Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Aktivitas sederhana di pasar tradisional dapat menjadi potret harmoni kehidupan masyarakat. Gagasan itulah yang diangkat Hasna Kamilah Nur Zhafirah, murid kelas X G MAN 1 Yogyakarta, hingga berhasil meraih juara pertama Lomba Fotografi Semarak HUT ke-270 Kota Yogyakarta yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY.
Penghargaan tersebut diraih Hasna pada Senin (26/10/2026) dalam kompetisi tingkat Kota Yogyakarta bertema “Harmoni Kota Yogyakarta”. Lomba diselenggarakan secara daring dengan pengumpulan karya melalui Google Form paling lambat Minggu (25/10/2026).
Dalam kompetisi tersebut, Hasna memilih subtema “Pasar Tradisional” dengan mengangkat suasana Pasar Beringharjo. Ia melihat kawasan tersebut menyimpan beragam aktivitas masyarakat yang menarik untuk diabadikan, mulai dari interaksi pedagang dan pembeli hingga dinamika kehidupan pasar yang menjadi bagian dari keseharian warga Yogyakarta.
Hasna mengambil gambar dari sisi timur Pasar Beringharjo. Ia mencoba sejumlah sudut pengambilan gambar dan mengabadikan momen yang berbeda sebelum menentukan foto yang paling sesuai dengan tema lomba. Setelah memilih karya terbaik, ia mengunggahnya ke Instagram dan mendaftarkannya melalui formulir daring yang disediakan panitia.
Foto berjudul “Sepenggal Harmoni Kota Yogyakarta di Sudut Beringharjo” menjadi karya yang mengantarkannya meraih juara pertama. Melalui foto tersebut, Hasna ingin menunjukkan bahwa harmoni tidak selalu hadir dalam peristiwa besar. Kehidupan pasar, aktivitas jual beli, dan keramahan para pedagang juga merepresentasikan kebersamaan serta keunikan budaya Yogyakarta.
“Saya mengikuti lomba ini karena tertarik dengan fotografi dan hadiahnya juga lumayan banyak. Selain itu, saya juga ingin mengembangkan kreativitas dan belajar bagaimana menyampaikan cerita melalui sebuah foto,” ujar Hasna.
Ia mengaku senang dan bersyukur dapat meraih juara pertama. Pengalaman ini menjadi kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan fotografi sekaligus belajar menyampaikan pesan melalui karya visual. Hasna berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengikuti kompetisi lainnya.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi prestasi Hasna yang mampu mengangkat kehidupan masyarakat dan kekhasan budaya Yogyakarta melalui fotografi. Menurutnya, kreativitas murid perlu terus dikembangkan agar mereka mampu melihat potensi di sekitarnya dan mengolahnya menjadi karya yang bermakna.
“Kami mengapresiasi prestasi Ananda Hasna yang telah membawa nama MAN 1 Yogyakarta melalui karya fotografi. Ini menunjukkan bahwa inspirasi bisa ditemukan dari lingkungan terdekat. Saya berharap murid-murid terus berani mengeksplorasi minat dan bakat, mengembangkan kreativitas, serta menghasilkan karya yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menyampaikan pesan positif kepada masyarakat,” tuturnya.
Hasna juga berpesan agar murid tidak takut mencoba hal baru dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, menang atau kalah merupakan bagian dari proses belajar, sedangkan keberanian mencoba dan kesungguhan memberikan yang terbaik menjadi bekal penting untuk berkembang.
Prestasi Hasna menunjukkan bahwa sudut-sudut keseharian dapat menyimpan cerita yang layak diangkat. Melalui lensa kamera, ia tidak hanya mengabadikan suasana Pasar Beringharjo, tetapi juga menghadirkan cara pandang tentang harmoni yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta. (imz)



















