Arga Makmur – Lapas Kelas IIB Arga Makmur terus berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui kegiatan pembuatan kompos organik yang dilaksanakan di area beranggang lapas, Kamis (18/06/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan lapas sekaligus sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut melibatkan staf kegiatan kerja bersama WBP yang tergabung sebagai tamping kegiatan kerja. Seluruh proses pelaksanaan dilakukan dengan pengawasan petugas dan berpedoman pada prosedur yang berlaku guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan efektif.
Sebelum proses pembuatan kompos dimulai, dilakukan penimbangan sampah yang dihasilkan dari lingkungan lapas. Dari hasil penimbangan tersebut diperoleh sebanyak 24 kilogram sampah organik dan 3 kilogram sampah anorganik. Sampah organik yang terkumpul selanjutnya dipilah dan diolah sebagai bahan baku utama pembuatan kompos yang akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian di lingkungan lapas.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu Nomor WP.8-PK.07.04-1111 tanggal 21 Mei 2026 tentang pemenuhan data dukung kesehatan lingkungan pada satuan kerja pemasyarakatan melalui pengelolaan sumber daya yang tersedia secara berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang lebih sehat, produktif, dan ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan memanfaatkan berbagai bahan organik seperti daun kering, rumput hasil pembersihan lahan, sisa tanaman, serta limbah organik lainnya yang masih memiliki nilai guna. Melalui proses pengolahan yang tepat, bahan-bahan tersebut diubah menjadi kompos organik yang dapat digunakan sebagai pupuk alami untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung produktivitas pertanian.
Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi warga binaan. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai teknik pengolahan sampah organik serta pembuatan pupuk kompos yang dapat diterapkan sebagai peluang usaha maupun sumber penghasilan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Program pembuatan kompos organik ini juga merupakan bagian dari dukungan Lapas Kelas IIB Arga Makmur terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan berbasis pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat, lapas tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif serta mendapat antusiasme yang tinggi dari warga binaan yang terlibat. Melalui program ini, Lapas Kelas IIB Arga Makmur berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.





















