Official Whatsapp
  • Contact Us
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Ditayangkan?
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Bullying Kampus Bukan Candaan

Zulfa Himmatul Azkiya by Zulfa Himmatul Azkiya
29 October 2026
in Opini
A A
0
Ilustrasi

Ilustrasi

851
SHARES
1.2k
VIEWS

Perguruan tinggi merupakan lingkungan pendidikan yang seharusnya memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk belajar, berorganisasi, dan mengembangkan kemampuan diri. Namun, tindakan perundungan masih menjadi persoalan yang dapat mengganggu kenyamanan mahasiswa dalam menjalani kehidupan perkuliahan. Bullying dapat berbentuk penghinaan, pengucilan, intimidasi, maupun tindakan kekerasan yang merendahkan martabat seseorang. Perilaku tersebut terkadang dianggap sebagai candaan atau bagian dari proses penyesuaian diri. Padahal, anggapan semacam itu dapat membuat tindakan bullying terus berulang dan semakin sulit dihentikan.

Persoalan bullying di kampus perlu mendapat perhatian serius karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga dapat memengaruhi pelaku dan lingkungan pendidikan. Budaya senioritas, tekanan kelompok, serta kurangnya kesadaran mengenai batasan perilaku dapat menjadi faktor yang memperburuk keadaan. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu membangun lingkungan yang menjunjung tinggi rasa hormat dan tanggung jawab. Pencegahan harus dilakukan melalui edukasi, pengawasan, serta penanganan yang tegas agar kampus benar-benar menjadi tempat belajar yang aman.

Kasus Bullying di Lingkungan Kampus
Kasus perundungan di lingkungan asrama Telkom University menjadi salah satu contoh nyata bahwa bullying masih dapat terjadi di lingkungan perguruan tinggi. Pemberitaan Tirto mengenai kasus tersebut mengangkat kronologi kejadian, penyebab perundungan, dan nasib mahasiswa yang terlibat. Kasus ini mendapat perhatian publik setelah rekaman kejadian tersebar di media sosial. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kehidupan mahasiswa di lingkungan asrama maupun kampus tetap berpotensi diwarnai tindakan yang merugikan orang lain. Kejadian ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi dalam mengawasi interaksi antar mahasiswa.

Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya membedakan antara bercanda dan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain. Tingkah laku yang dianggap humoris oleh pelakunya belum tentu diterima oleh korban yang menjadi sasaran. Jika tindakan tersebut melibatkan intimidasi, tekanan kelompok, dan penyalahgunaan kekuasaan, dampaknya tidak seharusnya diabaikan. Institusi pendidikan tinggi perlu menindaklanjuti kasus semacam itu secara adil, memberikan dukungan kepada korban, dan memastikan bahwa pelaku bertanggung jawab. Penanganan yang tepat dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa lainnya untuk tidak mengulangi perilaku serupa.

Baca Juga

Ilustrasi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari

Kecerdasan Buatan dalam Kehidupan Sehari-hari: Teknologi yang Memudahkan Aktivitas Manusia

28 October 2026
IMG 20261028 WA0000

Checkout Boleh, Boncos Jangan: Strategi Cerdas Mengelola Keuangan

28 October 2026
sumpah pemuda ahmad madani generasi muda kesempatan

Sumpah Pemuda: Ketika Kita Terlalu Sibuk Menuntut, tetapi Lupa Membuka Jalan

28 October 2026
BA958EB3 6658 4103 BA11 269AE282FD8B

Ngopi Jalan, Tabungan Aman: Edukasi Finansial untuk Gen Z

26 October 2026

Dampak Bullying Bagi Korban dan Pelaku
Bullying dapat menimbulkan dampak psikologis yang memengaruhi perjalanan hidup korban dalam jangka pendek maupun panjang. Berdasarkan laporan dari Universitas Airlangga, ahli psikologi kesehatan Margaretha mengungkapkan bahwa bullying dapat menciptakan trauma baik bagi korban maupun pelaku. Korban mungkin mengalami rasa takut, kecemasan, hilangnya rasa percaya diri, dan kesulitan dalam menjalin hubungan sosial. Kondisi ini juga dapat mengganggu konsentrasi serta partisipasi dalam aktivitas perkuliahan. Dampak tersebut menunjukkan bahwa perundungan bukanlah masalah sepele yang bisa diselesaikan hanya dengan menganggapnya sebagai lelucon.

