Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kampus Tidak Boleh Menjadi Pabrik Robot, Filsafat Kembali Jadi Kompas di Era AI

Vinsensius, S.Fil., M.M. by Vinsensius, S.Fil., M.M.
28 June 2026
in Pendidikan
A A
0
WhatsApp Image 2026 06 26 at 13.44.11
853
SHARES
1.2k
VIEWS

Pontianak – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), perguruan tinggi dihadapkan pada tantangan besar: bagaimana memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai ruang pembentukan manusia. Pertanyaan itu menjadi salah satu pokok bahasan dalam Workshop Humaniora bertema “Filsafat dan Relevansinya bagi Dunia Pendidikan Tinggi Dewasa Ini” yang diselenggarakan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo bekerja sama dengan Ditktsaintek Berdampak, Kamis (26/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 Kampus II tersebut menghadirkan Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Dr. Valentinus Saeng, CP, dan Imam Jesuit sekaligus dosen filsafat STF Driyarkara Jakarta, Dr. Agustinus Setyo Wibowo, SJ. Diskusi dipandu oleh Trio Kurniawan, S.S., M.Fil., dengan panelis dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari pendidikan, keuangan dan perbankan, hingga sains dan teknologi.

Workshop ini tidak sekadar membahas filsafat sebagai mata kuliah. Lebih jauh, para pembicara mengajak peserta melihat kembali fungsi pendidikan tinggi di tengah dunia yang semakin dikuasai algoritma, otomatisasi, dan budaya instan.

Menurut Mgr. Valentinus Saeng, filsafat justru semakin penting ketika teknologi berkembang semakin cepat. Di era digital, manusia memang dapat memperoleh jawaban atas hampir semua pertanyaan hanya melalui gawai di tangannya. Namun persoalannya bukan lagi soal menemukan jawaban, melainkan kemampuan mengajukan pertanyaan yang benar.

Ia menegaskan bahwa filsafat melatih manusia untuk berpikir kritis, menelaah berbagai asumsi yang diterima begitu saja, serta memahami realitas secara lebih mendalam. Tanpa kemampuan tersebut, pendidikan berisiko hanya menghasilkan individu yang terampil secara teknis tetapi miskin refleksi dan kehilangan arah moral.

“Teknologi boleh digunakan, tetapi tidak boleh menggantikan manusia sebagai pemikir,” tegasnya di hadapan peserta workshop.

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak boleh hanya menjadi tempat mencetak tenaga kerja bagi industri. Kampus harus tetap menjadi ruang lahirnya pemimpin, ilmuwan, inovator, dan warga negara yang mampu mempertanggungjawabkan pikirannya secara rasional maupun etis.

Generasi yang Kehilangan Kemampuan Bertanya

Dalam pengantar diskusi, moderator Trio Kurniawan menyoroti fenomena yang kini semakin sering ditemukan di ruang-ruang kuliah. Banyak mahasiswa mampu menyelesaikan tugas, membuat presentasi, bahkan menulis makalah dengan bantuan AI. Namun ketika diminta menjelaskan alasan di balik kesimpulan yang mereka tulis, tidak sedikit yang kesulitan memberikan argumentasi.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak otomatis melahirkan kemampuan berpikir.

“Kita mungkin menghasilkan lulusan yang pintar, tetapi apakah mereka benar-benar mampu berpikir?” ujarnya.

Pertanyaan itu menjadi relevan ketika kampus-kampus di seluruh dunia mulai beradaptasi dengan kehadiran AI yang mampu menulis, menganalisis data, membuat presentasi, bahkan membantu penelitian dalam hitungan detik.

Jika proses pendidikan hanya berorientasi pada hasil akhir, maka mahasiswa akan semakin tergoda mencari jalan pintas. Akibatnya, proses intelektual yang seharusnya membentuk karakter dan kedewasaan berpikir perlahan menghilang.

AI dan Ancaman Matinya Nalar Kritis

Sementara itu, Dr. Agustinus Setyo Wibowo, SJ, menyoroti dampak yang lebih luas dari perkembangan teknologi digital terhadap kehidupan manusia.

Menurutnya, generasi muda saat ini hidup dalam arus informasi yang nyaris tanpa henti. Media sosial, video pendek, dan berbagai platform digital menawarkan hiburan instan yang membuat manusia semakin sulit berkonsentrasi dalam jangka panjang.

Akibatnya, muncul kecenderungan untuk menghindari proses berpikir yang membutuhkan usaha dan kesabaran.

Ia menjelaskan bahwa belajar sejatinya membutuhkan perjuangan. Otak manusia berkembang ketika menghadapi tantangan, membaca, berdiskusi, menulis, dan merefleksikan pengalaman. Sebaliknya, jika segala sesuatu diserahkan kepada mesin, kemampuan intelektual manusia akan melemah.

Dalam konteks inilah filsafat kembali menemukan relevansinya. Filsafat mengajarkan manusia untuk mempertanyakan, meragukan, menguji, dan memahami berbagai persoalan hingga ke akarnya. Kemampuan tersebut tidak dapat digantikan oleh teknologi secanggih apa pun.

Pendidikan untuk Memanusiakan Manusia

WhatsApp Image 2026 06 24 at 10.52.33

Salah satu pesan kuat yang mengemuka dalam workshop adalah bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia.

Tujuan pendidikan bukan sekadar menghasilkan lulusan dengan indeks prestasi tinggi atau keterampilan teknis yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Pendidikan harus membentuk manusia yang mampu berpikir mandiri, memiliki kepekaan moral, serta sanggup mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Baca Juga

Ombudsman

Pengawasan Ombudsman: Kunci Membangun Pelayanan Publik yang Berintegritas di Provinsi Banten

28 June 2026
Obat Setelan Bukan Solusi

Obat Setelan Bukan Solusi, Saka POM MAN 2 Kota Bima Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Penggunaannya

27 June 2026
IMG 20260121 WA0011

Mahasiswa Universitas Pamulang Pelajari Administrasi Pembangunan melalui Magang di Sekretariat Daerah Kabupaten Serang

26 June 2026
agama 1

Mahasiswa UBSI Tingkatkan Motivasi Belajar Santri Yayasan Asmuna Salam Melalui Metode Pembelajaran Interaktif dan Fun Quiz

26 June 2026

Di tengah dunia yang semakin terhubung oleh teknologi, kemampuan tersebut justru menjadi pembeda utama antara manusia dan mesin.

Karena itu, filsafat tidak boleh dipandang sebagai ilmu yang usang atau tidak relevan. Sebaliknya, ketika dunia bergerak semakin cepat dan dipenuhi berbagai informasi yang saling bertabrakan, filsafat hadir sebagai kompas yang membantu manusia memahami arah perjalanan hidupnya.

Workshop Humaniora ini menjadi pengingat bahwa masa depan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan kampus menjaga ruang bagi refleksi, dialog, dan nalar kritis. Sebab ketika algoritma semakin pandai memberikan jawaban, manusia tetap membutuhkan kemampuan untuk bertanya, menilai, dan memilih jalan yang benar.

Penulis: Vinsensius, S.Fil., M.M.
Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak.

    Tags: AIFilsafatrobot
    Share341Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Raden Bay Remaja 17 Tahun Penggerak Komunitas FIVEBROTHER Bersihkan Taman Kumuh Kecamatan Parang Magetan Selama Tujuh Jam demi Kepedulian Lingkungan

    Next Post

    Klinik Pratama Rutan Bengkulu Perkuat Layanan Kesehatan

    Vinsensius, S.Fil., M.M.

    Vinsensius, S.Fil., M.M.

    Dosen Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak

    Related Posts

    Ombudsman

    Pengawasan Ombudsman: Kunci Membangun Pelayanan Publik yang Berintegritas di Provinsi Banten

    28 June 2026
    Obat Setelan Bukan Solusi

    Obat Setelan Bukan Solusi, Saka POM MAN 2 Kota Bima Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Penggunaannya

    27 June 2026
    IMG 20260121 WA0011

    Mahasiswa Universitas Pamulang Pelajari Administrasi Pembangunan melalui Magang di Sekretariat Daerah Kabupaten Serang

    26 June 2026
    agama 1

    Mahasiswa UBSI Tingkatkan Motivasi Belajar Santri Yayasan Asmuna Salam Melalui Metode Pembelajaran Interaktif dan Fun Quiz

    26 June 2026
    Next Post
    9c84f10b 893e 42d1 bc2d 7c139a9121e5

    Klinik Pratama Rutan Bengkulu Perkuat Layanan Kesehatan

    350986b6 78ca 4ab4 a24a f61b069cdd34

    Semangat Gotong Royong WBP Rutan Bengkulu Dukung Pembangunan Gudang Penyimpanan Masjid At-Taubah

    Mengayuh Harapan dari Sungai: Kisah Mahasiswa Aceh Singkil Pencari Kepiting demi Biaya Kuliah

    Mengayuh Harapan dari Sungai: Kisah Mahasiswa Aceh Singkil Pencari Kepiting demi Biaya Kuliah

    WhatsApp Image 2026 06 27 at 13.34.57

    Pengukuhan PIPAS Daerah Bengkulu Jadi Momentum Penguatan Sinergi dan Kebersamaan

    Ombudsman

    Pengawasan Ombudsman: Kunci Membangun Pelayanan Publik yang Berintegritas di Provinsi Banten

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20260627 WA0030

    Lapas Bandanaira Panen Mentimun dan Kacang Panjang, Perkuat Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan ‎

    28 June 2026
    a focused student studying intently amidst the quiet solitude of a library surrounded by shelves of books as they diligently work on an architectural research paper

    Mahasiswa dan Seni Berbahasa: Antara Gaul dan Ilmiah

    28 June 2026
    IMG 20260627 WA0020

    Tak Sekadar Diskusi, KIPAN Bandung Libatkan Pemuda Berpengaruh Sebarkan Gerakan Anti Narkoba

    28 June 2026
    Ombudsman

    Pengawasan Ombudsman: Kunci Membangun Pelayanan Publik yang Berintegritas di Provinsi Banten

    28 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 27 at 13.34.57

    Pengukuhan PIPAS Daerah Bengkulu Jadi Momentum Penguatan Sinergi dan Kebersamaan

    28 June 2026
    Mengayuh Harapan dari Sungai: Kisah Mahasiswa Aceh Singkil Pencari Kepiting demi Biaya Kuliah

    Mengayuh Harapan dari Sungai: Kisah Mahasiswa Aceh Singkil Pencari Kepiting demi Biaya Kuliah

    28 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Guest Post
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita