TASIKMALAYA – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar verifikasi dan seleksi Calon Pramuka Garuda golongan Penggalang, Kamis, 5 November 2026. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut dipusatkan di Kompleks Sarana Olahraga Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung.
Sebanyak 45 Pramuka Penggalang dari pangkalan SMP/MTs mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas 13 peserta putra dan 32 peserta putri yang berasal dari MTs Serba Bakti Suryalaya dan MTs Negeri 2 Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan dan evaluasi untuk menjaring anggota Pramuka yang memenuhi persyaratan serta memiliki kompetensi untuk menyandang predikat Pramuka Garuda, penghargaan tertinggi bagi peserta didik dalam setiap golongan Gerakan Pramuka.
Proses verifikasi dilaksanakan oleh tim verifikator Kwarran Pagerageung melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi dan berkas persyaratan, dilanjutkan dengan penilaian keterampilan serta kompetensi kepramukaan peserta.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Pagerageung, Kak Ade Dedi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pramuka Garuda bukan sekadar predikat atau tanda penghargaan yang disematkan pada seragam, melainkan pengakuan atas keberhasilan proses pembinaan yang tercermin dalam kedisiplinan, ketekunan, keterampilan, tanggung jawab, serta pengamalan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.
Menurut Ade Dedi, proses seleksi tidak semata-mata menguji kemampuan teknis dan pengetahuan kepramukaan. Lebih dari itu, seleksi menjadi momentum untuk melihat sejauh mana peserta mampu mengimplementasikan karakter seorang Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Menjadi Pramuka Garuda bukan hanya tentang mendapatkan lencana atau pengakuan atas pencapaian tertentu. Lebih penting dari itu adalah bagaimana nilai-nilai kepramukaan benar-benar melekat dalam kepribadian dan tercermin melalui perilaku sehari-hari,” ungkap Ade Dedi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarran Pagerageung juga menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh peserta.
Pertama, mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh kesungguhan, kejujuran, dan rasa percaya diri. Peserta diharapkan tidak takut menghadapi pengujian karena proses tersebut merupakan bagian dari pembelajaran untuk membentuk pribadi yang lebih baik.
Kedua, menjadikan nilai-nilai Dasa Darma sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Seorang Pramuka Garuda harus mampu menjadi teladan, bukan hanya melalui perkataan, tetapi terutama melalui sikap, perilaku, dan perbuatan nyata.
Ketiga, tidak menjadikan predikat Pramuka Garuda sebagai tujuan akhir. Sebaliknya, pencapaian tersebut harus menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menginspirasi, membimbing, dan menjadi teladan bagi teman sebaya serta lingkungan sekitarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ade Dedi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), pembina gugus depan, orang tua peserta, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap proses pembinaan kepramukaan hingga terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwarran Pagerageung, Kak Irfan Abadi, menjelaskan bahwa seleksi Pramuka Garuda golongan Penggalang kali ini diikuti oleh 45 peserta dari dua pangkalan, yakni MTs Serba Bakti Suryalaya dan MTs Negeri 2 Tasikmalaya.
“Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB. Seluruh peserta mengikuti tahapan verifikasi sesuai dengan persyaratan dan komponen penilaian yang telah ditetapkan,” jelas Irfan Abadi.
Melalui kegiatan ini, Kwarran Pagerageung berharap dapat melahirkan Pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan dan prestasi kepramukaan, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, kemandirian, serta kepedulian sosial.
Lebih jauh, keberadaan Pramuka Garuda diharapkan mampu menjadi energi positif bagi gugus depan dan satuan pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter. Mereka diharapkan menjadi teladan sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan demikian, pencapaian Pramuka Garuda tidak berhenti pada penyematan lencana, tetapi menjadi bukti nyata lahirnya generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap mengabdi bagi bangsa dan negara.
























