Official Whatsapp
  • Contact Us
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Ditayangkan?
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Ketidaksopanan Murid Terhadap Guru: Cermin Lunturnya Nilai Pancasila Dalam Pendidikan.

Lunturnya Etika dalam Dunia Pendidikan

Reynata Hartani by Reynata Hartani
19 May 2025
in Opini
A A
0
images 1 2
868
SHARES
1.3k
VIEWS

Dalam beberapa waktu terakhir ini, banyak sekali media yang menyorot mengenai perilaku murid yang tidak memiliki sopan santun terhadap guru atau tenaga ajar lainnya. Ketidaksopanan ini meliputi beberapa hal yakni berbicara dengan nada tinggi, menggunakan Bahasa yang tidak sopan, mengabaikan instruksi hingga kasus kekerasan baik secara verbal maupun kekerasan secara fisik.  Fenomena ini sangatlah marak terjadi dan bukan menjadi insiden langka.

Guru yang seharusnya menjadi sosok panutan tidak lagi dihormati, ketika hal tersebut terjadi maka ada sesuatu yang keliru dalam pembentukan karakter murid. Krisis ini bukan semata kesalahan individu akan tetapi hal ini juga dapat mencerminkan pudarnya nilai-nilai Pancasila yang seharusnya menjadi dasar dalam membentuk sebuah tingkah laku dan etika dalam sebuah lingkungan pendidikan. Menurunnya etika dan moral murid pada guru hal ini dapat mencerminkan bahwasanya terjadi krisis karakter pada dunia pendidikan. Nilai-nilai Pancasila sebagai sistem etika perlu diimplementasikan secara terus menerus dalam proses pendidikan untuk mempertahankan dan membangun kembali budaya sopan santun saling menghormati pada lingkungan sekolah.

Kasus yang terjadi sebagai contoh seorang siswa SMA di Jawa Timur yang memukul gurunya hanya karena ditegur saat bermain ponsel di kelas dan masih banyak kejadian-kejadian yang serupa lainnya. Kejadian ini secara langsung menunjukkan adanya penurunan mengenai sikap hormat terhadap guru yang seharusnya dihormati dalam pendidikan. Koordinator nasional  jaringan pemantau pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji pada jumat 27 desember 2024 dikutip dari sumber tempo, menyampaikan bahwasanya sebanyak 10,2 persen guru di Indonesia menjadi korban kekerasan.

Baca Juga

Nabung Tipis-Tipis, Masa Depan Manis: Langkah Kecil Menuju Finansial Stabil

Nabung Tipis-Tipis, Masa Depan Manis: Langkah Kecil Menuju Finansial Stabil

1 November 2026
Smart Maintenance: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Merawat dan Mengelola Aset

Smart Maintenance: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Merawat dan Mengelola Aset

31 October 2026
Penipuan Online: Mengapa Korban Harus Berjuang Sendiri?

Penipuan Online: Mengapa Korban Harus Berjuang Sendiri?

30 October 2026
Ilustrasi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari

Kecerdasan Buatan dalam Kehidupan Sehari-hari: Teknologi yang Memudahkan Aktivitas Manusia

28 October 2026

Kasus kekerasan pada guru ini dilakukan oleh peserta didik, kasus pemukulan oleh orang tua, dan diskriminasi guru. Aduan terhadap perilaku murid yang tidak sopan ini semakin tahun semakin meningkat, sebelumnya pada tahun 2023 terdapat 286 kasus kekerasan di sekolah, angka ini menjadi meningkat hingga sebanyak 573 kasus di sepanjang 2024. Fenomena ini bukan hanya berdampak pada psikologis guru atau pengajar, melainkan akan merusak suasana belajar dan akan menciptakan sebuah keteladanan yang buruk di lingkungan sekolah dan akan menjadikan sebuah perilaku yang lama kelamaan akan dinormalisasi.

Tentunya ketidaksopanan murid kepada guru bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor utama yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakter anak sebelum masuk ke dalam dunia pendidikan adalah lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga sangatlah berpengaruh karena di sinilah peran orang tua sangatlah penting orang tua yang sebagai guru utama dalam anak harusnya bisa memberikan sebuah pengetahuan mengenai dasar-dasar perilaku sopan santun sebelum anak masuk dalam lingkungan pendidikan. Sebaliknya pola asuh orang tua yang cuek dan tidak peduli akan membentuk karakter anak yang seenaknya tanpa memiliki kontrol yang jelas.

Sebagai orang tua juga hendaklah memiliki waktu luang untuk sekedar bermain bersama anak agar emosi dan perasaan anak dapat teregulasi secara baik. Pada era digitalisasi seperti saat ini dan banyaknya informasi yang dapat di jangkau dengan mudah dan anak cenderung tidak dapat membedakan mana tontonan yang baik dan mana tontonan yang buruk sehingga memiliki kecenderungan untuk menerima informasi secara mentah, sehingga mudah untuk meniru perilaku negatif tanpa memikirkan dampak buruknya. Selain itu mendisiplinkan murid juga bukan hal yang salah, hal itu menjadi benar ketika masih dalam porsi wajarnya.

Seperti contoh yang sudah dijabarkan menegur murid ketika bermain dengan ponsel saat pembelajaran berlangsung merupakan kewajiban seorang guru dan hak seorang guru untuk diperhatikan pada saat pembelajaran, namun hal yang terjadi setelahnya justru diluar kendali yang dimana guru yang menegur mendapatkan kekerasan secara fisik. Seharusnya murid merasa bahwa dirinya bersalah bukan langsung melakukan tindakan implusif dengan melakukan kekerasan kepada guru tersebut.

Perilaku ini perlu dipertanyakan mengapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana dengan tingkat kesopanan murid tersebut kepada guru?. Perilaku tersebut bisa terjadi karena lunturnya nilai-nilai pancasila, mereka cenderung menghafal dan tidak mendalami makna serta tidak menerapkan nila-nilia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan perilaku yang tidak sopan dan minim etika pada pendidikan terpaut dengan pancasila sila ke 2 yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta sila ke 5 yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal yang dilakukan oleh murid tersebut sangatlah tidak dapat dibenarkan, daripada melakukan tindakan implusif dengan melakukan kekerasan secara fisik, lebih baik simpan ponsel dan dengarkan penjelasan guru yang ada di depan. Bak kata pepatah adab dulu baru ilmu, yang memiliki makna yang sangat dalam bahwa etika dan akhlak yang baik adalah fondasi yang penting bagi keberkahan dan manfaat ilmu yang didapatkan, serta untuk menghindari kesombongan dan penyalahgunaan ilmu.

Ketidaksopanan murid terhadap guru merupakan sebuah topik dan masalah yang serius, mencerminkan nilai-nilai moral dan etika yang ditinggalkan dan merosot dalam dunia pendidikan. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi salah satunya yakni pola asuh keluarga, pengaruh dari media sosial, tidak bisa menyaring informasi dengan baik dan cenderung ditelan secara mentah.

Orang berilmu belum tentu memiliki adab yang baik akan tetapi orang beradab dan beretika pasti memiliki ilmu yang baik. Untuk mengatasi masalah ini agar tidak berlanjut dan tidak dinormalisasikan perlu adanya pembinaan mengenai karakter dan pembentukan etika dari seluruh pihak, baik keluarga, masyarakat, lingkungan sekolah dan lain lain. Dengan demikian karakter dan etika peserta didik dapat berangsur-angsur menjadi lebih baik dan tercapainya generasi penerus bangsa yang tumbuh menjadi pribadi yang beradab dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur  bangsa.

    Share347Tweet217Share61Pin78SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting Bersama Ibu-Ibu PKK RT 03 Desa Turen

    Next Post

    WIKA Beton dan BEM UI Kolaborasi untuk Pendidikan

    Reynata Hartani

    Reynata Hartani

    Related Posts

    Nabung Tipis-Tipis, Masa Depan Manis: Langkah Kecil Menuju Finansial Stabil

    Nabung Tipis-Tipis, Masa Depan Manis: Langkah Kecil Menuju Finansial Stabil

    1 November 2026
    Smart Maintenance: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Merawat dan Mengelola Aset

    Smart Maintenance: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Merawat dan Mengelola Aset

    31 October 2026
    Penipuan Online: Mengapa Korban Harus Berjuang Sendiri?

    Penipuan Online: Mengapa Korban Harus Berjuang Sendiri?

    30 October 2026
    Ilustrasi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari

    Kecerdasan Buatan dalam Kehidupan Sehari-hari: Teknologi yang Memudahkan Aktivitas Manusia

    28 October 2026
    Next Post
    WIKA Beton & BEM UI

    WIKA Beton dan BEM UI Kolaborasi untuk Pendidikan

    Apikmen

    Batik Lokal 'Apikmen' dari UMK Academy Pertamina Go Global Dubai dan Sydney

    Listrik SuperSUN Hadir di Pulau Satangnga, Hidupkan Denyut Kehidupan Warga

    Listrik SuperSUN Hadir di Pulau Satangnga, Hidupkan Denyut Kehidupan Warga

    Ekraf

    Menteri Ekraf Bersama APINDO dan KADIN Bangun Sinergi Tingkatkan Ekonomi Kreatif

    Minyak

    Menteri Bahlil Memohon Restu Presiden Mengevaluasi Izin Lapangan Minyak yang Terlantar

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Potret Vincent, seorang Guru Mandarin, Content Creator (@vincentzhang101), sekaligus pemuda berprestasi asal Sungai Pinyuh, Kalimantan Barat yang aktif menyebarkan semangat edukasi dan kebudayaan.

    Mengenal Vincent: Guru Mandarin dan Content Creator Berprestasi asal Kalimantan Barat

    2 November 2026
    Lapas Bengkulu, Ditjenpas, Kemenimipas, Pamintel Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, Pengamanan Lapas, Keamanan Pemasyarakatan

    Direktur Pamintel Ditjenpas Berikan Arahan Penguatan Keamanan kepada Jajaran Lapas

    2 November 2026
    Dukung Kebersihan dan Kemandirian, Layanan Laundry Rutan Bengkulu Terus Berjalan Produktif

    Dukung Kebersihan dan Kemandirian, Layanan Laundry Rutan Bengkulu Terus Berjalan Produktif

    2 November 2026
    Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Petugas Rutan Bengkulu Rutin Laksanakan Kontrol Blok Hunian

    Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Petugas Rutan Bengkulu Rutin Laksanakan Kontrol Blok Hunian

    2 November 2026
    Pastikan Pelayanan Konsumsi Berjalan Baik, Rutan Bengkulu Bagikan Nasi Cadong kepada Warga Binaan

    Pastikan Pelayanan Konsumsi Berjalan Baik, Rutan Bengkulu Bagikan Nasi Cadong kepada Warga Binaan

    2 November 2026
    Perkuat Keamanan dan Deteksi Dini, Rutan Bengkulu Ikuti Zoom Pengarahan Direktur Pengamanan dan Intelijen

    Perkuat Keamanan dan Deteksi Dini, Rutan Bengkulu Ikuti Zoom Pengarahan Direktur Pengamanan dan Intelijen

    2 November 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita