Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas ) Kelas III Bandanaira sukses memanen mentimun dan kacang panjang di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Sabtu, (27/6). Bahkan, panen dilakukan bersama Komandan Koramil (Danramil) 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda, Alwi Arif.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian Warga Binaan.
”Melalui program ketahanan pangan ini, kami berupaya memberikan bekal keterampilan bermanfaat bagi Warga Binaan sehingga menjadi modal positif saat kembali ke tengah masyarakat. Ini merupakan wujud Pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berdaya guna,” ujar Samad.
Pada kesempatan yang sama, Danramil 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten, memberikan apresiasi atas konsistensi Lapas Bandanaira dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan yang konstruktif bagi Warga Binaan.
”Kami mengapresiasi langkah Lapas Bandanaira dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Kegiatan ini tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan produktif bagi Warga Binaan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda, Alwi Arif, berharap sinergi antara Lapas Bandanaira dengan berbagai pihak terus ditingkatkan guna mengoptimalkan pengembangan sektor pertanian di lingkungan Lapas.
Menurutnya, kolaborasi antara Lapas, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi faktor penting dalam mewujudkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.
”Kami berharap ke depan Lapas Bandanaira semakin memperkuat sinergi dengan seluruh pihak terkait dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Dengan kerja sama yang baik, potensi lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu mendukung pembinaan Warga Binaan sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Alwi.
Melalui keberhasilan panen ini, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Aksi Kementerian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan Warga Binaan. (Humas/LT)



















