Gunungrejo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 67 melaksanakan tiga program kerja di bidang pendidikan pada 7, 8, dan 10 Agustus 2026. Program tersebut meliputi Peningkatan Literasi dan Keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui Video Pembelajaran dan Game Interaktif, Sosialisasi Anti-Bullying dan Pengembangan Kotak Aduan, serta Psikoedukasi Psychological Safety.
Program Peningkatan Literasi dan Keterampilan TIK melalui Video Pembelajaran dan Game Interaktif dilaksanakan di SDN Gunungrejo 01 pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 32 siswa/i kelas 3 melalui penggunaan video pembelajaran yang dirancang oleh mahasiswa KKN MAs Kelompok 67 dan game edukatif berbasis situs web.
Video pembelajaran digunakan untuk membantu siswa memahami materi dengan visual dan bahasa yang sesuai untuk anak-anak. Sementara itu, game interaktif digunakan sebagai media belajar sambil bermain. Kegiatan tersebut berfokus pada kemampuan siswa dalam memahami dan mengolah informasi serta pengenalan keterampilan dasar TIK. Mahasiswa KKN MAs Kelompok 67 juga menyediakan hadiah bagi siswa yang mengikuti permainan pembelajaran.
Selain kemampuan literasi dan keterampilan digital, lingkungan belajar yang aman juga menjadi perhatian dalam program pendidikan KKN MAs Kelompok 67. Hal tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Gunungrejo 01 pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 siswa/i kelas 6.
Materi yang diberikan meliputi pengertian, bentuk, dampak, serta cara mencegah dan menyikapi bullying di lingkungan sekolah. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana yang disesuaikan dengan siswa sekolah dasar. Untuk mendukung siswa dalam menyampaikan pengalaman yang mereka hadapi, kegiatan tersebut juga disertai pengembangan kotak aduan. Kotak aduan digunakan sebagai sarana bagi siswa untuk menyampaikan pengalaman, perasaan, atau kondisi yang membuat mereka tidak nyaman, termasuk ketika mengalami atau mengetahui tindakan bullying. Sebelumnya, kotak aduan di SDN Gunungrejo 01 masih tersedia dalam bentuk sederhana.
Kebutuhan siswa untuk memiliki ruang yang aman dalam menyampaikan perasaan juga menjadi fokus utama di sekolah melalui Psikoedukasi Psychological Safety dan Penyediaan Kotak Aduan. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs Al-Ma’arif 03 Singosari pada hari Senin, 10 Agustus 2026 yang diikuti oleh 50 siswa/i kelas 7–9.
Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya lingkungan yang aman untuk menyampaikan pendapat, bercerita, dan mengungkapkan perasaan tanpa takut dihakimi. Psychological safety merupakan kondisi ketika seseorang merasa aman untuk bertanya, berpendapat, mengakui kesalahan, dan menceritakan apa yang dirasakan. Siswa juga diajak memahami pentingnya bercerita ketika menghadapi permasalahan. Selain itu, mereka diberikan pemahaman untuk menjadi teman yang aman dengan mendengarkan tanpa menghakimi, tidak mengejek atau menertawakan, serta menjaga kepercayaan teman.
Sebagai tindak lanjut, kotak aduan disediakan sebagai media bagi siswa untuk menyampaikan cerita, pendapat, maupun permasalahan yang mereka hadapi. Kotak tersebut akan dikelola oleh pihak sekolah dan ditinjau sekitar satu minggu sekali untuk memberikan respons serta solusi terhadap aduan yang disampaikan siswa.
Melalui rangkaian program tersebut, KKN MAs Kelompok 67 berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik dan literasi digital siswa, tetapi juga pada terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan siswa. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa menghadapi perkembangan era digital, sementara edukasi anti-bullying dan psychological safety diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai, kepedulian, keberanian untuk bercerita, serta kemampuan siswa dalam mencari bantuan ketika menghadapi permasalahan.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang interaktif, aman, nyaman, suportif, dan ramah anak. Dengan dukungan pihak sekolah, program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah.
KKN MAs sendiri adalah program Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Pada tahun 2026 ini, KKN MAs dipusatkan di wilayah Malang Raya dengan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tuan rumah. Program ini diikuti oleh 59 kampus PTMA dari seluruh Indonesia.
Kelompok 67 KKN MAs 2026 terdiri dari 13 mahasiswa yang berasal dari 11 perguruan tinggi, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, dan Universitas Muhammadiyah Buton.
Selain Pembuatan Papan Informasi Sejarah Sumber Mata Air Nagan, Kelompok 67 juga melaksanakan program pada bidang kesehatan meliputi Edukasi Kepatuhan Pengobatan dan Terapi Komplementer Pada Pasien Hipertensi dan Stimulation System Sensory & Balance Playground. Selanjutnya, pada bidang UMKM yaitu Digitalisasi dan Promosi UMKM serta pada bidang wisata yaitu Pembuatan Papan Informasi Sejarah Mata Air Sumber Nagan.

























