Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, kini resmi memiliki portal informasi sekaligus layanan publik digital pertamanya. Platform bertajuk “Layanan Terpadu Digital Desa Kasomalang Wetan” ini lahir dari tangan tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University yang tergabung dalam tim Ceritakweta, selama masa pengabdian pada 6 Juli hingga 14 Agustus 2026.
Selama ini, warga Kasomalang Wetan harus datang langsung ke kantor desa untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari surat keterangan hingga menyampaikan pengaduan. Proses yang serba manual itu kerap memakan waktu dan menimbulkan antrian. Berangkat dari persoalan tersebut, tim Ceritakweta merancang sebuah website yang memungkinkan warga mengurus kebutuhannya secara daring, kapan pun dan dari mana pun.
Satu Platform untuk Dua Kebutuhan
Sistem yang dibangun tim Ceritakweta dirancang untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus. Sebagai portal informasi publik, platform ini memperkenalkan wajah dan potensi desa kepada masyarakat luas, mulai dari data demografi, sambutan Kepala Desa, visi-misi “RANCAGE” (Rukun, Aman, Calakan, Getapan), profil perangkat desa, hingga produk UMKM dan destinasi wisata unggulan seperti Situ Cigayonggong.
Di sisi lain, platform ini juga berfungsi sebagai pusat layanan administrasi. Warga dapat mengajukan permohonan surat, mengunggah dokumen pendukung, melacak status pengajuan secara real-time, hingga mengunduh dokumen resmi dalam format PDF. Fitur pengaduan lingkungan pun tersedia agar warga bisa menyampaikan keluhan tanpa harus bertatap muka.
Bagi aparat desa, sistem ini dilengkapi dasbor yang memusatkan seluruh pekerjaan dalam satu tempat, mulai dari pengelolaan dan otorisasi surat, penerbitan berita dan agenda desa, pengelolaan data UMKM dan pariwisata, hingga penanganan pengaduan warga, termasuk yang datang langsung secara manual.
Mendukung Semangat Desa Digital
Kehadiran website ini sejalan dengan semangat percepatan transformasi digital di tingkat desa yang tengah didorong pemerintah. Selain memudahkan warga, website tersebut juga merapikan tata kelola data desa dalam satu sistem terpusat yang lebih mudah diakses dan dikelola aparat.
Ruang promosi bagi pelaku UMKM dan destinasi wisata desa turut menjadi nilai tambah dari website desa. Dengan tampil di kanal resmi desa, produk dan potensi lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan menjangkau pengunjung dari luar Kasomalang Wetan.
Tim Ceritakweta juga membekali perangkat desa dengan pendampingan penggunaan platform agar sistem dapat digunakan secara berkelanjutan. Aparat dilatih mengoperasikan dasbor admin, mulai dari memproses surat hingga memperbarui konten, agar pelayanan tetap berjalan setelah masa pengabdian usai.
Melalui langkah tersebut, tim berharap sistem ini terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh perangkat desa meski masa KKNT telah berakhir, sehingga manfaatnya dapat dirasakan warga Kasomalang Wetan dalam jangka panjang.
Â
(Penulis: Tim Ceritakweta, Mahasiswa KKN-T IPB University Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang)
























