Malang – Pada tanggal 21 hingga 23 Juli 2026, Mahasiswa Membangun Desa (MMD) UB 2026 Kelompok 22 menggelar program kerja Eco-Creative. Program kerja tersebut dilakukan di SDN 1 Ardimulyo untuk siswa kelas 4 dengan menghadirkan tiga kegiatan sekaligus, yaitu ecoprint, ecobottle craft, dan ecobrick. Tujuan kegiatan dilakukan sebagai bentuk edukasi pengelolaan lingkungan yang berbasis kerajinan tangan.
Selama kegiatan berlangsung, siswa diajak untuk membuat karya dari bahan-bahan yang sering dianggap sampah. Hari pertama dimulai dengan praktik ecoprint menggunakan teknik pounding dari berbagai daun, seperti daun pepaya, jati, dan kenikir, di atas kain blacu. Hasil karya yang dibuat oleh siswa akan dijadikan taplak meja.
Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan ecobottle craft, di mana siswa mengubah botol plastik bekas menjadi tempat pensil yang dihias sesuai dengan kreativitas mereka masin-masing. Sementara pada hari terakhir, siswa menyusun ecobrick menjadi meja sederhana. Melalui kegiatan ecobottle craft dan ecobrick, siswa dapat belajar bahwa barang bekas maupun sampah plastik dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat.
“Kami ingin program Eco-Creative dapat membantu siswa belajar bahwa sampah, barang bekas, dan hasil alam bukan akhir dari segalanya, tetapi bisa menjadi awal untuk membuat karya,” ujar Azzahro Syarifatun Nisa`sebagai salah satu Pelaksana Eco-Creative.
Program Eco-Creative menjadi salah satu program kerja MMD UB Kelompok 22, yang dilaksanakan di bawah bimbingan Bapak Yusron Sugiarto, STP., MP. MSc., Ph.D. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Program ini mendukung tema besar kelompok yang diusung selama masa pengabdian di Desa Ardimulyo, yaitu “Ardimulyo Berdaya: Membangun Generasi Cerdas dan Adaptif melalui Sinergi Edukasi, Digitalisasi, dan Pemberdayaan Inklusif Berkelanjutan.”
Program Eco-Creative dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran siswa sekolah dasar terhadap pentingnya menjaga kelestarian dan pemanfaatan lingkungan yang ada di sekitar mereka. Selain itu, terbatasnya pembelajaran dan pemanfaatan lingkungan masih belum dilakukan secara kreatif. Oleh karena itu, mahasiswa MMD UB menyelenggarakan kegiatan edukatif yang dipadukan dengan praktik kreatif untuk membuat siswa mampu menerapkan kebiasaan menjaga dan memanfaatkan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

























