Tasikmalaya — Ihsan Nurul Fajar, yang lebih dikenal publik sebagai Ajay Sundawy, semakin aktif membangun karier baru sebagai konten kreator setelah sebelumnya berprofesi sebagai guru. Berasal dari Tasikmalaya, Ajay memanfaatkan pengalaman di dunia pendidikan untuk membuat konten yang mengedukasi sekaligus menghibur di berbagai platform media sosial.
Sejak beralih profesi, Ajay fokus pada pengembangan konten digital yang beragam, mulai video pendek hingga materi edukatif ringan. Pendekatan ini membantu memperkuat hubungan dengan audiens, terutama kalangan muda yang mencari konten yang mudah dicerna namun tetap bermuatan nilai pendidikan.
“Saya ingin menghadirkan konten yang bermanfaat dan menghibur sekaligus,” kata Ajay dalam pernyataan singkat. Ia menekankan bahwa konsistensi dan kreativitas menjadi pijakan utama dalam menyusun strategi kontennya.
Sebagai mantan tenaga pendidik, Ajay kerap memasukkan unsur pengajaran dalam konten, seperti tips belajar, penjelasan konsep sederhana, dan pengalaman personal terkait dunia pendidikan. Pola ini memberi diferensiasi dari konten hiburan murni dan membantu membangun kredibilitas di mata pengikutnya.
Pengamat media sosial menyebut kreator dengan latar pendidikan memiliki keunggulan dalam membangun kepercayaan audiens karena konten mereka cenderung informatif. Keunggulan tersebut juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas edukasi dan merek lokal yang mencari kreator bernilai edukatif.
Hingga kini Ajay terus konsisten memproduksi konten dan memperluas jangkauan audiensnya. Redaksi Berita Jogja akan terus mengikuti perkembangan dan melaporkan apabila ada aktivitas atau pencapaian penting dari kreator asal Tasikmalaya ini.




















