Sragen – Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 36 melaksanakan program kerja individu bertajuk “Bijak Bermedia Sosial” bagi anak-anak di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN yang bertujuan memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara aman, santun, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Amarthamaya Faisha Fahirana, mahasiswa UNISRI yang tergabung dalam KKN Kelompok 36 di Desa Gemantar. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, dengan sasaran utama anak-anak Desa Gemantar yang mulai aktif menggunakan media sosial.
Dalam kegiatan ini, Amarthamaya menyampaikan pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak, pentingnya menjaga data pribadi, cara mengidentifikasi informasi yang dapat dipercaya, serta langkah-langkah untuk menghindari berbagai perilaku negatif di media sosial. Perilaku tersebut meliputi penyebaran berita bohong, pemberian komentar yang tidak santun, dan pembagian informasi pribadi kepada pihak yang tidak berkepentingan.
Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan interaktif yang disesuaikan dengan usia peserta agar materi dapat dipahami secara optimal. Para peserta juga diajak untuk mengenali contoh penggunaan media sosial yang tepat dan tidak tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program “Bijak Bermedia Sosial”, diharapkan anak-anak Desa Gemantar semakin memahami pentingnya bersikap hati-hati dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Edukasi ini juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan positif dalam berkomunikasi dan berinteraksi di ruang digital.
Program kerja individu “Bijak Bermedia Sosial” dilaksanakan oleh Amarthamaya Faisha Fahirana, mahasiswa UNISRI yang tergabung dalam KKN Kelompok 36, pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada anak-anak agar mampu menggunakan media sosial secara aman, santun, dan bertanggung jawab. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi serta pendekatan interaktif yang disesuaikan dengan usia peserta.

























