Jakarta – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, mengikuti kegiatan asesmen dalam rangka pemetaan kompetensi jabatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Graha Bhakti Pemasyarakatan lantai 6, Kamis (30/4).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemetaan kompetensi sebagai langkah strategis untuk memastikan setiap pejabat memiliki kapasitas yang sesuai dengan tuntutan jabatan.
Asesmen ini diikuti oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui asesmen ini, dilakukan identifikasi terhadap potensi, keahlian, serta kesiapan para pejabat dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Dengan pemetaan yang tepat, diharapkan penempatan pejabat dapat lebih sesuai dengan kompetensi yang dimiliki sehingga kinerja organisasi semakin optimal.
Kalapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk pengembangan diri sekaligus evaluasi kapasitas dalam menjalankan tugas. “Kegiatan asesmen ini menjadi momentum penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi diri, sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi organisasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemetaan kompetensi sangat penting dalam mendukung profesionalisme aparatur pemasyarakatan. Menurutnya, penempatan pejabat yang tepat akan berdampak langsung pada efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Dengan keikutsertaan dalam asesmen ini, Lapas Mojokerto menunjukkan komitmen dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil, guna mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin baik.





















