan aromatik, dengan tambahan jelly daun pandan yang memberikan aroma pandan serta sensasi kenyal saat dikonsumsi. Inovasi ini menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan minuman tradisional sekaligus mengemasnya dalam bentuk yang lebih menarik dan sesuai dengan selera masyarakat saat ini.
Tidak hanya memberikan edukasi, kegiatan PANDU SEHAT juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan jamu beras kencur dan jelly daun pandan. Para peserta diajak untuk mengikuti proses pengolahan mulai dari persiapan bahan hingga penyajian produk. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah maupun dikembangkan menjadi produk usaha.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Wonorejo, Bapak Oyong Trisaputro, serta dukungan dan antusiasme dari masyarakat Desa Wonorejo. Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam mengembangkan potensi lokal melalui kegiatan yang edukatif dan inovatif.
Melalui PANDU SEHAT, KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kelompok 010 Universitas Muhammadiyah Purwokerto berharap inovasi jamu beras kencur dengan jelly daun pandan dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan bahan lokal yang tidak hanya menarik untuk dikonsumsi, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan memadukan kearifan lokal, inovasi pangan, edukasi kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, kader Posyandu, PKK, dan masyarakat, diharapkan semangat pemanfaatan potensi lokal di Desa Wonorejo dapat terus berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
