Dampak penindasan terhadap pelaku juga perlu diperhatikan agar penanganan tidak hanya berfokus pada pemberian hukuman. Perilaku agresif yang terus dibiarkan dapat menghambat perkembangan kemampuan seseorang dalam menghargai orang lain serta menyelesaikan konflik dengan cara yang sehat. Oleh karena itu, pelaku harus mendapatkan arahan yang sesuai dengan kebutuhannya, selain harus mempertanggungjawabkan tindakan yang dilakukan berdasarkan norma yang berlaku. Sementara itu, korban harus mendapatkan dukungan dan bantuan yang memadai. Pendekatan tersebut penting untuk mencegah terjadinya perundungan kembali sekaligus membangun interaksi sosial yang lebih sehat di lingkungan pendidikan.

pencegahan Bullying Membutuhkan Tindakan Nyata
Pencegahan terhadap bullying memerlukan partisipasi seluruh anggota di lingkungan perguruan tinggi. Lembaga Bimbingan Regulasi Nasional, melalui program edukasi tentang peraturan di tingkat nasional, menekankan pentingnya upaya pencegahan penindasan di lingkungan pendidikan tinggi. Pengajaran peraturan dapat membantu siswa memahami bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang baik dan penuh rasa hormat. Institusi pendidikan juga harus memberikan akses untuk mengajukan keluhan yang mudah dijangkau, menjaga privasi pelapor, dan menanggapi setiap laporan dengan adil. Dengan cara ini, korban dapat merasa lebih aman untuk mencari bantuan.

Selain kebijakan institusi, mahasiswa juga memiliki peran penting dalam mengakhiri budaya penindasan. Mahasiswa yang melihat tindakan penindasan seharusnya tidak ikut tertawa, menyebarkan informasi tentang kejadian, atau membiarkan korban menghadapi masalah sendirian. Mereka dapat memberikan dukungan kepada korban dan melaporkan kejadian melalui saluran resmi yang tersedia. Program pengenalan dan wadah bagi mahasiswa juga harus fokus pada pendidikan yang membangun, bukan yang merendahkan. Jika semua pihak berani mengambil tindakan, budaya saling menghargai dapat berkembang, menjadikan lingkungan pendidikan lebih aman bagi semua siswa.

Bullying di area kampus adalah isu serius yang berpotensi mengganggu kenyamanan, kesehatan mental, dan proses belajar para mahasiswa. Tindakan ini tidak seharusnya dianggap sebagai lelucon karena dapat merugikan baik pihak korban maupun pelaku. Maka dari itu, penting untuk mencegah bullying melalui peningkatan kesadaran bersama. Setiap mahasiswa diharuskan untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada. Ini akan menghasilkan atmosfer kampus yang aman dan nyaman.

Pihak universitas harus memberikan pelajaran tentang bullying serta konsekuensi yang ditimbulkannya. Selain itu, perguruan tinggi perlu menerapkan kebijakan ketat terhadap pelaku tindakan bullying. Mahasiswa juga harus memiliki keberanian untuk melaporkan tindakan bullying yang terdapat di sekitar mereka. Kerja sama antara universitas dan mahasiswa sangat krusial dalam menghindari perilaku ini. Melalui upaya bersama, suasana kampus yang penuh harmoni dan bebas dari bullying dapat direalisasikan.

 

sumber ilustrasi: membuat di AI ChatGPT

    Tags: Bukan CandaanbullyBullying
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Kantah Bandar Lampung dan DPMPTSP Tanda Tangan Kerja Sama Layanan Pertanahan di MPP

    Zulfa Himmatul Azkiya

    Zulfa Himmatul Azkiya

    Zulfa Himmatul Azkiya, Mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Universitas Muhammadiyah Malang.

    Related Posts

    Ilustrasi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari

    Kecerdasan Buatan dalam Kehidupan Sehari-hari: Teknologi yang Memudahkan Aktivitas Manusia

    28 October 2026
    IMG 20261028 WA0000

    Checkout Boleh, Boncos Jangan: Strategi Cerdas Mengelola Keuangan

    28 October 2026
    sumpah pemuda ahmad madani generasi muda kesempatan

    Sumpah Pemuda: Ketika Kita Terlalu Sibuk Menuntut, tetapi Lupa Membuka Jalan

    28 October 2026
    BA958EB3 6658 4103 BA11 269AE282FD8B

    Ngopi Jalan, Tabungan Aman: Edukasi Finansial untuk Gen Z

    26 October 2026
    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Ilustrasi

    Bullying Kampus Bukan Candaan

    29 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 28 at 13.52.44

    Kantah Bandar Lampung dan DPMPTSP Tanda Tangan Kerja Sama Layanan Pertanahan di MPP

    29 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 29 at 7.15.14 AM

    MTs Negeri 2 Tuban Kunjungi MAN 1 Yogyakarta, Dalami Pembelajaran Bahasa Inggris

    29 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 28 at 1.56.28 PM

    Kafka Vadanta Ajak Murid MAN 1 Yogyakarta Bangun Personal Branding

    29 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 28 at 1.44.28 PM 2

    Peringati Sumpah Pemuda, MAN 1 Yogyakarta Ajak Murid XI Ubah Tantangan Menjadi Peluang

    29 October 2026
    Lapas Bengkulu, Kemenimipas, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Bengkulu, nomenklatur jabatan pelaksana

    Tingkatkan Tertib Administrasi, Lapas Bengkulu Ikuti Sosialisasi Nomenklatur Jabatan

    29 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita