Ternate – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate terus memantapkan strategi komunikasi publik di era digital. Langkah ini ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Lapas Ternate Faozul Ansori, Kasi Binadik Yuslizar, serta operator kehumasan dalam kegiatan Sosialisasi Kehumasan dan Pemberitaan secara virtual, Kamis (01/10).
Mengangkat tema “Penguatan Kehumasan dan Pemberitaan Pemasyarakatan dalam Mewujudkan Komunikasi Publik yang Profesional, Aktual, Akurat, dan Berintegritas”, forum ini digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara untuk meningkatkan kompetensi personel humas di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Maluku Utara. Tak tanggung-tanggung, dua ahli di bidang media dihadirkan sebagai pemateri, yakni Kepala Biro LKBN ANTARA Maluku Luqman Hakim yang mengulas Strategi Pemberitaan dan Jurnalistik di Era Digital, serta jurnalis CNN Indonesia TV Rusdi Samsi yang membedah Pengelolaan Kehumasan dan Publikasi UPT Pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Ternate, Faozul Ansori, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengimplementasikan ilmu dan strategi pemberitaan yang diperoleh demi keterbukaan informasi publik.

“Kami di Lapas Ternate berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi pengelolaan kehumasan agar setiap program pembinaan dan kegiatan positif di lembaga pemasyarakatan dapat tersampaikan secara profesional, aktual, serta berintegritas kepada publik” ujar Faozul Ansori
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara, Bagus Kurniawan, menekankan pentingnya peran kehumasan dalam menyampaikan kinerja dan program pemasyarakatan kepada masyarakat.
“Jajaran pemasyarakatan harus mampu membangun komunikasi publik yang terbuka, informatif, dan berimbang. Sinergi dengan insan media menjadi bagian penting dalam memastikan informasi pemasyarakatan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tutur Bagus Kurniawan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan jajaran dalam mengelola informasi dan pemberitaan semakin kuat, sehingga mampu mendukung terwujudnya komunikasi publik pemasyarakatan yang profesional, aktual, akurat, dan berintegritas.






















