Banda Naira, INFO_PAS – Suasana penuh khidmat dan sukacita mewarnai pelaksanaan Ibadah Tutup Usbu yang berlangsung di Gereja Ebenhaezer Lapas Bandanaira, Sabtu (13/6). Menariknya, ibadah tersebut dipimpin langsung oleh salah seorang Warga Binaan yang membawakan firman Tuhan dari 1 Tesalonika 5: 15-18.
Dalam penyampaian firmannya, Warga Binaan tersebut mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa membalas kejahatan dengan kebaikan, hidup dalam sukacita, tekun berdoa, dan mengucap syukur dalam segala keadaan sebagaimana pesan Rasul Paulus kepada jemaat di Tesalonika.
”Firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan terus berbuat baik kepada semua orang. Selain itu, kita diajak untuk tetap bersukacita, berdoa tanpa henti, dan mengucap syukur dalam segala situasi kehidupan,” ungkapnya di hadapan jemaat.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Warga Binaan untuk mengambil bagian dalam pelayanan ibadah. Menurutnya, hal tersebut merupakan bukti bahwa pembinaan yang dijalankan mampu membentuk karakter positif dan meningkatkan rasa percaya diri Warga Binaan.
”Partisipasi Warga Binaan dalam memimpin ibadah menjadi cerminan hasil pembinaan kepribadian yang selama ini kami laksanakan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Ibadah tutup Usbu berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keberhasilan program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan Lapas Bandanaira, khususnya dalam meningkatkan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, memperdalam nilai-nilai spiritual, serta berperan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Pemasyarakatan. (Humas/LT)




















